fbpx
Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: info@tazkiyahtour.co.id

Berita

Tim Media TazkiyahTour

Artikel Berita

Jakarta -

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan panduan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442 H/2021 M di masa Pandemi COVID-19. Dalam surat edaran itu, salat Idul Fitri tetap dilaksanakan di rumah bagi warga yang tinggal di zona Oranye dan Merah.

Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran No SE 07 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi COVID-19. Surat edaran itu juga mengatur tata cara takbiran di masjid, sedangkan takbir keliling dilarang untuk mencegah kerumunan.

"Panduan diterbitkan dalam rangka memberikan rasa aman kepada umat Islam dalam penyelenggaraan Salat Idul Fitri sekaligus membantu negara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. Edaran ini mengatur kegiatan malam takbiran dan Salat Idul Fitri yang diselenggarakan di masjid dan lapangan terbuka," kata Yaqut dalam keterangan tertulis, Kamis (6/5/2021).

Makassar-Di tengah belum adanya kepastian soal keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci, muncul sejumlah isu yang dinilai Kementerian Agama (Kemenag) menyesatkan. Wakil Menteri Agama (WamenagZainut Tauhid Sa'adi pun meluruskan hal ini.

"Mohon kepada semua pihak ini penting disampaikan, agar tidak mengembangkan isu-isu yang menyesatkan," kata Zainut kepada wartawan, Minggu (2/5/2021).

Zainut menjelaskan ada 3 isu liar yang tersebar di masyarakat terkait ibadah haji 2021. Pertama menurutnya ada isu yang mengaitkan keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci terkendala karena belum tersertifikasinya vaksin COVID-19 produksi Sinovac di WHO. Menurutnya ini tidak benar.

"Juga ada isu Indonesia nggak boleh memberangkatkan haji karena tunggakan akomodasi di Mekah. Negara Indonesia katanya banyak utang di sana. Itu bohong," ujar Zainut.

"Juga ada yang mengaitkan karena adanya kasus peradilan, terkait status hukum seseorang. Ini tidak benar. Semuanya tidak benar," sambung sosok yang juga Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini menegaskan.

Jakarta (Humas Sulsel) - Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Khoirizi H. Dasir menegaskan saat ini banyak informasi-informasi yang tidak akurat yang tersebar di masyarakat terkait penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2021.

Khoirizi meminta kepada masyarakat khususnya jemaah haji tidak terjebak dalam pemberitaan hoax terkait perkembangan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2021 ini.

“Kami meminta kepada masyarakat luas agar tidak terjerat, terperangkap dan terjebak dalam pemberitaan hoax terkait perkembangan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2021,” kata Khoirizi melalui pesan singkatnya. Jumat (16/04/2021).

Diakuinya, saat ini Pemerintah Arab Saudi menggunakan 3 vaksin di luar Sinovac dan sudah dilisensi oleh WHO perwakilan Arab Saudi,tetapi tidak ada kalimat mengatakan Sinovac tidak diakui selama vaksin ini juga sudah dilisensi oleh WHO perwakilan Indonesia dan disampaikan ke WHO Arab Saudi.

“Dengan demikian kita berharap kepada pihak Kemenkes untuk memastikan hal ini karena Kemenag adalah salah satu penguna vaksin untuk jemaah haji,” terangnya.

Jakarta--- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan seluruh masyarakat agar tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan  selama Ramadan.

"Ramadan tahun ini masih dalam situasi pandemi. Segala bentuk aktivitas ibadah selama Ramadan harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas)," pesan Menag Yaqut, di Jakarta, Senin (13/4/2021).

Menag menuturkan, kedisiplinan adalah bentuk pengendalian nafsu sebagaimana yang diajarkan oleh spirit Ramadan. "Kedisiplinan dalam penerapan prokes juga menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga kesehatan diri, keluarga, dan juga masyarakat," tutur Menag.

"Dengan keberkahan Ramadan, semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu,"sambungnya.

Sebelumnya, Menag Yaqut telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 4 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442H/2021M. "Panduan ini tidak berlaku bagi mereka yang berada di Zona Oranye dan Zona Merah. Bagi mereka yang berada di zona itu, harap beribadah di rumah saja," ujar Menag.

MAKASSAR - Kekecewaan para calon Jemaah haji di tahun 2020 kemarin akibat ditundanya pemberangkatan haji ke tahun berikutnya masih membekas sampai saat ini.

Namun apakah kekecewaan itu masih terulang di tahun ini?

Ataukah tak ada lagi kekecewaan, yang ada wajah berseri-seri menuju Baitullah tempat yang begitu dirindukan?

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI terus berusaha mempersiapkan keberangkatan Haji tahun ini, mereka optimis haji masih terbuka.

Sebagai ummat muslim, anda pasti punya impian untuk menginjakkan kaki di Tanah Suci menikmati indahnya beribadah di dua kota suci  Arab Saudi, yakni Kota Mekkah dan Kota Madina, serta  menapak tilas perjalanan Nabi Ibrahim AS seraya menjalankan ibadah Haji maupun Umrah di Tanah Suci.

Namun, masih banyak yang belum mampu mewujudkannya karna masalah keterbatasan biaya.

Niat yang tulus akan mempertemukan Anda pada sebuah jalan untuk mencapai impian tersebut, selama Anda mau bergerak melangkah bukan berdiam diri, sebab keinginan hanya akan menjadi sebuah keinginan saja  jika Anda tak   berusaha untuk mewujudkannya.