fbpx
Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: info@tazkiyahtour.co.id

Arsip Penulis: Tim Media

May 20, 2021
May 20, 2021
Mungkin masih banyak yang bertanya-tanya di usia berapa boleh mendaftar haji, hal ini disebabkan orang-orang yang berangkat haji khususnya di Indonesia didominasi oleh orang tua yang kisaran usianya di atas 50 tahun.
Mendaftar ibadah haji boleh dilakukan sejak remaja, bahkan sejak anak-anak. Sebab, antrian waktu pemberangkatan di Tanah Suci membutuhkan waktu yang lama.
Untuk Haji reguler sendiri antrian waktu pemberangkatnnya sampai puluhan tahun, sedangkan untuk Haji Khusus kisarannya 5-7 tahun.
Sehingga jika ingin berangkat haji di usia yang masih muda dan fit anak-anak atau remaja sudah bisa daftar haji sejak dini, sebab usia 18 tahun ke atas sudah bisa berangkat haji.
Melaksanakan Haji di usia yang masih muda tentu punya banyak kelebihan dibanding saat melaksanakan haji di usia yang sudah tua. Ritual Ibadah haji yang panjang dan menguras banyak tenaga memang mebutuhkan fisik yang kuat.
Jika kiranya kamu punya rezeki yang lebih akan lebih baik jika mendaftarkan diri atau anak anda di usia yang masih muda. Namun jika belum, ada baiknya membuka tabungan Haji saja dulu, sehingga nantinya keinginan menunaikan ibadah haji bisa terwujud.
Daftarkan diri dan keluarga anda segera!!!
melalui travel yang aman, terpercaya, dan telah bersatandar SNI Tazkiyah Global Mandiri atau membuka tabungan Haji melalui Bank Syariah Indonesia yang telah bekerjasama dengan Tazkiyah Global Mandiri
Hubungi kami melalui halaman web www.tazkiyahtour.co.id
(0411) 425277/425276
WA 0853 2178 0578
Atau datang langsung ke kantor pusat Tazkiyah Global Mandiri JL.A.P.Pettarani Ruko Dimond No. 11, Makassar.
May 19, 2021
May 19, 2021
Info ini tidak menarik untuk dibaca, jika kamu tak punya keinginan utuk Berhaji.
Untuk mewujudkan hal yag besar tak cukup hanya dengan bermodal keinginan saja. Butuh proses dan persiapan yang matang.
Seperti berangkat haji, tentu kamu tak ingin sekedar menunaikannya saja, namun ada hal yang lebih besar dari itu, yakni meraih Haji yang Mabrur.
Antrian yang panjang, biaya yang tidak sedikit, serta kesehatan yang mumpuni terkadang menjadi kendala besar bagi beberapa orang yang ingin mewujudkannya , bahkan tak jarang ada yang menyerah sebelum mencoba.
Hilangkan pikiran-pikiran yang bisa jadi penghambat untuk mewujudkannya, agar saat kamu menunaikan Ibadah Haji nantinya kamu masih dalam kondisi yang kuat dan sehat, karena ibadah Haji adalah ritual ibadah yang banyak menguras tenaga.
Mulai saja dulu dengan membuka tabungan Haji, kemudian konsisten menabung setiap hari,minggu, atau bulannya. Tak perlu langsung banyak, sedikit demi sedikit pun bisa asal konsisten.
Kamu harus tau bahwa dalam proses menabung untuk berhaji ini saja kamu telah mendapatkan pahala yang besar oleh-Nya, sebab niat tulus, kesabaran, serta kegigihanmu dalam mengumpulkan biaya ibadah Haji adalah sebuah kebaikan yang tidak semua orang mau melakukannya.

Baca Lebih Lanjut

May 18, 2021
Kekecewaan para calon Jemaah haji di tahun kemarin akibat ditundanya pemberangkatan haji ke tahun berikutnya.
Namun apakah kekecewaan itu masih terulang di tahun ini?
Ataukah tak ada lagi kekecewaan, yang ada wajah berseri-seri menuju Baitullah tempat yang begitu dirindukan?
Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI terus berusaha mempersiapkan keberangkatan Haji tahun ini, mereka optimis haji masih terbuka.
Skenario penyelenggaraan haji tahun ini yang disusun oleh Kementrian Agama meliputi beberapa hal, di antaranya penerapan protokol kesehatan, pergerakan jemaah di Tanah Suci, durasi masa tinggal jemaah, dan aspek ibadah haji di masa pandemic.
Meski begitu, sampai saat ini belum ada informasi terkait kepastian pemberangkatan jemaah ke Saudi pada musim haji tahun ini.
Yang pasti harapan itu masih ada, ratusan ribu Jemaah yang tertunda keberangkatannya di tahun kemarin punya harapan besar agar mereka bisa menunaikan ibadah Haji tahun ini.
Kalaupun ditunda lagi, sudah pasti itu adalah ketetapan dari-Nya,manusia hanya bisa berusaha namun Allah lah yang menjadi penentunya, mungkin saja Allah sedang menguji kesabaran hamba-hambaNya. Tetaplah berhusnudzon.
May 8, 2021

Jakarta –

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan panduan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442 H/2021 M di masa Pandemi COVID-19. Dalam surat edaran itu, salat Idul Fitri tetap dilaksanakan di rumah bagi warga yang tinggal di zona Oranye dan Merah.

Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran No SE 07 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi COVID-19. Surat edaran itu juga mengatur tata cara takbiran di masjid, sedangkan takbir keliling dilarang untuk mencegah kerumunan.

“Panduan diterbitkan dalam rangka memberikan rasa aman kepada umat Islam dalam penyelenggaraan Salat Idul Fitri sekaligus membantu negara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. Edaran ini mengatur kegiatan malam takbiran dan Salat Idul Fitri yang diselenggarakan di masjid dan lapangan terbuka,” kata Yaqut dalam keterangan tertulis, Kamis (6/5/2021). Baca Lebih Lanjut

May 4, 2021

Makassar-Di tengah belum adanya kepastian soal keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci, muncul sejumlah isu yang dinilai Kementerian Agama (Kemenag) menyesatkan. Wakil Menteri Agama (WamenagZainut Tauhid Sa’adi pun meluruskan hal ini.

“Mohon kepada semua pihak ini penting disampaikan, agar tidak mengembangkan isu-isu yang menyesatkan,” kata Zainut kepada wartawan, Minggu (2/5/2021).

Zainut menjelaskan ada 3 isu liar yang tersebar di masyarakat terkait ibadah haji 2021. Pertama menurutnya ada isu yang mengaitkan keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci terkendala karena belum tersertifikasinya vaksin COVID-19 produksi Sinovac di WHO. Menurutnya ini tidak benar.

“Juga ada isu Indonesia nggak boleh memberangkatkan haji karena tunggakan akomodasi di Mekah. Negara Indonesia katanya banyak utang di sana. Itu bohong,” ujar Zainut.

“Juga ada yang mengaitkan karena adanya kasus peradilan, terkait status hukum seseorang. Ini tidak benar. Semuanya tidak benar,” sambung sosok yang juga Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini menegaskan. Baca Lebih Lanjut