Link Banner
Tazkiyah Berangkatkan 191 Jemaah Haji Khusus, Termasuk Wakil Rektor UIN Alauddin - Tazkiyah Global Mandiri

Tazkiyah Berangkatkan 191 Jemaah Haji Khusus, Termasuk Wakil Rektor UIN Alauddin

, Beredar Video Banjir Parah di Mekah, Jemaah: Kami Baik-baik Saja

Read Also: Pemda Kaimana Lepas 20 Jemaah Jalani Ibadah Umroh

Silahkan Dibagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR – PT Tazkiyah Global Mandiri (Tazkiyah Tour) memberangkatkan 191 jemaah haji khusus tahun ini. Salah satunya adalah Prof Hamdan Juhannis, akademisi muda, Wakil Rektor IV UIN Alauddin. Penulis buku “Melawan Takdir”.

Senin (30/7/2018), semua calon jemaah sudah akan bertolak ke tanah suci.

Pelepasan jemaah dilakukan di Arthama Hotel, Minggu (29/7/2018) malam. Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, Muhajirin Yunus datang khusus untuk prosesi itu.

Muhajirin mengaku rela hadir karena jemaah haji khusus yang dilepasnya, ada dalam pengurusan yang maksimal dan terukur.

“Travelnya sudah SNI. Dapat sertifikasi ISO 9001:2015,” ucapnya. “Jemaahnya mantap. Ada Prof Hamdan pula. Insyaallah bisa ikut membimbing,” tambah Muhajirin.

Presiden Direktur Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin menuturkan, jemaah haji khusus ini sudah angkatan ke-18. Seusia dengan masa berdirinya perusahaan travel yang dipimpinnya.

“Tahun ini kami punya haji sehat, haji nyaman, haji mabrur,” ujarnya.

Selama sebulan ini, beber Ahmad Yani, Tazkiyah Tour memantau kesehatan para calon jemaah. Semua obat yang diperlukan sudah disiapkan. Dua dokter juga akan terus menemani.

“Soal kenyamanan, kami juga sangat serius. Segala administrasi, termasuk visa haji sudah beres 100 persen. Kami bersyukur karena tahun ini sudah pakai aplikasi e-hajj,” tambah Ahmad Yani.

Kabid PHU Kanwil Kemenag Sulsel, Kaswad Hartono menyebut bahwa pihaknya bersyukur karena di luar jemaah haji reguler, ada yang mengurusi jemaah haji dengan sangat baik.

Dia mengenang kejadian tahun lalu saat ada kasus “Haji Filipina”, termasuk korbannya ada dari Sulsel. “Pengelolaan haji atau umrah memang butuh profesionalisme,” ucap Kaswad. (fo)

Author : Imam Dzulkifli

Tazkiyah Berangkatkan 191 Jemaah Haji Khusus, Termasuk Wakil Rektor UIN Alauddin

, Beredar Video Banjir Parah di Mekah, Jemaah: Kami Baik-baik Saja

Read Also: Tazkiyah Berangkatkan 191 Jemaah Haji Khusus, Termasuk Wakil Rektor UIN Alauddin

Silahkan Dibagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR – PT Tazkiyah Global Mandiri (Tazkiyah Tour) memberangkatkan 191 jemaah haji khusus tahun ini. Salah satunya adalah Prof Hamdan Juhannis, akademisi muda, Wakil Rektor IV UIN Alauddin. Penulis buku “Melawan Takdir”.

Senin (30/7/2018), semua calon jemaah sudah akan bertolak ke tanah suci.

Pelepasan jemaah dilakukan di Arthama Hotel, Minggu (29/7/2018) malam. Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, Muhajirin Yunus datang khusus untuk prosesi itu.

Muhajirin mengaku rela hadir karena jemaah haji khusus yang dilepasnya, ada dalam pengurusan yang maksimal dan terukur.

“Travelnya sudah SNI. Dapat sertifikasi ISO 9001:2015,” ucapnya. “Jemaahnya mantap. Ada Prof Hamdan pula. Insyaallah bisa ikut membimbing,” tambah Muhajirin.

Presiden Direktur Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin menuturkan, jemaah haji khusus ini sudah angkatan ke-18. Seusia dengan masa berdirinya perusahaan travel yang dipimpinnya.

“Tahun ini kami punya haji sehat, haji nyaman, haji mabrur,” ujarnya.

Selama sebulan ini, beber Ahmad Yani, Tazkiyah Tour memantau kesehatan para calon jemaah. Semua obat yang diperlukan sudah disiapkan. Dua dokter juga akan terus menemani.

“Soal kenyamanan, kami juga sangat serius. Segala administrasi, termasuk visa haji sudah beres 100 persen. Kami bersyukur karena tahun ini sudah pakai aplikasi e-hajj,” tambah Ahmad Yani.

Kabid PHU Kanwil Kemenag Sulsel, Kaswad Hartono menyebut bahwa pihaknya bersyukur karena di luar jemaah haji reguler, ada yang mengurusi jemaah haji dengan sangat baik.

Dia mengenang kejadian tahun lalu saat ada kasus “Haji Filipina”, termasuk korbannya ada dari Sulsel. “Pengelolaan haji atau umrah memang butuh profesionalisme,” ucap Kaswad. (fo)

Author : Imam Dzulkifli

shares