fbpx

Berita

ANKARA - Jika diminta mengurutkan lima besar negara yang pariwisatanya bangkit kembali setelah didera pandemi Covid-19, Turki pasti masuk. Atau mungkin berada di peringkat pertama.

Data menunjukkan, sudah ada 5,5 juta turis yang masuk ke negeri Eurasia itu selama wabah corona. Angka yang terbilang fantastis jika melihat kekhawatiran dunia masih cukup tinggi.

Lantas, apa rahasianya? Salah satunya adalah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki dengan cepat menggunakan strategi sertifikasi kesehatan di tempat-tempat wisata. Standar protokol kesehatannya begitu tinggi sehingga mampu meyakinkan wisatawan.

"Kami memutuskan untuk lebih meningkatkan Program Sertifikasi Pariwisata Aman dengan tujuan mengatasi masalah kesehatan. Kami ingin program ini menjadi permanen bahkan dalam periode pascapandemi sambil meningkatkan kriterianya," ujar Mehmet Nuri Ersoy, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki.

ERA baru sedang dijalani. Pergi bekerja, beribadah, atau bahkan berlibur memiliki "syarat-syarat" baru. Prinsip utamanya adalah disiplin protokoler kesehatan Covid-19.

Sejumlah negara tujuan utama wisata dunia pun mulai membuka pintunya.

CNNTravel merilis, setidaknya ada lima negara yang mengajak kembali pencintanya untuk datang. Dimulai dari Maladewa, sudah lama pantai-pantai indah di sana tak terjamah turis asing.

Prancis juga tak berkeberatan jika sudah ada yang rindu dan ingin segera ke Menara Eiffel atau Arc de Triomphe. Lainnya adalah St. Lucia, negara kecil di Kepulauan Karibia tetapi jadi destinasi kelas dunia. Lokasi bulan madu terbaik di planet ini, klaim orang-orang di sana. Kemudian, negara timur tengah Uni Emirat Arab pun mempersilakan masuk para turis, dengan terlebih dahulu tes Covid-19.

JAKARTA - Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag RI, M Arfi Hatim menilai tak ada yang aneh jika inovasi layanan haji berbasis digital pertama kali diperkenalkan PT Tazkiyah Global Mandiri (Tazkiyah Tour). Sebab memang dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan yang berkantor pusat di Makassar itu selalu membuat gebrakan.

"Tahun lalu Tazkiyah Tour juga meraih dua penghargaan nasional, SNI Award untuk manajemen dan Raksa Nugraha Award untuk perlindungan konsumen," ujarnya dari Jakarta.

Makanya, menurut Arfi, Kemenag sangat mengapresiasi peluncuran layanan haji digital Tazkiyah Tour yang digelar pada malam 1 Muharram, tahun baru 1442 Hijriah lalu.

MAKASSAR - Bertepatan dengan malam tahun baru 1442 Hijriah, PT Tazkiyah Global Mandiri (Tazkiyah Tour) meluncurkan layanan haji berbasis digital di kantor pusatnya, Jalan AP Pettarani, Makassar.

Hadir secara langsung Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel, Kaswad Sartono.

Dari Jakarta, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag RI, Arfi Hatim juga bergabung secara virtual sekaligus meluncurkan haji berbasis digital. Sedangkan guru besar Bahasa Arab Unhas, Prof Dr KH Najamuddin, Lc, MA memberikan tausiah pada acara yang memang dirangkaikan dengan pengajian, zikir, dan doa itu.

"Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Tazkiyah Tour. Di tengah pandemi Covid-19, tetap kreatif, berinovasi dengan penuh optimisme," ujar Arfi.

MAKASSAR - Pandemi Covid-19 membuat manajemen PT Tazkiyah Global Mandiri semakin produktif. Keterbatasan gerak fisik diganti dengan akselerasi yang kencang di dunia digital.

Dan setelah dipersiapkan selama beberapa bulan terakhir, layanan haji berbasis digital Tazkiyah Tour akhirnya akan diluncurkan. Catat jadwalnya, Rabu, 19 Agustus 2020, malam ini, mulai pukul 20.00 Wita.

Launching juga akan digelar secara virtual via Zoom Meeting. Bisa juga disaksikan pada akun resmi Tazkiyah Tour di Facebook, Instagram, dan YouTube.

MAKASSAR - Sudah tiba waktunya. Berbagai hal yang dahulu harus ditempuh dengan energi dan biaya berlebih, juga berbagai risiko, kini menjadi lebih mudah.

Rabu, 19 Agustus 2020, PT Tazkiyah Global Mandiri akan meluncurkan layanan haji khusus berbasis digital. Hanya dengan mengakses member.tazkiyahtour.co.id, calon jemaah bisa mendapatkan seluruh layanan hanya dengan menggunakan perangkat, handphone misalnya.

Public Relation Tazkiyah Tour, Helfitri Tahir menuturkan, layanan ini membuat calon jemaah menggenggam kemudahan. Bisa mengakses layanan kapanpun dan di manapun.