Hi, How Can We Help You?

Arsip Tag: teruji

August 5, 2019

MAKASSAR – Anda ingin umrah atau haji dan mencari perusahaan travel umrah yang sudah bersertifikasi ISO? Jika Anda di Makassar atau daerah lain di Sulawesi Selatan, jaraknya tidak jauh lagi. Kantor pusatnya ada di Jalan AP Pettarani, Ruko Diamond Nomor 11.

Travel pelayan tamu Allah yang sudah mendapat pengakuan standar internasional atas mutu layanannya itu adalah Tazkiyah Tour. ISO 9001:2008 diraih untuk layanan umrah pada 2016 kemudian terbarukan dengan ISO 9001:2015 pada 2017. Layanan haji plus Tazkiyah Tour juga diganjar ISO versi yang sama sejak dua tahun lalu.

Istimewanya lagi, seperti yang diungkapkan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama RI, M Arfi Hatim, beberapa waktu lalu, Tazkiyah Tour adalah travel pertama di Indonesia yang mendapatkan ISO untuk layanan umrah dan haji khusus.

Bagi manajemen Tazkiyah Tour, pengakuan tersebut menjadi pelepas lelah atas perjuangan cukup keras menuju predikat ISO. Sangat banyak hal yang dibenahi selama beberapa tahun. Jumlah karyawan pun bertambah empat kali lipat. Sebab, layanan prima hanya bisa diberikan kepada jemaah jika semua lini ada yang menangani khusus. Job desk-nya mesti jelas dan rapi.

Tazkiyah Tour juga berinvestasi cukup besar untuk mendatangkan konsultan berbagai bidang. Mulai dari manajemen, keuangan, standar operasional prosedur (SOP), hingga public relation. Pendampingan yang dijalani tersebut berjalan dalam durasi panjang.

Tetapi efek positifnya, kata Presiden Direktur Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin, selain tingkat trust yang tinggi, pihaknya juga bisa lebih enjoy menghadapi perubahan-perubahan regulasi umrah dan haji.

“Misalnya ketika pemerintah menerapkan 5 Pasti, kita santai saja saja sebab kepastian pemberangkatan dan kepastian lainnya memang sudah kami penuhi saat disertifikasi,” ucapnya, Senin (5/8/2019).

Terbaru, pemerintah juga akan menerapkan e-Umrah, seperti e-Hajj. Semua layanan setiap travel mesti sudah ada dalam sistem tersebut. Pemesanan berbagai layanan seperti hotel, transportasi, katering, dan lainnya dilakukan melalui e-Umrah. Travel haruslah memiliki postur keuangan yang memadai.

Segala jenis pembayaran pun akan melalui transfer antarbank. Termasuk uang dari jemaah. Mesti masuk ke bank dahulu sebelum ke travel.

Tazkiyah Tour siap? Sangat siap. Sejak setahun terakhir travel yang akan memasuki usia ke-19 itu mengampanyekan “jika mau umrah, carilah bank terlebih dahulu”. Artinya, calon jemaah diarahkan membuat tabungan di bank, menyetor di sana, bukan di travel. Sebab bank-lah yang punya kemampuan mengelola uang. Langkah itu sekaligus menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ahmad Yani mengaku lega. Perjuangan panjang mulai menunjukkan hasil. Perusahaan kian tepercaya, kerjaan menjadi sangat tersistem, setiap problem sudah ada poin-poin solusinya.

Tazkiyah Tour pun kian diperhitungkan. Perusahaan ini menjadi salah satu peserta SNI Award 2019. Ajang bergengsi yang digelar Badan Standardisasi Nasional (BSN), lembaga pemerintah non kementerian. Persaingan hanya melibatkan perusahaan-perusahaan yang sudah ber-ISO, ber-SNI. Prof Rhenald Kasali menjadi ketua dewan jurinya. Penghargaan akan diserahkan di Istana Negara, Desember 2019.

September ini, Tazkiyah Tour juga menjadi kontestan Raksa Nugraha Indonesian Consumer Protection Award 2019. Penghargaan yang diinisiasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN).

Syarat utama untuk jadi peserta adalah adanya prestasi dan inisiatif pelaku usaha dan pemda dalam hal bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan konsumen yang kredibel dan independen. (fit)

August 3, 2019

MAKASSAR – Siap-siap. Bakal ada Silk Air Travel Fair 2019, 23-25 Agustus 2019. Setelah lebaran nanti, Anda bisa main-main ke Main Atrium Trans Studio Mall, lokasi pameran.

Stan milik Tazkiyah Tour, travel dengan sertifikasi ISO 9001:2015, menjadi salah satu titik yang tidak boleh Anda lewatkan. Selain senyum ramah, Anda juga akan mendapatkan empat penawaran spesial.

Ada tiket Silk Air dan Singapore Airlines dari Makassar ke berbagai negara, 200 destinasi.

Ada pula, kata Adnan Syahruddin, Managing Director Tazkiyah Tour, penawaran paket wisata ke Turki.

“Tentu saja dengan penawaran yang istimewa,” ujarnya, Minggu (3/8/2019).

Dan, tidak ketinggalan paket andalan Tazkiyah Tour. Umrah untuk musim 2019/2020 dan haji khusus.

Apa yang perlu Anda siapkan? Hanya nama lengkap sesuai paspor, nomor telepon, tanggal keberangkatan, destinasi yang diinginkan, dan kategori kelas pesawat. (fit)

August 2, 2019

MADINAH – Hari ini sudah 1 Dzulhijjah 1440 Hijriah. Puncak ibadah haji kian dekat. Jemaah haji khusus Tazkiyah Tour yang berjumlah 126 orang yang saat ini di Madinah pun sudah bersiap kembali ke Mekah.

Jemaah sangat antusias melakoni serangkaian kegiatan. Namun tim dokter Tazkiyah Tour tetap mengingatkan, tidak boleh abai pada kondisi kesehatan. Malah, kata dr Dewi Setiawati Muchsin, harus lebih perhatian lagi. Butuh tenaga ekstra menjalani wukuf.

Bersama dr Wachyudi Muchsin, Dewi menyusun lagi tips untuk para jemaah. Bahkan boleh diterapkan oleh siapa saja yang saat ini sedang di tanah suci.

  1. Minum air putih minimal 3 liter sehari.
  2. Menggunakan masker dan kacamata. Saat ini suhu di Madinah dan daerah lain cukup ekstrem, dengan angin kencang dan kelembapan yang rendah.
  3. Perbanyak makan buah. Jika tidak buang air besar dalam tiga hari, mohon ke dokter. Jangan lupa, kurma itu kaya serat. Dan kita sedang berada di “tanah kurma”.
  4. Tidak minum air es, apalagi makan es krim.
  5. Jika salat di masjid, upayakan tidak di pelataran. Karena angin kering merusak mata dan saluran nafas sehingga mudah infeksi
  6. Makan teratur.
  7. Perbanyak doa, semoga selamat hingga meraih haji mabrur. (*/fit)
August 1, 2019

MADINAH – Adakah yang lebih sakit dari kehilangan? Sepertinya tidak ada. Rasnah A Majid Muntu, jemaah haji khusus Tazkiyah Tour, benar-benar sedang merasakan sakit itu.

Saat dia tengah menjalankan ibadah haji, Marzuki bin Juraij, suaminya, meninggal dunia di Barru, Sulawesi Selatan, Rabu (31/7/2019) malam Wita, atau sore waktu Saudi.

Rasnah masih di Masjid Nabawi melaksanakan salat Asar saat pembimbing Tazkiyah Tour mendapat kabar duka itu. Pihak keluarga meminta tolong agar pembimbing menyampaikannya, pelan-pelan.

Ketua rombongan, Salahuddin Ayyub Fakhruddin akhirnya mempercayakan dr Wachyudi Muchsin, dokter Tazkiyah Tour, untuk memberi tahu Rasnah. Namun Yudi, sapaan akrab Wachyudi Muchsin, mesti menunggu Rasnah tiba di Nozol Royal Inn, tempat jemaah menginap.

Bakda Asar, para jemaah berkumpul di lantai 13, di depan kamar 1312, untuk mengikuti pengajian rutin. Termasuk Rasnah, perempuan 43 tahun itu.

Di sela pengajian, Yudi memanggil Rasnah ke kamar yang juga difungsikan sebagai “klinik kesehatan” jemaah Tazkiyah Tour. Yudi mengaku sangat berat dan berpikir keras bagaimana cara paling tepat untuk menyampaikan.

Karena kebetulan Rasnah sedang tidak begitu sehat, Yudi sekalian memeriksa. Nah, setelah memberikan obat, pria yang juga dijuluki Dokter Koboi itu akhirnya memberi tahu Rasnah.

Tangis pun pecah. Jemaah lain mendekat, memeluk dan menepuk-nepuk pundak Rasnah.

Suasana makin sedih ketika Rasnah kemudian bercerita. Dia dan almarhum begitu saling mencintai. Bertahun-tahun menikah, mereka tak juga dikaruniai anak. Namun Marzuki menolak untuk menikah lagi karena amat menyayangi Rasna.

“Almarhum nda pernah mau beratkan saya. Sejak 2014 kena serangan stroke yang kedua, tetapi setelah itu membaik masih bisa bawa mobil,” kisahnya kepada Yudi dan beberapa jemaah. Pengajian lalu ditutup dengan doa bersama, mendoakan almarhum husnulkhatimah dan keluarga diberi kelapangan hati.

Marzuki ternyata masuk rumah sakit di Barru tiga hari belakangan. Namun pihak keluarga tidak memberi tahu Rasnah karena tak ingin kekhusyukannya beribadah terganggu.

Namun Rasnah sebenarnya juga sudah tidak begitu tenang. Dua hari sebelum kepergian suaminya, dia mimpi bertemu dan di situ dia diberi isyarat oleh kekasih hatinya itu.

Saat berita ini diketik, kira-kira pukul 10.38 Wita atau selepas salat Subuh di Madinah, tangis Rasnah kembali menyeruak.

Melalui video call, dia menyaksikan proses pemandian jenazah suaminya di kediaman di Jalan Andi Bau Massepe, Barru. Rasnah yang masih mengenakan mukena, duduk di sebuah sofa, ditemani beberapa jemaah yang bersiap menopangnya ketika tidak kuat.

Namun Rasnah tetap kuat. Air matanya berlinang; sangat banyak, suaranya serak, tetapi insyaallah dadanya sanggup menerima takdir Ilahi ini. (*)

Imam Dzulkifli untuk
tazkiyahtourco.id

July 30, 2019

MADINAH – Senyaman-nyamannya kamar hotel, tetap sayang rasanya jika sedang di Madinah dan tidak menghabiskan banyak waktu di Masjid Nabawi. Itu juga yang dilakukan para jemaah haji khusus Tazkiyah Tour.

Senin petang (29/7/2019) waktu Arab Saudi, jemaah yang berpuasa memilih berbuka puasa di Nabawi. Bersila di karpet merah yang ditutupi plastik bening. Di atasnya terhampar kurma, yogurt, roti, hingga teh panas.

“Kami duduk bersama saudara-saudara dari Bangladesh,” ujar Rhamzah Thabraman, salah seorang jemaah.

Beberapa jemaah mengunggah foto momen indah tersebut di grup WhatsApp khusus jemaah haji Tazkiyah Tour. Membuat iri peserta grup yang tidak sedang di Madinah, peserta yang “berjaga” di Makassar.

Keesokan harinya, Rabu pagi waktu setempat atau beberapa saat yang lalu waktu Indonesia Tengah, jemaah bergerak menuju Raudhah, bagian teristimewa di Nabawi. Bagian yang dalam Alquran disebut sebagai taman-taman surga. Tempat antara rumah dan mimbar Rasulullah saw. Tempat doa-doa pasti dikabulkan.

Rombongan jemaah perempuan bergerak lebih dahulu. Dipimpin seorang ustazah. Antre di kerumuman jemaah dari travel dan negara lain yang hendak menuju tempat yang sama.

Seperti biasa, caranya adalah duduk tenang. Jika kelompok di depan bergerak sedikit, yang di belakang ikut bergeser. Hingga tiba giliran menginjakkan kaki di Raudhah, tempat yang ditandai dengan karpet berwarna hijau itu.

Pukul 11.28 Wita atau pagi waktu Saudi, Dewi Setiawati Muchsin mengunggah foto bersama jemaah lain. Mereka berhasil tiba di Raudhah. Salat dan berdoa. Selama waktu yang diberikan.

“Alhamdulillah,” ujar Dewi yang juga dokter jemaah haji khusus Tazkiyah Tour ini.

Beberapa menit kemudian, rombongan jemaah laki-laki juga menuju Raudhah. Dibimbing oleh Ustaz Abdul Kadir. (fit)