fbpx
Hi, How Can We Help You?

Arsip Kategori: Berita

January 7, 2020

EMPAT puluh delapan jemaah umrah Tazkiyah Global Mandiri pemberangkatan 26 Desember 2019 sudah di tanah air. Rombongan tiba di Makassar dan Jakarta, Minggu, 5 Januari 2020.

Di bawah ini ada beberapa gambar yang akan menjadi oleh-oleh tambahan para jemaah, serta kita semua. Menariknya, seluruhnya dipotret oleh seorang profesor, baik ketika sedang di Madinah maupun di Mekah. Kamaruddin Amin nama sang fotografer. Putra Bugis, asal Bone. Kini menjabat sebagai Dirjen Pendidikan Islam di Kementerian Agama RI.

Pak Prof ternyata punya minat fotografi. Dan kita bisa nikmati bersama hasilnya. Dari matahari terbit di Jabal Rahmah hingga senja di pelataran Masjidilharam;

Mengunjungi Jabal Rahmah.

Ramai di Jabal Tsur.

Waktu berharga.

Jalan-jalan di Kota Mekah.

Mengabadikan diri dan Masjid Quba di Madinah.

Menunggu teman.

Sang mutawif.

Di tengah lalu lalang orang dan merpati.

Matahari terbenam, dilihat dari balik bangunan Masjidilharam.

January 4, 2020

MAKASSAR – Jika “undangan” itu sudah tiba waktunya datang, tidak ada yang bisa menghalangi. Siapa sangka pagi ini, Sabtu, 4 Januari 2020, Nahdiah Thahir tidak cuma bisa meramaikan acara kantor, tetapi juga pulang dengan seat umrah di tangan.

Pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel itu menjadi salah satu peserta jalan santai Hari Amal Bakti (HAB) ke-74 yang beruntung mendapatkan hadiah utama. Nomor undiannya dibacakan dengan lantang oleh Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, yang juga mencabut gulungan kertas dari stoples.

Nahdiah mengaku sangat bersyukur. Dia akhirnya bakal berkesempatan lagi ke tanah suci. Dahulu wanita kelahiran Pinrang, 25 Februari 1967 itu sudah menjalankan ibadah haji.

“Alhamdulillah. Rezeki tak terduga. Walau kupon cuma selembar, tetapi nomor itu yang naik,” ujarnya di atas panggung. Di lokasi, beberapa peserta jalan santai memang tampak ada yang memegang lebih dari satu kupon. Ada bahkan yang mengaku memiliki tiga kupon.

Hadiah umrah untuk Nahdiah dipersembahkan oleh PT Tazkiyah Global Mandiri, perusahaan travel umrah dan haji khusus yang berbasis di Makassar. Total ada empat jatah umrah pada acara jalan santai ini. Tiga lainnya diberikan oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Manajemen Tazkiyah Global Mandiri diwakili oleh Managing Director, Adnan Syahruddin, beserta beberapa staf. “Kami bahagia bisa menjadi bagian dari acara ini,” tutur Adnan.

Acara tersebut bertajuk Gerak Jalan Sehat Kerukunan (GJSK). Diikuti puluhan ribu orang. Start dari Lapangan Karebosi ke Jalan Ahmad Yani–Jenderal Sudirman–Karunrung-Sultan Hasanuddin–Slamet Riyadi–Ahmad Yani, dan finis lagi di Lapangan Karebosi.

Ini merupakan rangkaian peringatan HAB lingkup Kemenag Sulsel. Sejak 17 Desember 2019 lalu sudah digelar berbagai kegiatan dan lomba. Rangkaian akan ditutup dengan acara ramah tamah keluarga besar, Minggu, 5 Januari 2020, di Asrama Haji Sudiang, Makassar.

“Sekali lagi inilah bentuk apresiasi kami warga Kementerian Agama dalam menyambut dan memperingati hari jadi institusi yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan di negara ini. Khususnya pembangunan di bidang agama dan keagamaan,” ujar Anwar Abu Bakar, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel. (war)

January 2, 2020
January 2, 2020

MEKAH – Momen unik dirasakan 48 jemaah umrah Tazkiyah Global Mandiri. Mereka melakukan dua kali umrah di tahun yang berbeda namun hanya interval tiga hari.

Umrah pertama pada Senin, 30 Desember 2019. Umrah berikutnya dilakoni setelah tahun berganti. Tepatnya hari ini, Kamis, 2 Januari 2020.

Saat berita ini diturunkan pukul 19.35 Wita atau siang waktu Saudi, rombongan baru saja bergerak dari hotel menuju pelataran Kakbah. Setelah menjalani serangkaian tur di antaranya ke Jabal Tsur, Jabal Rahmah, hingga Arafah, jemaah balik ke hotel kemudian lanjut ke lokasi tawaf.

Di sela tur Kota Mekah, jemaah mengambil miqat umrah di Ji’ranah.

Grup umrah kali ini berasal dari dua kota pemberangkatan. Makassar dan Jakarta. Mereka berangkat pada Kamis, 26 Desember 2019.

Setelah empat hari di Madinah, rombongan menuju Mekah. Pergantian tahun masehi pun dirasakan di kota kelahiran Nabi Muhammad saw itu.

Rombongan dijadwalkan tiba kembali di tanah air pada 5 Januari 2020. Mereka memilih Paket Umrah Gold 11 hari. (fit-sur)

December 31, 2019

MEKAH – Ada nama Kamaruddin Amin dalam daftar rombongan umrah Tazkiyah Global Mandiri yang saat ini sudah di Mekah. Kemarin waktu Saudi sudah menjalankan umrah yang pertama.

Kamaruddin sosok yang tidak asing. Seorang akademisi. Profesor yang saat ini menjabat sebagai Dirjen Pendidikan Islam di Kementerian Agama RI. Putra Bugis, asal Bone.

Dengan segala portofolio tersebut, juga dengan domisilinya di Jakarta, Kamaruddin bisa saja berangkat lewat biro travel ibu kota. Namun dia memilih Tazkiyah yang notabene berbasis di Makassar.

Ternyata, Kamaruddin tertaut oleh pengalaman mondok masa lalu bersama Ahmad Yani Fachruddin, presiden direktur sekaligus owner Tazkiyah Global Mandiri.

“Beliau kakak tingkat saya di pesantren, tetapi kami bersahabat,” ujar Ahmad Yani, Rabu, 31 Desember 2019.

Persahabatan itulah yang membuat Kamaruddin mempercayakan layanan umrah kepada perusahaan travel yang baru saja meraih penghargaan SNI Award 2019 itu. Berbaur dengan jemaah lain.

Kamaruddin berangkat bersama istrinya Sinarliati (berasal dari pondok pesantren yang sama) dan buah hati mereka, Adrian Isnadi.

“Beliau juga memberikan edukasi spiritual kepada putranya sejak dini. Sebagai calon pemimpin di masa depan, apalagi mendidik anak tunggal yang punya cukup fasilitas tentu menjadi tantangan tersendiri,” imbuh Ahmad Yani. (fit-sur)

December 31, 2019

BIRO Perjalanan Wisata (BPW) tak berizin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) namun membuka layanan umrah ternyata jamak terjadi. Di Yogyakarta,
Tim Satgas Pencegahan, Pengawasan, dan Penanganan Permasalahan Penyelenggaraan Umrah Kementerian Agama RI kembali menemukan.

Tim Satgas dipimpin Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Umrah dan Haji Khusus, Noer Alia Fitra, bersama unsur dari Kominfo, BKPN, Menkumham, Polda DIY, Pol PP, Dinas Pariwisata dan Kanwil Kemenag DIY, melakukan inspeksi, Senin lalu.

Setelah memeriksa kelengkapan administrasi, tim satgas memastikan BT Tour belum memiliki izin sebagai PPIU. “BT Tour kami minta untuk menurunkan papan nama dan hentikan aktivitas pendaftaran dan pemberangkatan umrah,” tegas Noer Ali, dilansir situs resmi Kemenag.

“BT Tour tidak punya izin PPIU, sehingga tidak bisa memberangkatkan umrah, apalagi haji dan haji furada,” ujarnya.

Noer Alia mengatakan bahwa sidak kali ini masih dalam tahap pembinaan, persuasif dan sosialisasi regulasi. Satgas masih beri waktu bagi biro wisata untuk menutup usahanya sampai memiliki izin sebagai kantor cabang PPIU yang memiliki izin resmi.

Papan nama BT Tour yang menyebutkan pendaftran umrah juga diminta untuk diturunkan. “Kami beri waktu selama tiga hari untuk menurunkan papan nama, dan menutup website dan publikasi di media sosial,” tandas Noer Alia.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag RI, Arfi Hatim mengatakan, sidak semacam ini akan dilakukan secara berkelanjutan. Sidak ini sekaligus untuk sosialisasi UU 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Pasal 122 misalnya mengatur,  setiap orang yang tanpa hak bertindak sebagai PPIU dengan mengumpulkan dan atau memberangkatkan jemaah umrah, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun atau denda paling banyak Rp6 miliar.

“Kita akan pantau sampai hari Senin depan, jika masih melanggar, kita tegakkan aturan,” kata Ali Mahzumi, Kasi Identifikasi dan Penanganan Masalah Umrah, yang turut hadir dalam sidak tersebut.

Sidak juga sudah dilakukan di Makassar dan Bandung. (fit-sur)