Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: info@tazkiyahtour.co.id

Blog

Juni 2, 2024

Tazkiyah Kembali Gelar Manasik di Madinah untuk 208 Jamaah

MADINAH – Para jemaah haji khusus Tazkiyah Tour yang berjumlah 208 orang sudah menjalani serangkaian manasik sewaktu masih di tanah air. Pembekalan demi pembekalan diberikan agar pelaksanaan ibadah haji bisa maksimal.

Kegiatan Manasik di Madinah

Namun mengingat istimewanya ibadah ini, manasik akan kembali dilakukan di Madinah, Sabtu, 1 Juni 2024. Usai salat Asar waktu Saudi, para jemaah berkumpul ruang pertemuan di Al Aqeeq Hotel.

manasik
Source Image: Tazkiyah Tour

Para pembimbing ibadah Tazkiyah akan menyegarkan pengetahuan para jemaah mengenai prosesi haji, termasuk wukuf sebagai puncak dan inti dari ibadah haji.

Selain itu, para dokter juga bakal memberikan tips-tips tambahan, termasuk untuk menghadapi cuaca panas di Makkah. Saat ini suhu di Arab Saudi secara umum cukup panas dan suhu di Makkah selalu lebih panas dibandingkan Madinah.

Tim dokter juga tak lupa membekali para jemaah dengan vitamin. Bagaimana pun, kebugaran menjadi salah satu kunci suksesnya ibadah haji. Apalagi saat para jemaah dari seluruh dunia berkumpul di Arafah nantinya.

kegiatan manasik kesehatan haji
Source Image: Tazkiyah Tour

CEO Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin menuturkan, konsep Holistic Spiritual Journey diterjemahkan dalam tiga kata kunci. Sehat, bahagia, mabrur.

Sehat berarti prima dalam menjalankan semua ritual ibadah haji. Bahagia berarti penuh kegembiraan karena dimampukan oleh Allah untuk berangkat ke tanah suci, termasuk gembira dalam setiap prosesi dan kegiatan. Mabrur berarti ibadah haji diterima oleh Allah, impian seluruh jemaah yang berada di tanah suci.

Maka dari itulah pelayanan kepada jemaah selalu berorientasi kepada tiga hal itu. Pelayanan dilakukan secara holistik, mencakup semua aspek. Mulai tubuh, pikiran, dan jiwa.

Para jemaah haji Tazkiyah dijadwalkan bertolak ke Makkah, Minggu, 2 Juni 2024 dengan lokasi mengambil miqat di Bir Ali. Mereka diperkirakan tiba malam hari, istirahat, lalu menuju Masjidilharam untuk menunaikan ibadah umrah.

Bagikan :
Baca Juga:  Kisah Haru Daeng Asseng; Tukang Cendol Naik Haji