Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: tazkiyahmandiri@gmail.com

Blog

Oktober 29, 2019

MAKASSAR – Begitu banyak yang bisa dikerjakan dengan dukungan sahabat. Apalagi jika ditambah dengan para warganet yang juga senang membantu.

Setelah melalui proses kontes, kemudian pemilihan pewarnaaannya kami unggah ke media sosial, kemarin, logo baru PT Tazkiyah Global Mandiri akhirnya ditemukan.

Pilihan jatuh pada opsi pewarnaan yang ketiga. Sayap burung garuda pada huruf Y sama-sama berwarna merah.

Jauh lebih banyak yang memilih itu. Alasan utamanya adalah keseimbangan. Misalnya komentar dari Andi Muhammad Taofik, yang saat ini sedang berada di Mekah, umrah bersama Tazkiyah.

“Saya pilih desain nomor 3. Sebab sayap harus sama. Jadi penerbangan akan seimbang, insyaallah,” tulisnya di kolom komentar akun Facebook Tazkiyah.

“Apapun di dunia ini membutuhkan keseimbangan. Termasuk sayap burung dan hidup kita,” pendapat Imam Dzulkifli, seorang jurnalis dan penulis, yang juga sahabat Tazkiyah.

Beberapa sahabat dan warganet lain juga melontarkan alasan yang sama. Dan memang opsi itulah yang banyak ajukan.

Akhirnya, sebagai apresiasi dan rasa terima kasih kami, logo tersebut jugalah yang akan kami gunakan mulai sekarang.

Penyebutan nama pun sedikit berubah. Dari Tazkiyah Tour menjadi Tazkiyah Global Mandiri. Atau dalam versi yang lebih singkat, cukup Tazkiyah saja.

Ini untuk ketujuh kalinya logo ini kami konteskan redesainnya. Karena kami yakin, tak ada yang permanen, kecuali perubahan. Persis seperti kata seorang filsuf.

Bahagia rasanya bisa mendapat saran dan gagasan dari para sahabat dan warganet. Mari sama-sama terus bergerak. Dinamis. Berubah kapan saja zaman membutuhkan itu. (*)

Oktober 28, 2019
Oktober 28, 2019

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bapak/Ibu yang baik hati, senang mengabarkan ini;

PT Tazkiyah Global Mandiri atau Tazkiyah Tour sedang melakukan redesain logo.

Sudah beberapa hari kontes redesain logo Tazkiyah Tour kami lakukan. Pesertanya banyak, dari berbagai kota di Indonesia. Sebab, kami menggelar kontes terbuka di sebuah platform desain paling laris. Siapa saja bisa memasukkan karyanya secara online.

Ini untuk ketujuh kalinya logo ini kami konteskan redesainnya. Karena kami yakin, tak ada yang permanen, kecuali perubahan. Persis seperti kata seorang filsuf.

Kali ini ada puluhan logo yang masuk. Bahagia kami melihat antusiasme itu. Para peserta bersaing sehat, mentransfer energi dari logo yang dibuatnya.

Namun akhirnya kami harus memilih. Sebuah logo yang asyik, huruf Y pada kata Tazkiyah dibuat dengan ilustrasi kepakan sayap burung garuda.

Akan tetapi, sejauh ini ada tiga versi pewarnaan sayap burungnya.

Nah, kini kami sangat membutuhkan bantuan Anda. Kira-kira mana yang lebih pas. Harap tinggalkan komentar. Bisa dengan hanya menyebutkan nomor, sesuai urutan pilihan logo dari atas.

Anda suka yang mana; 1, 2, atau 3? (*)

Oktober 26, 2019
Oktober 26, 2019

MADINAH – Turki sudah, Madinah sudah. Hari ini, Sabtu, 26 Oktober 2019 pagi waktu Saudi atau sore waktu Indonesia, jemaah Umrah Plus Tazkiyah Tour sudah mesti bergerak ke Mekah.

Dengan bus terbaru dari Qaid, rombongan sedang bersiap di depan hotel saat berita ini diketik.

Jemaah perempuan menyempatkan berfoto bersama dengan latar Kota Madinah. Semua berbaju putih bersih.

Kata mereka, bukan cuma baju yang putih bersih, hati juga. Sebab, mereka sudah akan menuju Mekah. Begitu tiba akan langsung ke pelataran Kakbah di Masjidilharam, melaksanakan tawaf, sai, hingga tahalul.

Rombongan dijadwalkan bakal berada di Mekah selama sepekan. Agenda kepulangan ke tanah air, Sabtu pekan depan. Terbuka lebar kesempatan bagi yang ingin umrah dua, tiga, atau berapa kali sesuai kemampuan fisik.

Rombongan kali ini termasuk dalam grup yang memilih rute plus Turki. Selama sepekan juga mereka menjejak negara yang berada di dua benua itu. Dari mengunjungi bangunan-bangunan kuno hingga gedung paling modern di Istanbul.

Grup Umrah Plus Turki by Tazkiyah Tour sudah dibuka lagi untuk pemberangkatan Januari 2019. Masih ada beberapa seat yang tersedia. Menuju Baitullah dengan terlebih dahulu mampir berwisata halal di Turki. Anda kah orangnya? (ama)

Oktober 24, 2019

MADINAH – Rata-rata anggota rombongan Umrah Plus Turki Tazkiyah Tour yang kini berada di Madinah sudah punya pengalaman sebelumnya. Bahkan ada yang telah beberapa kali ke tanah suci.

Namun ketika mendatangi suatu tempat, meski tempat itu sudah pernah dikunjungi, kamera ponsel tetaplah selalu on.

Keseruan itu juga yang terlihat saat rombongan melakukan wisata religi ke Masjid Quba, Madinah, siang kemarin waktu Saudi atau malam waktu Indonesia.

Sesi foto grup yang direncakan, lama baru bisa terlaksana. Soalnya, jemaah mendahulukan selfie dan wefie (foto bersama dengan kamera depan yang dipencet sendiri). Hehehe.

Bahkan ketika posisi sudah siap untuk foto rombongan, tetap saja ada yang memilih memencet kamera sendiri. Hasilnya, ada satu momen di mana jemaah Andi Muhammad Taofik dipotret sedang wefie dengan Asmadi Sarullah, dengan latar belakangan rombongan yang juga sedang difoto menggunakan kamera lain.

Total ada tiga kamera yang bekerja sekaligus, dengan angle yang berbeda. “Di situlah serunya. Alhamdulillah jemaah benar-benar menikmati tur,” tutur Ahmad Made Ali, sang pembimbing.

Rombongan sudah tiga hari berada di Madinah. Sebelumnya, selama sepekan mereka menikmati Turki.

Sabtu, 26 Oktober 2019 pagi waktu Saudi atau Jumat malam waktu Indonesia, rombongan akan bergerak ke Mekah. Mampir mengambil miqat di Bir Aly lalu langsung melaksanakan ibadah umrah. (ama)

Oktober 21, 2019

MAKASSAR – Dua rombongan umrah Tazkiyah Tour bergerak dalam waktu hampir bersamaan. Tetapi tidak sama-sama destinasi.

Rombongan pertama baru saja meninggalkan Arab Saudi, Minggu, 20 Oktober 2019. Dari Jeddah, mampir beberapa jam di Singapura untuk berbelanja di Changi Airport, lalu lanjut dengan pesawat Silk Air, tujuan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Malam tadi, di atas pukul 21.00, bergantian jemaah mengirim kabar ke grup WhatsApp. Semua sudah tiba di rumah masing-masing.

Lalu hari ini, rombongan lain Tazkiyah Tour juga siap-siap naik pesawat. Dari Istanbul Airport ke King Abdul Aziz Airport di Jeddah. Mereka baru akan melaksanakan rangkaian ibadah umrah.

Selama sepekan, 15 orang anggota grup Umrah Plus itu menyusuri kota-kota penting di Turki. Mendatangi pabrik karpet, menyentuh bangunan kuno, hingga minum Turkish Coffee.

Kemarin mereka naik kapal pesiar. Mengunjungi dua benua sekaligus hanya dalam waktu beberapa menit. Turki memang berada di garis pertemuan Asia dan Eropa.

Rombongan akan menuju tanah suci siang ini, atau sore waktu Indonesia. (ama)