Hi, How Can We Help You?

Arsip Penulis: Tim Media

June 28, 2020
June 28, 2020

MAKASSAR – Tidak ada jemaah haji asal Indonesia tahun ini. Pandemi Covid-19 membuat banyak hal menjadi terbatas. Tetapi, kerja tim PT Tazkiyah Global Mandiri tak berhenti. Malah semakin sibuk.

Minggu, 28 Juni 2020, manasik haji perdana digelar. Ini merupakan awal menuju 40 seri manasik yang disiapkan untuk musim haji tahun depan.

Dua pembimbing utama Tazkiyah, Dr H Salahuddin Ayyub Fachruddin, Lc, MA dan H Herman Suparman membawakan materi manasik via Zoom. Tayang juga lewat siaran langsung di halaman Facebook dan channel YouTube resmi Tazkiyah.

Baca Lebih Lanjut

June 25, 2020

Asmadi Sarullah tidak tahu bagaimana bisa mewujudkannya, tetapi dia tahu dengan cara apa memulainya.

BEGITU memasuki pelataran Masjidilharam di Kota Mekah kala itu, suatu hari tahun 2011, pikiran dan langkah kaki Asmadi sudah tertuju pada Multazam, salah satu bagian di dinding Kakbah.

Itu pesan kedua orang tuanya, H Sarullah Said dengan Hj Maemunah Alisyah sebelum berangkat umrah. Dalilnya pun sudah Asmadi baca, berulang-ulang. “Tak ada satu pun doa seorang hamba di Multazam kecuali akan dikabulkan.” Sebuah hadis Nabi yang diriwayatkan Abdullah bin Abbas. Baca Lebih Lanjut

June 16, 2020

MAKASSAR – Raksa Nugraha Award atau Indonesian Consumer Protection Award, kompetisi bagi perusahaan maupun instansi dalam penerapan perlindungan konsumen, tetap akan digelar di tengah pandemi Covid-19. Launching sudah digelar secara virtual, Selasa, 16 Juni 2020.

Bagi Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI) sebagai penyelenggara, momentum ini justru membuat event ini semakin dibutuhkan. Terutama untuk mengukur sejauh mana pelaku usaha dan lembaga tetap menjaga kepercayaan publik. Baca Lebih Lanjut

June 4, 2020

Anda sedang berada di lanjutan kisah sebuah keluarga Bugis dan cara pandangnya soal ibadah haji. Pada seri kedua ini kita disuguhi keajaiban-keajaiban yang mereka alami sebelum dan sepulang berhaji.

***

TIDAK pernah terbayangkan bagi Irmayanti menikah, hanya dua bulan setelah balik dari tanah suci kala itu, 2001. Awalnya dia menduga masih akan cukup lama berada di Pinrang, tinggal bersama orang tua. Tetapi memang jodoh di tangan Tuhan dan skenarionya tak pernah salah.

Satu keluarga besar datang melamarnya. Sebagian sudah dia kenal sebab menjadi teman sekamarnya saat berhaji. Puluhan hari mereka bersama di Madinah, Mekah, dan puncaknya di Arafah. Saling bantu dan menguatkan dalam menjalankan rukun Islam yang kelima. Baca Lebih Lanjut

May 31, 2020

Ini kisah tentang keluarga Bugis dan cara pandang soal ibadah haji. Tidak ada yang mesti dihitung terlalu lama untuk urusan yang satu ini.

***

HERMAN masih pengantin baru kala itu. Beberapa waktu sebelumnya nama seorang gadis Pinrang dia lafalkan dalam sekali tarikan napas di depan penghulu, wali, dan para saksi. Gadis yang belum terlalu lama dia kenal. Mereka mereguk indahnya pacaran setelah ijab kabul.

Tahun itu, 2006, Herman juga pelan-pelan menarik diri dari usaha jual beli hasil bumi peninggalan orang tua di seputaran tol. Bersama istri, Irmayanti, ia hendak mandiri. Merintis usaha dari nol. Jual beli hasil bumi juga.

Idealnya Herman membangun terlebih dahulu bisnisnya sebelum berpikir yang lain. Tetapi saat itu dia malah berangkat ke tanah suci. Bayarnya pun tidak murah. Sebab bersama kakaknya, Mursalim, ia memilih jalur ONH Plus. Baca Lebih Lanjut