Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: tazkiyahmandiri@gmail.com

Category Archives: Berita

Desember 25, 2019

MAKASSAR – Bukan cuma sidak ke Mekah dan Madinah. Kementerian Agama juga menerjunkan Tim Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di beberapa daerah di Indonesia. Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi yang pertama.

Dilansir situs resmi Kemenag, setelah melakukan koordinasi dengan Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel, Satgas yang dipimpin Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Umrah dan Ibadah Haji Khusus, Ditjen PHU, Kementerian Agama, M Noer Alya Fitra (Nafit) langsung mendatangi beberapa PPIU di Makassar, termasuk AB dan MT.

Kedua PPIU tersebut menurut Satgas menyalahi aturan karena menggunakan nama berbeda dalam memasarkan paket umrah. Dinilai akan membuat masyarakat akan beranggapan namanya itu nama terbaru. Padahal yang didaftarkan di Kemenag berbeda. Lagipula, nama baru itu tidak terdaftar di Sistem Komputerisasi Pengawasan Haji Khusus dan Umrah (Siskopatuh).

“Kami beri waktu 3×24 jam untuk PPIU tersebut mengubah nama menjadi seperti yang didaftarkan di Kemenag. Kalau melewati batas waktu, akan kami tindak pidana sesuai hukum. Kebetulan Polda dan Mabes Polri juga di sini, sekalian melihat situasi lapangan. Surat pernyataan di atas materai sudah ditandatangani supaya pelanggaran ini tidak terjadi lagi,” tegas Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel, Kaswad Sartono, Senin, 23 Desember 2019.

Salah satu pemilik PPIU mengakui kesalahannya dan berjanji segera menindaklanjuti saran dari Satgas dan Kemenag.

Sementara itu, pemilik PPIU yang lain menginginkan Satgas dan Kemenag mengunjungi seluruh PPIU yang ada di Sulsel. “Kami ingin semua PPIU di Sulawesi Selatan juga diperiksa mengenai hal yang sama,” katanya.

Selain Sulsel, Satgas Pengawasan PPIU ini juga akan diterjunkan ke sejumlah daerah lain, antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara.

Satgas beranggotakan personel lintas kementerian dan lembaga negara (K/L) sebagai tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani bersama.

Selain Kementerian Agama, ada dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pariwisata, PPATK, POLRI, Kementerian Hukum dan HAM, serta BPKN. (*/fit-sur)

Desember 23, 2019

MAKASSAR – Operasional di kantor PT Tazkiyah Global Mandiri 2019 ini tersisa dua hari. Mulai Selasa, 24 Desember, para karyawan akan menikmati rihat akhir tahun.

Setiap karyawan sudah punya rencana untuk meregangkan otak dan otot. Ada yang akan pulang kampung, liburan, dan beberapa agenda privat lainnya.

Lalu, mengapa itu perlu? Public Relation dan Corporate Secretary PT Tazkiyah Global Mandiri, Helfitri menuturkan, ini apresiasi dari perusahaan atas pencapaian 2019 yang dianggap luar biasa. Kualitas layanan umrah dan haji khusus yang diberikan meningkat signifikan.

“Puncaknya tentu saja atas diraihnya dua trofi bergengsi, SNI Award 2019 dan Raksa Nugraha 2019,” ujarnya, Senin, 23 Desember.

Libur lebih dari sepekan juga diharapkan bisa menambah energi dan semangat para kru dalam menyongsong tahun baru. Ada Big Goals yang sudah disepakati.

IMG 20191222 WA0075 Big Goals 2020 Sudah Disepakati, Selanjutnya Liburan Akhir Tahun

Namun sebelum libur, para karyawan menggelar business meeting selama dua hari, 21-22 Desember. Seluruh divisi memaparkan capaian tahun ini dan sasaran tahun depan. Di situ pula poster besar berisi Big Goals dan Strategic Goals 2019 ditandatangani oleh seluruh manajemen. Termasuk presiden direktur.

IMG 20191222 WA0074 Big Goals 2020 Sudah Disepakati, Selanjutnya Liburan Akhir Tahun

Big Goals Tazkiyah tahun depan adalah “Berkomitmen untuk memperkuat brand dan bisnis yang makin predictable, profitable, konsisten, menerapkan Standar Nasional Indonesia dengan menghadirkan produk yang berkualitas dan bergaransi.”

IMG 20191222 WA0068 Big Goals 2020 Sudah Disepakati, Selanjutnya Liburan Akhir Tahun

Sedangkan Strategic Goals terdiri atas tujuh poin. Meliputi komitmen di bidang media, sale, kolaborasi, layanan, keuangan, sumber daya, dan daya saing.

Semua poin tersebut akan mulai dikerjakan, 2 Januari 2020, tepat pada hari perdana masuk kantor. (sur)

IMG 20191221 WA0011 Big Goals 2020 Sudah Disepakati, Selanjutnya Liburan Akhir Tahun

Desember 21, 2019
Desember 21, 2019

MAKASSAR – Sabtu dan Minggu ini Anda libur? Kami belum. Bahkan booth kami di Telkomsel Umrah Fair”, gedung Grapari Telkomsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, tetap buka.

Ya, melihat antusiasme warga untuk mendapatkan informasi mengenai umrah bersama Tazkiyah Global Mandiri, perusahaan yang baru saja mendapatkan penghargaan tertinggi pemerintah RI untuk penerap SNI, booth kami melayani di akhir pekan ini.

Pameran yang merupakan kolaborasi Tazkiyah, Telkomsel, dan BNI Syariah ini dihelat sejak Senin, 16 Desember 2019.

Public Relation PT Tazkiyah Global Mandiri, Helfitri menuturkan bahwa setiap pendaftaran umrah di lokasi ini akan mendapat benefit khusus.

“Begitu daftar langsung dapat tiket umrah yang bergaransi, tabungan BNI Baitullah iB Hasanah, dan paket Tsel senilai Rp550 ribu,” tuturnya. Paket Tsel yang dimaksud terdiri atas internet 10 GB, voice 45 menit, sms 45 menit.

Sejak pameran dibuka, sudah ada beberapa orang yang mendaftar umrah lewat Tazkiyah. Termasuk di antaranya karyawan Telkomsel.

“Kami bahagia dengan sinergi yang manis ini,” pungkas Helfitri. (sur)

Desember 16, 2019

MAKASSAR – Urus kartu atau layanan Telkomsel lainnya di Grapari sekalian daftar umrah di travel bersertifikasi SNI-ISO, apa bisa?

Jawabannya, bisa. Mulai hari ini, Senin, 16 Desember hingga Sabtu, 21 Desember 2019, ada stan Tazkiyah Global Mandiri di Grapari Telkomsel, Jalan AP Pettarani, Makassar.

Kolaborasi ini terjalin dalam event “Telkomsel Umrah Fair”. Event yang turut didukung BNI Syariah.

Public Relation PT Tazkiyah Global Mandiri, Helfitri membeberkan keuntungan yang akan didapat calon jemaah yang mendaftar di pameran ini.

“Begitu daftar langsung dapat tiket umrah yang bergaransi, tabungan BNI Baitullah iB Hasanah, dan paket Tsel senilai Rp550 ribu,” tuturnya.

Paket Tsel yang dimaksud terdiri atas internet 10 GB, voice 45 menit, sms 45 menit. Paket yang akan membebaskan calon jemaah dari kekhawatiran tidak terkoneksi dengan keluarga di tanah air saat sudah di Arab Saudi nanti. (sur)

Desember 15, 2019

MAKASSAR – Ada nama Jaenal Mappe Middon dalam daftar jemaah umrah Tazkiyah Global Mandiri, pemberangkatan Minggu, 15 Desember 2019. Nama yang tidak asing. Seorang saudagar Bugis yang dikenal punya sederet bisnis di Gorontalo.

Jaenal yang juga owner Arthama Hotel, Makassar berangkat bersama enam anggota keluarganya. Jadi, total jemaah untuk grup ini hanya tujuh orang. Special request. Paket Platinum sebelas hari. Pesawatnya menggunakan armada Garuda Indonesia, direct flight ke Madinah.

Jaenal memang selalu mempercayakan perjalanan ibadahnya ke tanah suci kepada Tazkiyah. Sudah bertahun-tahun. Sejak 2009.

Bukan hanya dia dan keluarganya. Para karyawan dari berbagai lini usahanya pun rutin diumrahkan. Lewat Tazkiyah juga. Dalam setahun, bisa ada hingga sepuluh orang karyawan yang dia fasilitasi umrah gratis. Salah satu cara dia mengapresiasi prestasi.

“Selain karyawan, sudah sebelas tahun beliau komitmen berangkatkan umrah imam masjid dan keluarga tak mampu,” ujar Ahmad Yani Fachruddin, Presiden Direktur Tazkiyah Global Mandiri, yang mengaku banyak mendapat inspirasi dan ilmu dari sosok Jaenal.

Jaenal lahir di Sengkang, Wajo, 17 Maret 1960. Memulai berwirausaha dengan menjadi pagandeng kampilo, berdagang dengan sepeda motor keliling Gorontalo pada 1983. Dari pasar ke pasar.

Pelan-pelan dia membangun kerajaan bisnis. Ada Mal Karsa Utama (mal terbesar di Gorontalo), usaha supermarket, department store, distributor, properti, perhotelan, dan restoran.

Khusus di bidang perhotelan, Jaenal mengibarkan bendera Arthama Group. Arthama Hotel sudah ada di Makassar (langganan Tazkiyah menginapkan jemaah untuk keperluan manasik dan pemeriksaan kesehatan sehari sebelum berangkat) dan Jakarta. Saat ini, Arthama sedang persiapan ekspansi ke Bali, Yogyakarta, dan Surabaya.

Jaenal adalah Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Gorontalo. Rutin pulang kampung dan berkontribusi untuk tanah tempatnya lahir dan tumbuh.

“Di luar itu semua, beliau adalah pengusaha yang dermawan dan rendah hati,” imbuh Ahmad Yani. (*)

IMG 20191215 152031 1 medium Kisah Inspiratif Jaenal Mappe, Owner Arthama yang Umrah Special Request Bersama Tazkiyah