fbpx
Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: info@tazkiyahtour.co.id

Blog

February 2, 2022

inilah perbedaan haji dan umroh yang wajib anda ketahui. Nomor 3 harus diperhatikan baik – baik

Haji dan umroh adalah dua jenis ibadah yang mempunyai kemiripan dari segi pelaksanaannya. Kedua jenis ibadah ini juga mempunyai tempat pelaksanaan yang sama yaitu di Tanah Suci Mekah. Namun sesungguhnya kedua jenis ibadah tersebut mempuyai perbedaan. Lalu apa perbedaan haji dan umroh yang harus diketahui? Simak ulasan berikut.

Perbedaan haji dan umroh dapat dilihat dari perbedaan hukum, waktu pelaksanaan, perbedaan rukun, perbedaan dan perbedaan kewajiban.

  1. perbedaan haji dan umroh dari segi hukum.
    Perbedaan haji dan umroh yang pertama terletak pada hukumnya. Pada surah Ali Imran ayat 98 Allah SWT berfirman yang artinya “Dan bagi Allah subhanahu wata’ala, wajib bagi manusia untuk melaksanakan haji ke Baitullah” (QS Ali Imran 98). Berdasarkan ayat ini para ulama sepakat bahwa hukum ibadah haji adalah wajib dan hal ini telah diketahui dan disepakati oleh setiap kalangan ummat Islam.
    ibadah haji merupakan rukun Islam ke lima yang wajib dilaksanakan bagi seluruh umat Islam yang memenuhi syarat wajib untuk melaksanakannya. Jadi apabila ada orang yang sudah mampu dan memenuhi syarat untuk menunaikan ibadah haji tapi tidak melaksanakan ibadah haji, maka mereka termasuk orang yang berdosa. Oleh karena itu pemerintah dan pihak terkait terus mengingatkan dan menghimbau ummat Islam yang sudah memiliki kemampuan untuk segera atau menyegerakan daftar haji, mengingat antrian haji semakin panjang dari waktu – kewaktu.

    Sedangkan para ulama masih berbeda pendapat tentang hukum ibadah umroh. Pada surah al-Baqarah ayat 196, Allah SWT berfirman yang artinya “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah untuk Allah” (QS al-Baqarah: 196). Berdasarkan ayat ini, ada ulama yang berpendapat bahwa hukum ibadah umroh adalah wajib. sedangkan sebagian ulama berpendapat bahwa hukum ibadah umrah adalah sunnah.

    perbedaan haji dan umroh
                                                                             Foto : Tazkiyah Tour

  2. perbedaan haji dan umroh dari segi waktu pelaksanaan.
    Perbedaan haji dan umroh yang kedua dan paling mudah diketahui adalah perbedaan dari waktu pelaksanaannya. Ibadah umroh dapat dilaksanakan kapan saja dan tidak ada batasan waktu untuk pelaksanaan ibadah umroh. Namun biasanya pemerintah menutup masjid Haram untuk pelaksanaan umroh khususnya ketika sudah memasuki persiapan pelaksanaan ibadah haji.
    Sementara waktu pelaksanaan ibadah haji lebih sempit di banding umroh. Ibadah haji dilaksanakan satu kali satu tahun dengan waktu pelaksanaan yang terbatas mulai dari awal bulan Syawal sampai subuhnya hari raya idul adha (10 dzulhijjah)
  3. Perbedaan haji dan umroh dari rukun haji dan rukun umroh.
    Perbedaan selanjutnya terletak dari segi rukun. Rukun dalam ibadah menjadi penenetu keabsahan setiap ibadah yang dilakukan. Jadi rukun ini tidak bisa ditinggalkan karena apabila salah satu rukun ditinggalkan maka ibadah menjadi tidak sah.
    Rukun ibadah umroh ada empat yaitu niat ihram, tawaf, sa’I dan tahallul (memotong rambut) sedangkan rukun Ibadah Haji ada lima yaitu Niat Ihram, Wukuf di Arafah, Tawaf Ifadhah, Sa’I dan Tahallul (memotong rambut).
    Setiap pelaksanaan manasik ditekankan pentingya bagi Jemaah untuk mengetahui rukun haji dan umroh karena menjadi penentu keabsahan haji atau umroh. Apabila salah satu rukunnya ditinggalkan maka ibadah haji dan umroh menjadi tidak sah dan tidak bisa diganti dengan Dam (denda)
  4.  Perbedaan dari segi wajib haji dan wajib umroh
    Berbeda dengan rukun umroh atau rukun haji, kewajiban haji atau kewajiban umroh adalah ritual manasik yang apabila ditinggalkan tidak membatalkan haji atau umroh, tapi wajib di ganti dengan Dam (denda). Namun perlu diketahui bahwa kewajiban haji atau kewajiban umroh tidak boleh ditinggalkan dengan sengaja, kecuali ada uzur yang membolehkan secara syar’i’.
    Wajib haji ada lima yaitu, niat ihram dari miqat, menginap di Muzdalifah, menginap di Mina, tawaf wada’ (tawaf perpisahan), dan melempar jumrah. Sedangkan wajib umrah ada dua yaitu niat ihram dari miqat dan menjauhi segala larangan – larangan ihram.

Jadi meskipun ibadah haji dan umroh mempunya persamaan namun terdapat perbedaan – prebedaan diantara keduanya. Perbedaan haji dan umroh terletak pada perbedaan hukum, waktu pelaksanaan, rukun, dan kewajiban. Hal ini sangat perlu diketahui oleh ummat islam sambil mempersiapkan perlengkapan haji yang perlu dibawa.

Sumber Berita : https://islam.nu.or.id/haji-umrah-dan-kurban/4-perbedaan-haji-dan-umrah-sSZcD

Bagikan :