fbpx
Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: info@tazkiyahtour.co.id

Arsip Kategori: Berita

July 28, 2021

Makassar –  Menyandang predikat Travel Haji dan Umrah pertama di Indonesia yang berstandar ISO 9001:2015 sejak tahun 2016 , menjadikan  Tazkiyah  terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik, khususnya dalam memberikan pelayanan ekstra kepada para pelanggannya. Tak dipungkiri sejak menerapkan ISO 9001:2015 dari segi kepuasan pelanggan terus meningkat.

Di tengah situasi seperti sekarang ini yang serba terbatas, Tazkiyah Tour tetap konsisten untuk mengikuti audit Surveilance II ISO 9001:2015 dari Pihak Eksternal PT. Mutu Agung Lestari sebagai lembaga sertifikasi terakreditasi selama tiga hari berturut-turut yakni 28 Juli sampai 30 Juli 2021. Meski audit kali ini memang sedikit berbeda karena dilakukan melalui virtual zoom.

audit surveillance iso

Baca Lebih Lanjut

May 8, 2021

Jakarta –

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan panduan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442 H/2021 M di masa Pandemi COVID-19. Dalam surat edaran itu, salat Idul Fitri tetap dilaksanakan di rumah bagi warga yang tinggal di zona Oranye dan Merah.

Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran No SE 07 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi COVID-19. Surat edaran itu juga mengatur tata cara takbiran di masjid, sedangkan takbir keliling dilarang untuk mencegah kerumunan.

“Panduan diterbitkan dalam rangka memberikan rasa aman kepada umat Islam dalam penyelenggaraan Salat Idul Fitri sekaligus membantu negara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. Edaran ini mengatur kegiatan malam takbiran dan Salat Idul Fitri yang diselenggarakan di masjid dan lapangan terbuka,” kata Yaqut dalam keterangan tertulis, Kamis (6/5/2021). Baca Lebih Lanjut

May 4, 2021

Makassar-Di tengah belum adanya kepastian soal keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci, muncul sejumlah isu yang dinilai Kementerian Agama (Kemenag) menyesatkan. Wakil Menteri Agama (WamenagZainut Tauhid Sa’adi pun meluruskan hal ini.

“Mohon kepada semua pihak ini penting disampaikan, agar tidak mengembangkan isu-isu yang menyesatkan,” kata Zainut kepada wartawan, Minggu (2/5/2021).

Zainut menjelaskan ada 3 isu liar yang tersebar di masyarakat terkait ibadah haji 2021. Pertama menurutnya ada isu yang mengaitkan keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci terkendala karena belum tersertifikasinya vaksin COVID-19 produksi Sinovac di WHO. Menurutnya ini tidak benar.

“Juga ada isu Indonesia nggak boleh memberangkatkan haji karena tunggakan akomodasi di Mekah. Negara Indonesia katanya banyak utang di sana. Itu bohong,” ujar Zainut.

“Juga ada yang mengaitkan karena adanya kasus peradilan, terkait status hukum seseorang. Ini tidak benar. Semuanya tidak benar,” sambung sosok yang juga Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini menegaskan. Baca Lebih Lanjut

April 16, 2021

Jakarta (Humas Sulsel) – Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Khoirizi H. Dasir menegaskan saat ini banyak informasi-informasi yang tidak akurat yang tersebar di masyarakat terkait penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2021.

Khoirizi meminta kepada masyarakat khususnya jemaah haji tidak terjebak dalam pemberitaan hoax terkait perkembangan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2021 ini.

“Kami meminta kepada masyarakat luas agar tidak terjerat, terperangkap dan terjebak dalam pemberitaan hoax terkait perkembangan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2021,” kata Khoirizi melalui pesan singkatnya. Jumat (16/04/2021).

Diakuinya, saat ini Pemerintah Arab Saudi menggunakan 3 vaksin di luar Sinovac dan sudah dilisensi oleh WHO perwakilan Arab Saudi,tetapi tidak ada kalimat mengatakan Sinovac tidak diakui selama vaksin ini juga sudah dilisensi oleh WHO perwakilan Indonesia dan disampaikan ke WHO Arab Saudi.

“Dengan demikian kita berharap kepada pihak Kemenkes untuk memastikan hal ini karena Kemenag adalah salah satu penguna vaksin untuk jemaah haji,” terangnya. Baca Lebih Lanjut

April 15, 2021

Jakarta— Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan seluruh masyarakat agar tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan  selama Ramadan.

“Ramadan tahun ini masih dalam situasi pandemi. Segala bentuk aktivitas ibadah selama Ramadan harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas),” pesan Menag Yaqut, di Jakarta, Senin (13/4/2021).

Menag menuturkan, kedisiplinan adalah bentuk pengendalian nafsu sebagaimana yang diajarkan oleh spirit Ramadan. “Kedisiplinan dalam penerapan prokes juga menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga kesehatan diri, keluarga, dan juga masyarakat,” tutur Menag.

“Dengan keberkahan Ramadan, semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu,”sambungnya.

Sebelumnya, Menag Yaqut telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 4 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442H/2021M. “Panduan ini tidak berlaku bagi mereka yang berada di Zona Oranye dan Zona Merah. Bagi mereka yang berada di zona itu, harap beribadah di rumah saja,” ujar Menag. Baca Lebih Lanjut