, Ternyata, Travel Umrah Haji ISO Pertama di Indonesia Berasal dari Makassar

Ternyata, Travel Umrah Haji ISO Pertama di Indonesia Berasal dari Makassar

Read Also: Rezeki Tak ke Mana, Roti dan Teh Terhampar di Tempat Sujud

SHARE:

MAKASSAR – Anda ingin umrah atau haji dan mencari perusahaan travel umrah yang sudah bersertifikasi ISO? Jika Anda di Makassar atau daerah lain di Sulawesi Selatan, jaraknya tidak jauh lagi. Kantor pusatnya ada di Jalan AP Pettarani, Ruko Diamond Nomor 11.

Travel pelayan tamu Allah yang sudah mendapat pengakuan standar internasional atas mutu layanannya itu adalah Tazkiyah Tour. ISO 9001:2008 diraih untuk layanan umrah pada 2016 kemudian terbarukan dengan ISO 9001:2015 pada 2017. Layanan haji plus Tazkiyah Tour juga diganjar ISO versi yang sama sejak dua tahun lalu.

Istimewanya lagi, seperti yang diungkapkan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama RI, M Arfi Hatim, beberapa waktu lalu, Tazkiyah Tour adalah travel pertama di Indonesia yang mendapatkan ISO untuk layanan umrah dan haji khusus.

Bagi manajemen Tazkiyah Tour, pengakuan tersebut menjadi pelepas lelah atas perjuangan cukup keras menuju predikat ISO. Sangat banyak hal yang dibenahi selama beberapa tahun. Jumlah karyawan pun bertambah empat kali lipat. Sebab, layanan prima hanya bisa diberikan kepada jemaah jika semua lini ada yang menangani khusus. Job desk-nya mesti jelas dan rapi.

Tazkiyah Tour juga berinvestasi cukup besar untuk mendatangkan konsultan berbagai bidang. Mulai dari manajemen, keuangan, standar operasional prosedur (SOP), hingga public relation. Pendampingan yang dijalani tersebut berjalan dalam durasi panjang.

Tetapi efek positifnya, kata Presiden Direktur Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin, selain tingkat trust yang tinggi, pihaknya juga bisa lebih enjoy menghadapi perubahan-perubahan regulasi umrah dan haji.

“Misalnya ketika pemerintah menerapkan 5 Pasti, kita santai saja saja sebab kepastian pemberangkatan dan kepastian lainnya memang sudah kami penuhi saat disertifikasi,” ucapnya, Senin (5/8/2019).

Terbaru, pemerintah juga akan menerapkan e-Umrah, seperti e-Hajj. Semua layanan setiap travel mesti sudah ada dalam sistem tersebut. Pemesanan berbagai layanan seperti hotel, transportasi, katering, dan lainnya dilakukan melalui e-Umrah. Travel haruslah memiliki postur keuangan yang memadai.

Segala jenis pembayaran pun akan melalui transfer antarbank. Termasuk uang dari jemaah. Mesti masuk ke bank dahulu sebelum ke travel.

Tazkiyah Tour siap? Sangat siap. Sejak setahun terakhir travel yang akan memasuki usia ke-19 itu mengampanyekan “jika mau umrah, carilah bank terlebih dahulu”. Artinya, calon jemaah diarahkan membuat tabungan di bank, menyetor di sana, bukan di travel. Sebab bank-lah yang punya kemampuan mengelola uang. Langkah itu sekaligus menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ahmad Yani mengaku lega. Perjuangan panjang mulai menunjukkan hasil. Perusahaan kian tepercaya, kerjaan menjadi sangat tersistem, setiap problem sudah ada poin-poin solusinya.

Tazkiyah Tour pun kian diperhitungkan. Perusahaan ini menjadi salah satu peserta SNI Award 2019. Ajang bergengsi yang digelar Badan Standardisasi Nasional (BSN), lembaga pemerintah non kementerian. Persaingan hanya melibatkan perusahaan-perusahaan yang sudah ber-ISO, ber-SNI. Prof Rhenald Kasali menjadi ketua dewan jurinya. Penghargaan akan diserahkan di Istana Negara, Desember 2019.

September ini, Tazkiyah Tour juga menjadi kontestan Raksa Nugraha Indonesian Consumer Protection Award 2019. Penghargaan yang diinisiasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN).

Syarat utama untuk jadi peserta adalah adanya prestasi dan inisiatif pelaku usaha dan pemda dalam hal bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan konsumen yang kredibel dan independen. (fit)

COMMENTS