fbpx
Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: info@tazkiyahtour.co.id

Arsip Tag: Travel haji dan Umrah Makassar

December 18, 2020

TEMPATNYA jauh tetapi begitu dekat di hati. Makkah, Madinah, dan wilayah Arab Saudi secara umum. Rasanya sudah sangat ingin berangkat; menunaikan ibadah haji maupun umrah.

Sembari berdoa dan menunggu waktunya tiba, mari belajar soal persiapan terpenting melaksanakan rangkaian ibadah tersebut.

Imam Al-Ghazali dalam Ikhtisar Ihya Ulumiddin merangkum delapan amalan lahiriah dari awal keberangkatan sampai Ihram.

Pertama, bertobat. Menunaikan kewajiban yang belum terlaksana. Semisal melunasi utang, menyediakan biaya hidup untuk keluarga yang wajib dinafkahi selama kepergiannya ke tanah suci sampai kembali, mengembalikan barang-barang titipan, dan segala sesuatu yang dibawanya adalah barang halal.

Kedua, mencari teman yang saleh supaya dapat mengambil manfaat dari ilmu agama.

Ketiga, salat dua rakaat sebelum berangkat. Membaca surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan surah Al-Ikhlas pada rakaat kedua. Sesuai salat, kemudian mengangkat kedua tangan sambil membaca doa.

“Ya Allah engkau adalah teman dalam perjalanan ini. Engkau adalah penjaga keluarga, anak para sahabat. Jagalah kami dan mereka dari segala marabahaya, penyakit, dan bala.”

Keempat, ketika hendak melangkahkan kaki keluar rumah, kembali membaca doa. “Dengan nama Allah aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Wahai Allah aku berlindung kepada-Mu agar akun tidak sesaat atau menyesatkan, tidak dihina atau menghina orang lain, tidak tergelincir atau menggelincirkan orang lain, tidak berbuat zalim atau dizalimi, tidak membodohi atau dibodohi.”

Kelima, saat menaiki kendaraan membaca doa dan lafaznya. “Dengan menyebut nama Allah dan dengan Allah. Allah maha besar. Aku bertawakal kepada Allah. Cukuplah Allah bagiku. Maha suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.”

Keenam, disunnahkan tidak turun dari kendaraan sebelum siang memanas dan agar menempuh perjalanan di malam hari.

Rasulullah bersabda. “Berjalanlah pada malam hari karena bumi dilipat sehingga menjadi lebih dekat pada malam hari, yang mana ia tidak dilipat pada siang hari.”

Ketujuh, tidak berjalan sendiri karena dikhawatirkan tersesat.

Kedelapan, ketika melewati dataran tinggi, hendaknya bertakbir tiga kali kemudian berdoa. “Ya Allah, kemuliaan di atas semua kemuliaan hanyalah milik-Mu dan segala puji hanya bagi-Mu dalam semua keadaan.

Dan lalu ganti membaca tasbih apabila turun dari dataran tinggi. Jika muncul rasa takut dan gelisah, bacalah doa. “Maha Suci Zat pemilik kerajaan, sang Mahakudus Tuhan para malaikat dan Ruh (Jibril). Langit dan bumi diagungkan dengan kemuliaan dan keperkasaan.” (tmt/bs)

December 10, 2020

BAYANGKAN jika waktunya telah tiba. Anda berjalan memasuki Masjidilharam, mengarah ke bawah, dan tiba di pelataran Ka’bah.

Di depan Anda, bangunan berbentuk kubus yang suci itu, berdiri kokoh. Anda menatapnya. Melepas hasrat ingin “bertemu” yang sudah lama terpendam. Bertambah lama karena adanya pandemi.

Dan memandang Ka’bah ternyata memiliki keutamaan. Ganjarannya tidak main-main. Aisyah meriwayatkan, Rasulullah bersabda. “Memandang Ka’bah adalah sebuah ibadah.” (HR. Abu Syaikh).

Ibnu Abbas pun menyebut bahwa di antara sekian banyak rahmat yang tercurah dari beragam ibadah di Ka’bah, memandanginya mendapatkan porsi dua puluh rahmat.

Ulama salaf banyak menyebutkan bilangan pahala keutamaan melihat Ka’bah. Seluruhnya berorientasi kepada kriteria menjiwai, memahami, dan meyakini keagungannya.

“Memandang Ka’bah adalah inti iman,” kata Ibnu Abbas.

Sedangkan Sa’id bin Musayyab bertutur, siapa saja yang memandang Ka’bah dengan penuh iman dan kepercayaan, dia akan terbebas dari dosa laksana baru keluar dari rahim ibunya.

Ibnu Saib Al Madani mengatakan, siapa saja yang memandang Ka’bah dengan penuh iman dan kepercayaan seluruh dosanya akan berguguran, laksana dedaunan yang berguguran dari pepohonan.

Ibnu Said juga berkata derajat pahala ibadah memandang Ka’bah setara dengan pahala seorang yang berpuasa, salat istiqamah, tawadu, dan berjuang di jalan Allah.

Ternyata bukan hanya melepas rindu. Menatap Ka’bah adalah cara untuk meraih keutamaan-keutamaan. Dosa berguguran. Pahalanya berlipat ganda. (tmt)

December 1, 2020

JAKARTA – Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI memandang perlu untuk memberikan pengakuan atas prestasi pelaku usaha yang bertanggung jawab dan menunjukkan kinerja yang baik dalam menjalankan kewajibannya untuk melindungi konsumen.

Penegasan itu datang dari Ketua BPKN RI, Rizal E Halim dalam Penganugerahan Raksa Nugraha ICPA di Jakarta, Senin, 30 November 2020.

Penegasan yang diikuti pengumuman para penerima anugerah. PT Tazkiyah Global Mandiri menjadi satu-satunya perusahaan asal Sulsel yang meraih penghargaan Raksa Nugraha 2020. Baca Lebih Lanjut

November 28, 2020

MAKKAH menjadi kota paling dirindukan saat ini. Namun pandemi membuat kunjungan ke sana masih sangat terbatas.

Mari mengobati sedikit kerinduan itu dengan membahasnya dari satu topik dari sekian banyak hal yang bisa diulas soal kota itu.

Makkah adalah pusat bumi.

Berbagai riset menunjukkan itu. Termasuk publikasi The Egyptian Scholar of the Sun and Space Reserch Center yang berpusat di Kairo. Hasil penelitian Prof Hussain Kamel juga menemukan sebuah fakta bahwa Makkah adalah pusat bumi. Baca Lebih Lanjut

November 24, 2020

MAKKAH – Inilah air paling segar di dunia. Air zamzam. Sumurnya ada di dekat Kakbah, di dalam Kompleks Masjidilharam. Alirannya tak pernah berhenti.

Sumur zamzam terus dirawat selama berabad-abad. Salah satu yang lama memelihara sumur tersebut adalah Abd Al-Muttalib bin Hashim, kakek Nabi Muhammad.

Di masa lalu, sumur suci dilindungi dengan cara konvensional. Hingga pada pemerintahan almarhum Raja Abdullah, sebuah lompatan besar ditempuh. Dia memerintahkan perubahan metode pengisian dan pendistribusian air di dua masjid suci; Masjidilharam di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Baca Lebih Lanjut