Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: tazkiyahmandiri@gmail.com

Category Archives: Peristiwa

September 6, 2024

Dalam kalender Islam, terdapat dua belas bulan yang memiliki makna dan keistimewaan tersendiri. Bulan-bulan dalam kalender Hijriah dihitung berdasarkan siklus bulan (lunar), berbeda dengan kalender Masehi yang menggunakan siklus matahari (solar).

Oleh karena itu, setiap tahunnya, bulan Hijriah bergeser sekitar 10 hingga 12 hari lebih awal dibandingkan kalender Masehi.

Keistimewaan bulan Hijriah bukan hanya terletak pada sistem perhitungannya, tetapi juga pada peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di dalamnya, yang sangat berpengaruh bagi umat Islam di seluruh dunia.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail tentang dua belas bulan Hijriah dan peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di masing-masing bulan tersebut.

12 Nama Bulan Hijriah

1. Muharram: Bulan Pembuka yang Suci

Bulan Hijriah diawali dengan Muharram, bulan yang dianggap sebagai salah satu bulan paling suci dalam Islam.

“Muharram” berasal dari kata yang berarti “diharamkan” atau “dilarang,” karena pada zaman pra-Islam, peperangan dilarang selama bulan ini.

bulan hijriah
Source image: canva.com

Bulan ini juga disebut sebagai bulan yang penuh keberkahan, terutama pada hari Asyura yang jatuh pada 10 Muharram. Pada hari ini, disunnahkan untuk melaksanakan puasa Asyura yang dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu.

Peristiwa penting: 1 Muharram: Tahun Baru Islam dan 10 Muharram: Asyura, peristiwa yang dikenang atas selamatnya Nabi Musa dan umatnya dari kejaran Firaun.

2. Safar: Bulan Penuh Tradisi

Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah. Nama “Safar” berasal dari kata Arab yang berarti “kosong” atau “berangkat,” yang merujuk pada kebiasaan suku Arab di masa lalu yang melakukan perjalanan jauh pada bulan ini.

Dalam beberapa tradisi, Safar dianggap sebagai bulan penuh cobaan, namun tidak ada dasar kuat dalam Islam yang mendukung keyakinan ini.

Peristiwa penting: Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar dari Makkah ke Madinah.

3. Rabiul Awal: Bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Rabiul Awal adalah bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, sehingga bulan ini memiliki makna yang sangat istimewa bagi umat Islam.

Selain itu, bulan ini juga dikenal sebagai bulan di mana berbagai peristiwa bersejarah terjadi, termasuk pembangunan masjid pertama dalam Islam, Masjid Quba.

Peristiwa penting: 12 Rabiul Awal: Hari kelahiran dan wafatnya Nabi Muhammad SAW.

4. Rabiul Akhir: Bulan Akhir Musim Semi

bulan hijriah 2024
Source image: canva.com

Bulan keempat dalam kalender Hijriah adalah Rabiul Akhir atau Rabiul Tsani, yang merupakan lanjutan dari bulan Rabiul Awal.

Nama bulan ini masih berkaitan dengan musim semi di Arab, namun bulan ini lebih dikenal sebagai waktu untuk memperingati beberapa perang penting dalam sejarah Islam.

Peristiwa penting: Perang Buhran dan Perang Damsyik.

5. Jumadil Awal: Awal Musim Panas

Jumadil Awal menandai awal musim panas di Jazirah Arab. Nama “Jumadil” mengacu pada kondisi tanah yang kering dan keras akibat musim panas. Pada bulan ini, banyak peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi, termasuk kelahiran beberapa tokoh penting.

Peristiwa penting: Kelahiran ulama besar seperti Imam Ghazali.

6. Jumadil Akhir: Penutup Periode Musim Kering

Jumadil Akhir adalah bulan keenam dalam kalender bulan Hijriah yang menandai akhir musim kering.

Dalam bulan ini, banyak peristiwa bersejarah terjadi, termasuk wafatnya sahabat Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar Ash Shiddiq, dan kelahiran Fatimah Az-Zahra, putri Nabi Muhammad.

Peristiwa penting: Wafatnya Fatimah Az-Zahra dan Abu Bakar Ash Shiddiq.

7. Rajab: Bulan Haram yang Mulia

Rajab adalah bulan ketujuh dalam kalender bulan Hijriah dan termasuk dalam empat bulan haram, yaitu bulan yang diharamkan untuk melakukan peperangan.

Bulan ini sangat dimuliakan dalam Islam, terutama karena peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi pada bulan ini, yaitu perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan kemudian naik ke langit.

Peristiwa penting: 27 Rajab: Isra’ Mi’raj.

8. Syaban: Bulan Persiapan Ramadan

Bulan Syaban adalah bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan dianggap sebagai bulan persiapan menuju Ramadan. Pada pertengahan bulan ini, umat Islam memperingati malam Nisfu Syaban, yang dipercaya sebagai malam penuh ampunan dan berkah.

Peristiwa penting: Malam Nisfu Syaban.

9. Ramadan: Bulan Penuh Berkah dan Pengampunan

Bulan yang paling dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia adalah Ramadan, bulan kesembilan dalam kalender Hijriah.

Selama bulan ini, umat Muslim diwajibkan untuk menjalankan puasa sebagai salah satu rukun Islam. Ramadan juga dikenal sebagai bulan di mana Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Peristiwa penting: 17 Ramadan: Turunnya ayat Al-Qur’an pertama (Nuzulul Qur’an) dan Lailatul Qadar: Malam seribu bulan di salah satu malam ganjil pada 10 hari terakhir Ramadan.

10. Syawal: Bulan Kemenangan

nama bulan hijriah dalam bahasa arab
Source image: canva.com

Setelah Ramadan, umat Muslim merayakan Syawal dengan perayaan Idul Fitri. Bulan ini dianggap sebagai bulan kemenangan karena Muslim telah berhasil menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesabaran dan ketakwaan.

Peristiwa penting: 1 Syawal: Idul Fitri dan Puasa enam hari di bulan Syawal.

11. Dzulqa’dah: Bulan Perdamaian

Bulan Dzulqa’dah adalah bulan yang masuk dalam kategori bulan haram, di mana peperangan dilarang. Bulan ini juga dianggap sebagai bulan persiapan bagi umat Muslim yang hendak menunaikan ibadah haji di bulan berikutnya.

Peristiwa penting: Perjanjian Hudaibiyah antara umat Muslim dan kaum Quraisy.

12. Dzulhijjah: Bulan Haji dan Idul Adha

Bulan terakhir dalam kalender bulan Hijriah adalah Dzulhijjah, bulan yang paling dinantikan oleh umat Islam yang melaksanakan ibadah haji.

Di bulan ini pula, umat Muslim merayakan Idul Adha dan memperingati pengorbanan Nabi Ibrahim AS.

Peristiwa penting: 8-13 Dzulhijjah: Pelaksanaan ibadah haji dan  10 Dzulhijjah: Idul Adha.

Penutup

Bulan Hijriah memiliki keistimewaan dan makna yang mendalam dalam kehidupan umat Islam. Setiap bulan dalam kalender Hijriah tidak hanya membawa keistimewaan tersendiri tetapi juga peristiwa-peristiwa penting yang membentuk sejarah Islam.

Dengan memahami dan mengenal lebih jauh tentang bulan Hijriah, kita bisa semakin memperkuat iman dan menambah kecintaan terhadap agama kita.

Agustus 28, 2024

Nabi Sulaiman AS merupakan salah satu nabi yang banyak dikisahkan dalam Al-Qur’an, dikenal dengan mukjizat yang luar biasa.

Putra Nabi Daud AS ini dikaruniai kerajaan yang luar biasa besar, kekayaan tak tertandingi, serta kemampuan berbicara dengan hewan dan bangsa jin.

Nabi Sulaiman pun dikenal karena doa-doanya yang penuh kekuatan dan hikmah. Dalam Al-Qur’an, doa-doa Nabi Sulaiman yang dipanjatkan menjadi bukti kebesaran Allah SWT dan keberkahan yang diberikan kepada hamba-Nya yang taat.

Kumpulan Doa doa Nabi Sulaiman

Nabi Sulaiman AS adalah contoh bagi umat Islam dalam hal ketakwaan dan keikhlasan dalam berdoa.

Di antara doa-doa yang dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman adalah doa untuk mendapatkan kekayaan, diberi pemahaman, kemampuan untuk meluluhkan hati seseorang, hingga doa agar selalu bisa mensyukuri nikmat dari Allah SWT.

Semua doa Nabi Sulaiman ini menjadi pedoman bagi umat Islam untuk memohon kepada Allah dengan hati yang tulus.

1. Doa Nabi Sulaiman Untuk Kekayaan

doa nabi sulaiman
Source image: pinterest

Doa nabi sulaiman untuk mendatangkan uang adalah salah satu doa Nabi Sulaiman paling terkenal ketika beliau memohon kepada Allah SWT untuk diberi kerajaan yang tidak tertandingi oleh siapa pun. Doa ini terdapat dalam Surat Shad ayat 35:

قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَهَبْ لِيْ مُلْكًا لَّا يَنْۢبَغِيْ لِاَحَدٍ مِّنْۢ بَعْدِيْۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ

“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak seorang jua pun miliki sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (QS Shad: 35)

Namun, ada perbedaan pendapat mengenai apakah doa ini boleh diamalkan oleh umat manusia. Beberapa ulama berpendapat bahwa karena Nabi Sulaiman meminta kerajaan yang tidak akan dimiliki orang lain, doa tersebut hanya boleh dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman sendiri.

Meski demikian, inti dari doa ini adalah mendahulukan istighfar atau memohon ampunan sebelum meminta kekayaan. Nabi Sulaiman memohon kerajaan bukan untuk menumpuk harta, melainkan untuk kepentingan dakwah.

Syofyan Hadi dalam bukunya Tadabbur (2023) menjelaskan bahwa meminta ampunan sebelum memohon kekayaan menunjukkan ketakutan akan dosa dan kesadaran akan kebesaran Allah SWT.

Hal ini mengisyaratkan bahwa harta yang dimiliki harus digunakan untuk kebaikan dan beribadah kepada Allah.

2. Doa Nabi Sulaiman untuk Meluluhkan Hati Seseorang

Nabi Sulaiman AS juga dikenal dengan kebijaksanaannya dalam meluluhkan hati orang lain. Salah satu peristiwa penting adalah ketika beliau mengirim surat kepada Ratu Bilqis, meminta agar sang ratu tunduk kepada Allah SWT.

Doa Nabi Sulaiman untuk meluluhkan hati ini terdapat dalam Surat An-Naml ayat 30-31:

إِنَّهُۥ مِن سُلَيْمَٰنَ وَإِنَّهُۥ بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ۙ أَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ

“Sesungguhnya surat ini dari seseorang bernama Sulaiman, dan sesungguhnya (isinya) dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Janganlah kalian sombong kepadaku, tapi datanglah kepadaku sebagai orang yang berserah diri.” (QS An-Naml: 30-31)

Doa orang ini sering diamalkan sebagai cara untuk meluluhkan hati orang yang sombong atau keras kepala. Syamsuddin Noor dalam bukunya Dahsyatnya Doa Para Nabi (2008) menekankan kekuatan basmalah yang terkandung dalam doa ini.

Membaca basmalah dengan tulus dapat menjadi adab penting dalam berdoa agar doa terkabul.

3. Doa Nabi Sulaiman untuk Hewan

doa nabi sulaiman untuk hewan
Source image: pinterest

Nabi Sulaiman dianugerahi kemampuan memahami bahasa hewan, dan salah satu kisah yang terkenal adalah saat beliau berbicara dengan semut.

Dalam Surat An-Naml ayat 16, dikisahkan bagaimana Nabi Sulaiman memerintahkan pasukannya untuk berhati-hati agar tidak menginjak semut:

وَوَرِثَ سُلَيْمَٰنُ دَاوُۥدَ ۖ وَقَالَ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ عُلِّمْنَا مَنطِقَ ٱلطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِن كُلِّ شَىْءٍ ۖ إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ ٱلْفَضْلُ ٱلْمُبِينُ

“Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: ‘Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata.'” (QS An-Naml: 16)

Dalam peristiwa tersebut, Nabi Sulaiman menunjukkan sikap penuh kasih terhadap makhluk-makhluk Allah, bahkan sekecil semut sekalipun.

Alfa Syah dalam bukunya Kisah Hewan-Hewan Pada Zaman Nabi dan Rasul (2018) menjelaskan bahwa Nabi Sulaiman selalu bersyukur atas nikmat Allah, termasuk kemampuan untuk memahami bahasa hewan.

4. Doa Nabi Sulaiman untuk Mengusir Jin

Sebagai seorang nabi yang memiliki kekuasaan atas bangsa jin, Nabi Sulaiman AS juga memiliki doa khusus untuk mengusir jin dan setan yang mengganggu.

doa nabi sulaiman untuk mengusir jin
Source image: pinterest

Berikut adalah doa Nabi Sulaiman untuk mengusir jin:

يَارَبَّ جِبْرِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ وَعِزْرَائِيلَ وَمَلَكَ سُلَيْمَانَ مِنَ الْمَشْرِقِ إِلَى الْمَغْرِبِ جِنًّا وَإِنسًا وَرِيحًا وَغَمَامًا تَسْلِيمًا كَثِيرًا وَسُبْحَانَهُ وَتَعَالَى جَلَّ جَلَالِهِ وَكَمَالِهِ عَلِيمًا

“Wahai Tuhan, Jibril, Mikail, Israfil, dan Izra’il, serta malaikat Sulaiman dari timur ke barat, untuk jin dan manusia, angin dan awan dengan penuh kesejahteraan yang banyak. Maha Suci Dia yang Maha Tinggi dan Maha Sempurna ilmu-Nya.”

Doa nabi Sulaiman ini menjadi salah satu cara bagi umat Islam untuk memohon perlindungan dari gangguan jin dan setan, mengikuti contoh yang diajarkan oleh Nabi Sulaiman AS.

Penutup

Nabi Sulaiman AS merupakan salah satu nabi yang diberi banyak keistimewaan oleh Allah SWT. Doa-doa yang dipanjatkan oleh beliau menjadi bukti bahwa dengan ketulusan hati dan keikhlasan, Allah SWT akan mengabulkan setiap permintaan yang baik.

Baik itu doa Nabi Sulaiman meminta kekayaan, meluluhkan hati seseorang, atau memohon perlindungan dari gangguan makhluk halus, semua doa Nabi Sulaiman menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi umat Islam.

Dengan mengikuti teladan Nabi Sulaiman, kita diajarkan untuk selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan, serta mengutamakan kebaikan dalam setiap doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT.

Agustus 26, 2024

Nabi Musa AS adalah salah satu utusan Allah SWT yang dianugerahi mukjizat luar biasa. Salah satu mukjizat paling terkenal yang diberikan kepada beliau adalah kemampuannya untuk membelah lautan, peristiwa yang sangat dikenal dalam kisah Nabi Musa.

Kisah ini menjadi pengingat akan kekuasaan Allah SWT dan pelajaran bagi umat manusia tentang kesabaran, keteguhan, dan keimanan yang kuat.

Kisah Nabi Musa Singkat

Nabi Musa AS lahir di Mesir pada masa kekuasaan Firaun, seorang raja yang dikenal zalim dan sewenang-wenang. Firaun memperbudak Bani Israil dan menindas mereka tanpa belas kasihan.

Suatu ketika, Firaun bermimpi bahwa Mesir terbakar, sementara rumah-rumah Bani Israil tetap utuh. Para ahli sihir dan peramal menafsirkan mimpi tersebut sebagai tanda akan lahirnya seorang anak laki-laki dari kalangan Bani Israil yang kelak akan menghancurkan kekuasaan Firaun.

Karena ketakutan, Firaun memerintahkan pembunuhan massal terhadap bayi laki-laki Bani Israil yang baru lahir. Namun, dengan kehendak Allah SWT, Nabi Musa diselamatkan.

Ibunya, demi melindungi putranya dari ancaman tentara Firaun, meletakkan bayi Musa dalam peti yang kemudian dihanyutkan di sungai.

kisah nabi musa
Source image: (Foto: Getty Images/iStockphoto/rudall30)

Peti tersebut akhirnya sampai di istana Firaun dan ditemukan oleh Asiyah, istri Firaun, yang kemudian merawat Nabi Musa seperti anaknya sendiri.

Kisah Nabi Musa Membelah Laut

Seiring waktu, Nabi Musa tumbuh menjadi pria yang bijaksana dan mendapat wahyu dari Allah SWT untuk mengajak Firaun dan kaumnya menyembah Allah.

Namun, Firaun dengan sombong menolak ajakan tersebut, bahkan mengklaim dirinya sebagai tuhan. Nabi Musa tetap sabar dan terus berdakwah hingga akhirnya Allah SWT memerintahkan Nabi Musa untuk membawa Bani Israil keluar dari Mesir menuju Syam.

Perjalanan tersebut tidak mudah, karena Firaun mengetahui rencana Nabi Musa dan memutuskan untuk mengejar beliau beserta pengikutnya dengan tentaranya yang kuat.

Saat Firaun hampir mendekat, Nabi Musa dan pengikutnya terhenti oleh lautan luas yang menghalangi jalan mereka. Pada saat genting inilah, Allah SWT menurunkan wahyu kepada Nabi Musa yang berbunyi:

“Pukullah lautan itu dengan tongkatmu.” Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.” (QS. Asy-Syu’ara Ayat 63).

Atas izin Allah, Nabi Musa memukul lautan dengan tongkatnya, dan seketika lautan terbelah, membentuk dua bagian seperti gunung besar, dan di tengahnya terbentuk jalan kering yang dapat dilalui.

kisah nabi musa membelah laut
Source image: Pinterest

Nabi Musa dan Bani Israil segera melintasi jalan tersebut menuju ke tempat yang aman.

Firaun yang tidak percaya pada mukjizat tersebut memerintahkan tentaranya untuk terus mengejar. Namun, begitu Nabi Musa dan kaumnya berhasil melintasi lautan, air kembali seperti semula.

Firaun dan bala tentaranya pun tenggelam dalam lautan tersebut, membinasakan mereka semua. Peristiwa ini menjadi bukti nyata kekuasaan Allah dan penyelamatan-Nya terhadap hamba-hamba yang beriman.

Kisah Nabi Musa Membelah Laut dalam Al Quran

Kisah Nabi Musa membelah lautan tercatat dalam beberapa ayat Al-Qur’an, salah satunya dalam Surah Asy-Syu’ara ayat 63. Mukjizat ini adalah bukti nyata kuasa Allah SWT yang mampu menyelamatkan umat-Nya dari kejahatan dan penganiayaan.

Dalam berbagai hadist, kisah ini juga sering dijadikan pengingat akan pentingnya keyakinan dan kepasrahan kepada Allah dalam menghadapi cobaan hidup.

Fakta Ilmiah dari Kisah Nabi Musa Membelah Laut Merah

Selain menjadi bagian dari mukjizat ilahi, beberapa ilmuwan modern telah mencoba mencari penjelasan ilmiah terkait peristiwa membelah lautan dalam kisah Nabi Musa.

Salah satu penelitian yang menonjol adalah yang dilakukan oleh Carl Drews dan Weiqing Han dalam studi berjudul Dynamics of Wind Setdown at Suez and the Eastern Nile Delta.

Penelitian ini mengungkap bahwa untuk membelah air laut seperti dalam kisah Nabi Musa, diperlukan angin dengan kecepatan mencapai 384 km/jam.

Kecepatan angin yang sangat tinggi ini dapat menciptakan fenomena atmosfer yang dikenal sebagai “angin terbenam”, di mana angin tersebut mampu mendorong air laut hingga terbentuk jalur darat yang kering untuk beberapa waktu.

Fenomena ini diyakini bisa menjelaskan bagaimana lautan terbelah, memungkinkan rombongan Nabi Musa untuk menyeberangi laut dengan selamat sebelum air kembali ke posisi semula.

Menurut hipotesis ini, jalur darat yang terbentuk di tengah lautan dapat bertahan selama beberapa jam, cukup waktu bagi Nabi Musa dan Bani Israil untuk menyeberangi laut sebelum air kembali menutup dan menenggelamkan Firaun beserta tentaranya.

Hikmah Kisah Nabi Musa Membelah Lautan

Kisah Nabi Musa membelah laut mengajarkan banyak pelajaran berharga bagi umat Islam. Pertama, kisah ini menekankan pentingnya keimanan dan keteguhan hati dalam menghadapi tantangan hidup.

Nabi Musa tidak pernah ragu akan kekuasaan Allah, bahkan di saat situasi tampak mustahil. Kesabaran dan keyakinan beliau membawa keselamatan bagi dirinya dan kaumnya.

Kedua, kisah ini mengingatkan kita akan keadilan Allah SWT. Firaun, yang telah melakukan kezaliman besar, akhirnya menerima hukuman yang setimpal atas kesombongan dan penolakannya terhadap kebenaran.

kisah nabi musa
Source image: partaipandai.id

Ini adalah pengingat bahwa tidak ada kekuasaan di bumi yang dapat menandingi kekuasaan Allah.

Kisah Nabi Musa membelah lautan juga menjadi bukti bahwa Allah SWT selalu bersama hamba-Nya yang beriman dan berusaha menegakkan kebenaran.

Mukjizat yang diberikan kepada Nabi Musa adalah salah satu dari banyak mukjizat yang menunjukkan kekuasaan Allah dan kebesaran-Nya.

Penutup

Kisah Nabi Musa membelah lautan adalah salah satu peristiwa mukjizat yang luar biasa dalam sejarah kenabian. Dengan izin Allah, Nabi Musa mampu menyelamatkan Bani Israil dari kejaran Firaun dan bala tentaranya.

Peristiwa ini tidak hanya menegaskan keimanan Nabi Musa dan pengikutnya, tetapi juga menunjukkan keadilan Allah yang selalu berpihak pada kebenaran.

Penelitian ilmiah tentang fenomena ini, meskipun memberikan beberapa penjelasan ilmiah, tetap tidak dapat mengurangi keyakinan bahwa peristiwa tersebut adalah mukjizat dari Allah.

Kita sebagai umat Islam dapat mengambil banyak hikmah dari kisah Nabi Musa ini, terutama dalam hal kesabaran, keyakinan, dan penyerahan diri kepada kehendak Allah SWT.

Agustus 7, 2024

Shalat jenazah adalah salah satu bentuk ibadah penting dalam Islam yang dilaksanakan untuk menghormati orang yang telah meninggal dunia.

Shalat jenazah ini dilakukan dengan empat kali takbir tanpa rukun, sujud, dan duduk. Sebagai bentuk kewajiban, shalat jenazah harus dilakukan oleh umat Muslim ketika ada di antara mereka yang meninggal dunia.

Hukum Shalat Jenazah

Shalat jenazah merupakan kewajiban kifayah, yaitu kewajiban yang pelaksanaannya dapat dipenuhi jika sudah dilaksanakan oleh sebagian kaum Muslimin.

hukum shalat jenazah
Source image: tvonenews.com

Namun, jika tidak ada yang melaksanakannya, maka seluruh kaum Muslimin akan berdosa. Hukum ini berdasarkan hadits berikut:

عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الأَكْوَعِ ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أُتِيَ بِجَنَازَةٍ لِيُصَلِّيَ عَلَيْهَا ، فَقَالَ : هَلْ عَلَيْهِ مِنْ دَيْنٍ ؟ قَالُوا : لاَ فَصَلَّى عَلَيْهِ ثُمَّ أُتِيَ بِجَنَازَةٍ أُخْرَى ، فَقَالَ : هَلْ عَلَيْهِ مَنْ دَيْنٍ قَالُوا نَعَمْ قَالَ صَلُّوا عَلَى صَاحِبِكُمْ قَالَ أَبُو قَتَادَةَ عَلَيَّ دَيْنُهُ يَا رَسُولَ اللهِ فَصَلَّى عَلَيْهِ – رواه البخاري

Dari Salamah bin al-Akwa’ r.a., ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah didatangkan seorang jenazah, agar beliau menshalatinya. Lantas beliau bertanya, ‘Apakah orang ini punya hutang?’ Mereka menjawab, ‘Tidak’. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyolatkan jenazah tersebut. Kemudian didatangkan jenazah yang lain. Beliau bertanya, ‘Apakah dia punya hutang?’ Mereka menjawab, ‘Ya’. Beliau berkata, ‘Shalatkanlah sahabat kalian.’ Abu Qatadah berkata, ‘Saya yang menanggung hutangnya wahai Rasulullah.’ Lalu beliau menyolatkan jenazah tersebut. (HR. Bukhari).

Hadits ini menunjukkan bahwa shalat jenazah adalah kewajiban kifayah dan harus dilaksanakan jika ada yang meninggal dunia.

Jika ada jenazah yang memiliki hutang, maka umat Muslim harus memastikan ada yang menanggung hutangnya sebelum melaksanakan shalat jenazah.

Tata Cara Shalat Jenazah

Shalat jenazah dilaksanakan dengan empat kali takbir tanpa rukun, sujud, dan duduk. Prosedur shalat jenazah ini sama untuk laki-laki dan perempuan, dan dilakukan secara berdiri.

Berikut adalah rukun serta tata cara shalat jenazah:

Tata Cara Shalat Jenazah Laki laki & Perempuan

1. Berniat

Niat shalat jenazah dilafalkan dalam hati, namun bagi yang terbiasa, dapat juga diucapkan secara lisan.

Niat Shalat Jenazah Laki-laki

Ushalli ‘ala hadzal mayyiti arba’a takbiratin fardhu kifayati (imaman/ma’muman) lillahi Ta’ala. Allahu akbar.

Artinya: “Saya berniat shalat untuk mayat ini empat takbir karena menjalankan fardhu kifayah sebagai (imam/makmum) karena Allah Ta’ala. Allah Mahabesar.”

Niat Shalat Jenazah Perempuan

Ushalli ‘ala hadzihil mayyitati arba’a takbiratin fardhu kifayati (imaman/ma’muman) lillahi Ta’ala. Allahu akbar.

Artinya: “Saya berniat shalat untuk mayat ini empat takbir karena menjalankan fardhu kifayah sebagai (imam/makmum) karena Allah Ta’ala. Allah Mahabesar.”

2. Takbiratul Ihram (Takbir Pertama)

Setelah membaca niat, bacalah takbiratul ihram dan kemudian membaca Surah Al-Fatihah.

3. Takbir Kedua

tata cara shalat jenazah
Source image: liputan6.com

Setelah takbir kedua, bacalah shalawat Nabi Muhammad SAW. Bacaan shalawat yang disarankan adalah sebagai berikut:

Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammad wa ‘alâ âli sayyidinâ Muhammad, kamâ shallaita ‘alâ sayyidinâ Ibrâhîm wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhim, wa bârik ‘alâ sayyidinâ Muhammad, wa ‘alâ âli sayyidinâ Muhammad, kamâ bârakta ‘alâ sayyidina Ibrâhîm wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhim fil ‘âlamîna innaka hamîdun majîd.

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.”

4. Takbir Ketiga

Bacalah takbir ketiga dan dilanjutkan dengan doa untuk jenazah. Bacaan doa untuk jenazah adalah sebagai berikut:

Doa untuk Jenazah Laki-laki

Allâhummaghfir lahu warhamhu wa ‘âfihi wa‘fu anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkhalahu waghsilhu bilmâ’i wats tsalji wal baradi, wa naqqihi minal khathâyâ kamâ naqaita ats-tsauba al-abyadh minad danasi, wa abdilhu dâran khairan min dârihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi wa adkhilhu al-jannata wa a’idzhu min ‘adzâbil qabri wa min adzâbinnâr.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, bebaskanlah dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempatnya, luaskanlah kuburnya, dan mandikanlah ia dengan air, salju, dan es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran. Berikan ia rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya. Kemudian masukkanlah ia ke dalam surga dan lindungilah ia dari siksa kubur dan siksa neraka.”

Doa untuk Jenazah Perempuan

Allâhummaghfir lahâ warhamhâ wa ‘âfihâ wa‘fu anhâ wa akrim nuzulahâ wa wassi’ madkhalahâ waghsilhâ bilmâ’i wats tsalji wal baradi, wa naqqihâ minal khathâyâ kamâ naqaita ats-tsauba al-abyadh minad danasi, wa abdilhâ dâran khairan min dârihâ wa ahlan khairan min ahlihâ wa zaujan khairan min zaujihâ wa adkhilhâ al-jannata wa a’idzhâ min ‘adzâbil qabri wa min adzâbinnâr.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, bebaskanlah dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempatnya, luaskanlah kuburnya, dan mandikanlah ia dengan air, salju, dan es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran. Berikan ia rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya. Kemudian masukkanlah ia ke dalam surga dan lindungilah ia dari siksa kubur dan siksa neraka.”

5. Takbir Keempat

tata cara sholat jenazah sesuai sunnah
Source image: canva.com

Setelah membaca doa, bacalah takbir keempat dan disunnahkan untuk membaca doa berikut:

Untuk jenazah laki-laki

Allâhumma lâ tahrimnâ ajrahu wa la taftinna ba’dahu waghfir lanâ wa lahu.

Artinya: “Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan beri fitnah (cobaan) bagi kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.”

Untuk jenazah perempuan

Allâhumma lâ tahrimnâ ajrahâ wa la taftinna ba’dahâ waghfir lanâ wa lahâ.

Artinya: “Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan beri fitnah (cobaan) bagi kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.”

6. Salam

Setelah takbir keempat, ucapkan salam ke kanan dan ke kiri.

Assalamu’alaikum wa rahmatullah.

Penutup

Shalat jenazah adalah salah satu bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang telah meninggal dunia. Melaksanakannya dengan khusyuk dan penuh pengertian adalah bentuk kepedulian kita sebagai umat Islam terhadap sesama.

Semoga panduan ini bermanfaat dan memudahkan Anda dalam melaksanakan shalat jenazah. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau membutuhkan klarifikasi, jangan ragu untuk bertanya.

Agustus 6, 2024

Dalam agama Islam, dianjurkan untuk membaca doa sebelum melakukan berbagai aktivitas. Salah satu doa yang sangat penting adalah doa pembuka rezeki.

Doa pembuka rezeki ini memiliki tujuan untuk mempermudah usaha dalam mencari rezeki, mengingatkan umat Muslim akan ketergantungan mereka kepada Allah dalam setiap aspek kehidupan, serta memperkuat keyakinan bahwa rezeki berasal dari-Nya.

Doa Pembuka Rezeki dari Segala Penjuru

doa pembuka rezeki
Source image: canva.com

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat At-Talaq ayat 3:

وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Artinya: “Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.”

Berikut doa pembuka rezeki dari segala penjuru yang sebaiknya kamu hafal dan baca setiap hari

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ اَنْوَاعِ الرِّزْقِ وَالْفُتُوْحَاتِ، بَابَاسِطَ الَّذِيْ يبَسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَآء بِغَيْرِ حِسَابٍ اُبْسُطْ عَلَيَّ رِزْقًا كَثِيْرًا مِنْ كُلِّ جِهَةٍ مِنْ خَزَائِنِ رِزْقِكَ بِغَيْرِ مِنَّةٍ مَخْلُوْقٍ بِفَضْلِكَ وَكَرَمِكَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Artinya: “Wahai Allah limpahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad Saw; sebanyak aneka rupa rizqi. Wahai Dzat Yang Maha Meluaskan rizqi kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. Luaskan dan banyakanlah rizqiku dari segenap setiap penjuru dan perbendaharaan rizqi-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu jua. Dan limpahkanlah pula rahmat dan salam atas dan para sahabat beliau.”

Doa ini mengandung permohonan agar Allah meluaskan dan memperbanyak rezeki dari berbagai penjuru, memohon agar rezeki datang tanpa melalui perantara manusia dan semata-mata karena kemurahan Allah.

Doa Pembuka Rezeki di Pagi Hari

Rasulullah SAW mengajarkan doa pembuka rezeki dan dzikir di pagi hari untuk mengharapkan keberkahan sepanjang hari. Berikut beberapa doa pagi hari yang mustajab:

doa pembuka rezeki di pagi hari
Source image: canva.com

Doa Pertama

يَا أَوَّلَ الْأَوَّلِينَ وَيَا آخِرَ الْآخِرِينَ وَيَا ذَا الْقُوَّةِ الْمَتِينَ وَيَا رَاحِمَ الْمَسَاكِينَ وَيَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Artinya: “Wahai Yang Maha Awal di antara mereka yang awal, wahai Yang Maha Akhir di antara mereka yang akhir, Wahai Yang Memiliki Kekuatan, wahai Yang Menyayangi orang-orang miskin, wahai Yang Maha Pengasih di antara mereka yang pengasih.” (HR. Abu Dawud)

Doa Kedua

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (HR. Ibnu Majah, no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Doa ini dipanjatkan Rasulullah SAW setelah salam shalat subuh, memohon ilmu bermanfaat, rezeki yang halal, dan amal yang diterima.

Doa Ketiga

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Artinya: “Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan.)

Doa ini disampaikan dalam hadits Ali, memohon agar Allah mencukupi kebutuhan dengan yang halal dan menjauhkan dari yang haram.

Doa Keempat

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ

Artinya: “Wahai Dzat yang Maha Hidup, serta Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan, perbaiki seluruh urusan atau keadaanku, dan janganlah Engkau mewakilkan aku kepada diriku sendiri dalam sekejap mata pun.” (HR. Imam An-Nasai, Imam al-Bazzar, dan Imam al-Hakim)

Doa ini memohon kepada Allah untuk memperbaiki segala urusan dan menghindarkan dari segala kesusahan.

Doa Pembuka Rezeki untuk Usaha

doa pembuka rezeki untuk usaha
Source image: canva.com

Berdagang adalah salah satu cara untuk menjemput rezeki. Dengan berdagang, banyak orang mencari nafkah, termasuk Rasulullah SAW yang juga berdagang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Namun, berdagang tidak lepas dari risiko dan tantangan. Untuk itu, doa pembuka rezeki untuk usaha sangat penting agar usaha berjalan lancar.

Salah satu doa pembuka rezeki untuk usaha atau dagang yang dicontohkan oleh Nabi Sulaiman AS terdapat dalam Surah An-Naml ayat 19:

فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ

Artinya: “Maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, ‘Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.'”

Doa ini mengajarkan pentingnya syukur atas nikmat Allah dan memohon agar diberikan kemudahan dalam berusaha, serta dimasukkan ke dalam golongan orang-orang saleh.

Dengan memahami dan mengamalkan doa-doa ini, diharapkan setiap usaha dalam mencari rezeki menjadi lebih berkah dan sukses. Semoga Allah SWT mempermudah dan melimpahkan rezeki dari berbagai penjuru.

Penutup

Sebagai penutup, doa pembuka rezeki memegang peranan penting dalam kehidupan seorang Muslim. Dengan membaca doa ini, kita tidak hanya berusaha untuk membuka pintu rezeki dari segala penjuru, tetapi juga mengingatkan diri kita akan ketergantungan kita pada Allah SWT.

Doa-doa yang telah diajarkan Rasulullah SAW dan para nabi, seperti doa pagi hari dan doa khusus untuk usaha, mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dan berdoa dengan tulus.

Melalui doa pembuka rezeki ini, kita meminta agar Allah memberkahi usaha kita, memperluas rezeki, dan memberikan keberkahan dalam setiap langkah yang kita ambil.

Semoga dengan niat dan usaha yang disertai doa yang penuh keyakinan, kita dapat meraih rezeki yang halal dan berkah, serta mendapatkan kemudahan dalam setiap aktivitas kita. Aamiin.