fbpx
Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: info@tazkiyahtour.co.id

Blog

April 18, 2022

Sheikh Osama bin Abdullah Khayyat, Salah Satu Imam Masjidil Haram Mekkah

Syekh Dr. Osama bin Abdullah Khayyat telah memimpin salat, bergantian dengan imam lainnya, di Masjidil Haram di Makkah sejak tahun 1998.

Setelah mengenyam pendidikan dasar di Makkah, Khayyat juga menerima gelar sarjana Syariah Islam dari fakultas Syariah dan studi Islam di Universitas Umm Al-Qura.

Sekitar lima tahun kemudian, ia dianugerahi gelar master dalam bidang studi yang sama dari Universitas Umm Al-Qura. Ia menyelesaikan studi Islamnya untuk mendapatkan gelar Ph.D. dari almamaternya pada tahun 1988.

Selain itu, ia memiliki lisensi dalam Al-Kutub Al-Sittah (enam kitab hadis), yang berisi kumpulan hadits Nabi Muhammad yang disusun oleh enam ulama Muslim Sunni.

Pada tahun 1979, ia diangkat sebagai asisten guru di departemen studi Syariah dan Islam Universitas Umm Al-Qura. Empat tahun kemudian, ia menjadi dosen di jurusan yang sama. Enam tahun setelah itu, ia dipromosikan menjadi asisten profesor di departemen Al-Qur’an dan Sunnah fakultas Dakwah dan dasar-dasar agama universitas, di mana ia terpilih sebagai kepala departemen selama tiga periode berturut-turut.

Sekitar tahun 1990, ia ditunjuk sebagai guru di Masjidil Haram, di mana ia telah memberikan pelajaran tentang Sahihain, kitab Sahih Al-Bukhari dan kitab Sahih Muslim — kitab-kitab Sunnah Muslim Sunni yang paling otentik. Ia juga mengajar kitab akidah Ibnu Taimiyah, Al-Aqidah Al-Waasitiyyah; Al-Muwatta Imam Malik; Al-Muntaqa karya Ibn Al-Jaroud; dan Tafsir Baghawi, sebuah tafsir Al-Qur’an oleh Al-Hafiz Al-Baghawi.

Pada tahun 1993, sebuah perintah kerajaan bernama Khayyat anggota Dewan Shoura Saudi.

Sumber berita: https://www.arabnews.com/node/2064611/saudi-arabia

Baca Juga:  Dr. Abdulrahman Al-Sudais, Direktur Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci