fbpx
Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: info@tazkiyahtour.co.id

Berita

Berita

MAKASSAR - Tazkiyah Tour mengusung istilah "haji" sebelum haji. Artinya, seorang calon jemaah haji sudah mengetahui dan memahami segala hal terkait ibadah spesial tersebut sebelum benar-benar berangkat.

Makanya, untuk menemani calon jemaah di masa tunggu, Tazkiyah Tour menggelar Serial Edukasi Haji Online. Bakal ada puluhan edisi. Volume 1 dimulai Kamis malam, 1 Oktober 2020. Live streaming di YouTube dan Facebook Tazkiyah Tour.

Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Alumni Timur Tengah (ICATT) Indonesia yang juga Wakil Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Dr KH Andi Aderus, Lc, MA menjadi narasumber.

Andi Aderus mengawali materinya dengan tema "Keistimewaan Agama Islam".

TIDAK ada pemberangkatan haji tahun ini. Artinya, daftar tunggu juga bertambah setahun. Tetapi jangan putus asa. Sebab urusan ke tanah suci tak sekadar mengenai cukupnya uang dan tibanya giliran; tetapi inayah, pertolongan Allah Swt.

Bahkan untuk yang sama sekali belum mendaftar pun, jalan selalu ada, jika mau berupaya. Sebab pertolongan biasanya datang pada mereka yang sudah melangkah. Lain waktu kami akan mengangkat kisah Daeng Saturi, seorang penjual sayur di Gowa yang bisa berangkat haji dengan menabung sedikit demi sedikit dari balik kios sempitnya.

Makanya, Tazkiyah Tour bersama Bank Syariah Mandiri (BSM) menggagas "Gerakan Tabung Haji". Untuk menjadi jalan bagi siapa saja yang punya niat besar namun baru bisa membuat langkah kecil.

Saldo awalnya sesuai kemampuan Anda. Namun dengan uang Rp100.000, Anda sudah bisa terdaftar dan mendapat buku tabungan.

KABAR duka itu tiba di ponsel orang-orang, Jumat malam, 11 September 2020. Haji Andi Maggalatung, seorang tokoh saudagar Bugis di Nunukan, Kalimantan Utara, meninggal dunia dalam usia 68 tahun.

Bukan hanya komunitas Bugis di sana yang berduka, tetapi semua yang mengenal sosok Puang Magga, orang tua yang bersahaja dan mengayomi. Termasuk keluarga besar PT Tazkiyah Global Mandiri (Tazkiyah Tour).

Sudah cukup lama Puang Magga selalu mempercayakan urusan ibadah umrahnya kepada Tazkiyah Tour. Hampir setiap tahun dia ke tanah suci menggunakan perusahaan travel yang berkantor pusat di Makassar ini.

ANKARA - Jika diminta mengurutkan lima besar negara yang pariwisatanya bangkit kembali setelah didera pandemi Covid-19, Turki pasti masuk. Atau mungkin berada di peringkat pertama.

Data menunjukkan, sudah ada 5,5 juta turis yang masuk ke negeri Eurasia itu selama wabah corona. Angka yang terbilang fantastis jika melihat kekhawatiran dunia masih cukup tinggi.

Lantas, apa rahasianya? Salah satunya adalah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki dengan cepat menggunakan strategi sertifikasi kesehatan di tempat-tempat wisata. Standar protokol kesehatannya begitu tinggi sehingga mampu meyakinkan wisatawan.

"Kami memutuskan untuk lebih meningkatkan Program Sertifikasi Pariwisata Aman dengan tujuan mengatasi masalah kesehatan. Kami ingin program ini menjadi permanen bahkan dalam periode pascapandemi sambil meningkatkan kriterianya," ujar Mehmet Nuri Ersoy, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki.

ERA baru sedang dijalani. Pergi bekerja, beribadah, atau bahkan berlibur memiliki "syarat-syarat" baru. Prinsip utamanya adalah disiplin protokoler kesehatan Covid-19.

Sejumlah negara tujuan utama wisata dunia pun mulai membuka pintunya.

CNNTravel merilis, setidaknya ada lima negara yang mengajak kembali pencintanya untuk datang. Dimulai dari Maladewa, sudah lama pantai-pantai indah di sana tak terjamah turis asing.

Prancis juga tak berkeberatan jika sudah ada yang rindu dan ingin segera ke Menara Eiffel atau Arc de Triomphe. Lainnya adalah St. Lucia, negara kecil di Kepulauan Karibia tetapi jadi destinasi kelas dunia. Lokasi bulan madu terbaik di planet ini, klaim orang-orang di sana. Kemudian, negara timur tengah Uni Emirat Arab pun mempersilakan masuk para turis, dengan terlebih dahulu tes Covid-19.

JAKARTA - Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag RI, M Arfi Hatim menilai tak ada yang aneh jika inovasi layanan haji berbasis digital pertama kali diperkenalkan PT Tazkiyah Global Mandiri (Tazkiyah Tour). Sebab memang dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan yang berkantor pusat di Makassar itu selalu membuat gebrakan.

"Tahun lalu Tazkiyah Tour juga meraih dua penghargaan nasional, SNI Award untuk manajemen dan Raksa Nugraha Award untuk perlindungan konsumen," ujarnya dari Jakarta.

Makanya, menurut Arfi, Kemenag sangat mengapresiasi peluncuran layanan haji digital Tazkiyah Tour yang digelar pada malam 1 Muharram, tahun baru 1442 Hijriah lalu.