Hi, How Can We Help You?

Arsip Tag: Travel Umrah Makassar

January 11, 2020

JAKARTA – Tidak ada ampun bagi perusahaan travel umrah yang tak menuruti regulasi. Kementerian Agama pun mencabut izin operasional  11 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Penyebabnya, beber, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, M Arfi Hatim, sampai batas waktu yang ditentukan, ke-11 PPIU tersebut tidak melakukan sertifikasi sebagai Biro Perjalanan Wisata (BPW).

Kemenag tegas menjalankan PMA Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah. Menurut Arfi, Pasal 48 ayat (4) PMA 8/2018 mengatur, paling lama 1 (satu) tahun sejak diundangkannya, PPIU wajib memiliki sertifikat usaha jasa perjalanan wisata dengan kategori biro perjalanan wisata. Jika tidak bisa dipenuhi, maka pada ayat (5) diatur sanksi izin operasionalnya sebagai PPIU dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

“Sampai batas akhir yang telah ditentukan di tahun 2019, mereka tidak menyerahkan sertifikat BPW. Bahkan, mereka juga tidak menyampaikan laporan progres sertifikasinya. Oleh karena itu, sesuai ketentuan, izin operasionalnya dicabut,”  tegas Arfi di situs resmi Kemenag, kemarin.

PPIU yang tidak lagi mendapatkan izin adalah PT Madani Mitra Mulia, PT Kayangan Mandiri Utama, PT Witami Prabuana Cipta, PT Arhas Bugis Tour & Travel, PT Arthayu Jeanan Lintasbuana, PT Alharam Wisata Illah.

Kemudian PT Hijau Tumbuh Kembang, PT Fahmul Fauzy, PT Kalam Imran Farok Tours, PT Praba Arta Buana Utama, dan PT Fatuha Amanah Wisata Insani. (*/fit-sur)

January 10, 2020
January 10, 2020

MADINAH – Ada Tazqiyah dalam rombongan jemaah umrah Tazkiyah Global Mandiri pemberangkatan 9 Januari 2020. Nurtazqiyah Amrullah Rabby nama lengkapnya. Remaja putri kelahiran Palopo, 25 Februari 2003.

Karena namanya yang nyaris sama dengan nama travel yang memberangkatkannya, Tazqiyah pun jadi pusat perhatian sejak rombongan mulai kumpul di Dalton Holten, Makassar, Rabu, 8 Januari 2020.

Namanya berulang kali disebut-sebut di sela acara manasik dan pemeriksaan kesehatan. Bahkan hingga keesokan harinya, pagi, jelang berangkat ke bandara, Tazqiyah terus jadi “bintang”. Tambah riuh lagi saat Tazqiyah memegang memegang mini banner bertuliskan “I Love Tazkiyah”.

Tazqiyah berangkat bersama 49 jemaah lainnya. Termasuk kedua orang tuanya; Amrullah Rabby Latangke dan Yanti Gustina Syukur.

Sang ayah juga sempat bergurau saat jemaah bergiliran mengisi paket pulsa data di booth Telkomsel. “Harusnya ada diskon paket data, karena namanya sama dengan travel,” ucapnya, tertawa.

Saat berita ini diturunkan, rombongan sudah tiba di Madinah, Arab Saudi. Bersiap untuk langsung salat Subuh di Masjid Nabawi, kemudian kembali ke hotel untuk sarapan.

Grup ini mengambil paket gold dan platinum dengan durasi 11 hari. Dijadwalkan tiba kembali di Makassar, Minggu, 19 Januari 2020. (fit-sur)

January 8, 2020

MAKASSAR – Banyak yang baru dari Tazkiyah Global Mandiri di tahun baru ini. Desain “Tiket Umrah” salah satunya. Produk khas yang dirilis Tazkiyah sejak 30 Juni 2015 itu kini tampil dengan wajah anyar. Lebih modern dan praktis.

Secara keseluruhan, fungsinya nyaris sama dengan pendahulunya. Yakni jaminan kepastian kepada para calon jemaah umrah. Mulai dari tanggal keberangkatan hingga fasilitas yang akan diterima.

Namun ada satu tambahan fungsi yang membuat Tiket Umrah semakin menarik. Yaitu sekaligus menjadi kartu garansi. Berisi jaminan jemaah bakal menerima pengembalian uang apabila berangkat tidak sesuai jadwal atau tak mendapatkan fasilitas sebagaimana mestinya.

“Jadi jika dahulu kartu ini hanya bernama Tiket Umrah, sekarang nama resminya adalah Tiket Umrah dan Kartu Garansi,” ujar Ahmad Yani Fachruddin, Presiden Direktur PT Tazkiyah Global Mandiri, Rabu, 8 Januari 2020.

Desain baru Tiket Umrah dan Kartu Garansi ini juga membuat dokumen yang diterima jemaah lebih efisien. Dari sebelumnya total delapan lembar, kini tinggal satu lembar. Praktis digenggam dan dibawa ke mana-mana.

Di halaman depan ada data identitas jemaah, kode booking pesawat, tanggal keberangkatan, nama program, hingga fasilitas. Nomor penerbangan, nama bus, nama hotel, hingga asuransi perjalanan dan jiwa.

Di halaman belakang tertera ketentuan umum. Termasuk harga dan cara pembayaran, persyaratan umrah, hingga mekanisme pembatalan. Ditandatangani pihak Tazkiyah dan jemaah bersangkutan. Fungsinya sebagai akad.

Tiket Umrah dan Kartu Garansi terbaru mulai digunakan rombongan jemaah pemberangkatan 9 Januari 2020.

Tiket Umrah menjadi andalan Tazkiyah sejak pertama kali di-launching. Sebab menjadi penanda layanan berkualitas. Bukti kontrak jual beli antara Tazkiyah dan jemaah. Di dalamnya terdapat rincian 12 komponen. Mulai dari pemberangkatan, selama berada di tanah suci, hingga kembali ke tanah air. Lengkap, tidak ada lagi yang layak digelisahkan.

Tiket Umrah juga yang mengantarkan Tazkiyah menjadi travel umrah dan haji pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi ISO. Lalu pada 2019, produk tersebut membuat Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI) mengganjar Tazkiyah dengan trofi Raksa Nugraha Award. Di tahun yang sama, oleh Badan Standardisasi Nasional(BSN), travel berusia 19 tahun ini dianugerahi SNI Award, penghargaan tertinggi pemerintah RI untuk penerap SNI. (sur)

January 7, 2020

EMPAT puluh delapan jemaah umrah Tazkiyah Global Mandiri pemberangkatan 26 Desember 2019 sudah di tanah air. Rombongan tiba di Makassar dan Jakarta, Minggu, 5 Januari 2020.

Di bawah ini ada beberapa gambar yang akan menjadi oleh-oleh tambahan para jemaah, serta kita semua. Menariknya, seluruhnya dipotret oleh seorang profesor, baik ketika sedang di Madinah maupun di Mekah. Kamaruddin Amin nama sang fotografer. Putra Bugis, asal Bone. Kini menjabat sebagai Dirjen Pendidikan Islam di Kementerian Agama RI.

Pak Prof ternyata punya minat fotografi. Dan kita bisa nikmati bersama hasilnya. Dari matahari terbit di Jabal Rahmah hingga senja di pelataran Masjidilharam;

Mengunjungi Jabal Rahmah.

Ramai di Jabal Tsur.

Waktu berharga.

Jalan-jalan di Kota Mekah.

Mengabadikan diri dan Masjid Quba di Madinah.

Menunggu teman.

Sang mutawif.

Di tengah lalu lalang orang dan merpati.

Matahari terbenam, dilihat dari balik bangunan Masjidilharam.

January 4, 2020

MAKASSAR – Jika “undangan” itu sudah tiba waktunya datang, tidak ada yang bisa menghalangi. Siapa sangka pagi ini, Sabtu, 4 Januari 2020, Nahdiah Thahir tidak cuma bisa meramaikan acara kantor, tetapi juga pulang dengan seat umrah di tangan.

Pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel itu menjadi salah satu peserta jalan santai Hari Amal Bakti (HAB) ke-74 yang beruntung mendapatkan hadiah utama. Nomor undiannya dibacakan dengan lantang oleh Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, yang juga mencabut gulungan kertas dari stoples.

Nahdiah mengaku sangat bersyukur. Dia akhirnya bakal berkesempatan lagi ke tanah suci. Dahulu wanita kelahiran Pinrang, 25 Februari 1967 itu sudah menjalankan ibadah haji.

“Alhamdulillah. Rezeki tak terduga. Walau kupon cuma selembar, tetapi nomor itu yang naik,” ujarnya di atas panggung. Di lokasi, beberapa peserta jalan santai memang tampak ada yang memegang lebih dari satu kupon. Ada bahkan yang mengaku memiliki tiga kupon.

Hadiah umrah untuk Nahdiah dipersembahkan oleh PT Tazkiyah Global Mandiri, perusahaan travel umrah dan haji khusus yang berbasis di Makassar. Total ada empat jatah umrah pada acara jalan santai ini. Tiga lainnya diberikan oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Manajemen Tazkiyah Global Mandiri diwakili oleh Managing Director, Adnan Syahruddin, beserta beberapa staf. “Kami bahagia bisa menjadi bagian dari acara ini,” tutur Adnan.

Acara tersebut bertajuk Gerak Jalan Sehat Kerukunan (GJSK). Diikuti puluhan ribu orang. Start dari Lapangan Karebosi ke Jalan Ahmad Yani–Jenderal Sudirman–Karunrung-Sultan Hasanuddin–Slamet Riyadi–Ahmad Yani, dan finis lagi di Lapangan Karebosi.

Ini merupakan rangkaian peringatan HAB lingkup Kemenag Sulsel. Sejak 17 Desember 2019 lalu sudah digelar berbagai kegiatan dan lomba. Rangkaian akan ditutup dengan acara ramah tamah keluarga besar, Minggu, 5 Januari 2020, di Asrama Haji Sudiang, Makassar.

“Sekali lagi inilah bentuk apresiasi kami warga Kementerian Agama dalam menyambut dan memperingati hari jadi institusi yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan di negara ini. Khususnya pembangunan di bidang agama dan keagamaan,” ujar Anwar Abu Bakar, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel. (war)