fbpx
Hi, How Can We Help You?

Blog

July 1, 2020

Tangkap Peluang, Tazkiyah Luncurkan Tiket Umrah di Tengah Pandemi

MAKASSAR – Wabah virus corona memukul banyak sektor. Pariwisata termasuk yang paling terimbas. Usaha-usaha jasa perjalanan nyaris terhenti. Banyak yang memilih “istirahat”, tetapi tidak dengan PT Tazkiyah Global Mandiri.

Aktivitas kantor perusahaan travel ini tak pernah libur. Hanya sempat memberlakukan work from home (WFH) di awal-awal pandemi Covid-19 masuk Indonesia. Selebihnya, 20 orang karyawan pada kantor pusat di Makassar tetap penuh kesibukan.

Sebagian sibuk menerima pendaftaran calon jemaah haji khusus. Sebagian lagi ikut mentoring dari berbagai coach. Salah satunya adalah Tom MC Ifle, seorang public speaker dan mentor kenamaan, pendiri Top Coach Indonesia.

Tim kerja Tazkiyah juga membuat banyak karya. Mulai dari video inspirasi, artikel inspirasi, hingga vlog.

Malam tadi, Selasa, 30 Juni 2020, Tazkiyah meluncurkan website baru. Domainnya tetap tazkiyahtour.co.id, laman tempat Anda berkunjung sekarang ini. Namun isinya sudah beda. Desainnya lebih modern. Menu-menunya interaktif.

Saat bersamaan, di-launching pula Tiket Umrah dan Kartu Garansi. Tiket Umrah berisi detail fasilitas yang akan diterima jemaah umrah selama di Arab Saudi jika menggunakan jasa Tazkiyah. Mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, dan lainnya. Ini adalah wujud transparansi travel kepada konsumen untuk melindungi hak-hak mereka.

Ini sebenarnya relaunching. Sebab pada hari yang sama, Selasa, tanggal yang sama, 30 Juni di tahun 2015, Tazkiyah untuk pertama kali meluncurkan Tiket Umrah. Nyaris bersamaan dengan rilis program “5 Pasti” Kementerian Agama RI kala itu.

“Tiket Umrah terbaru ini sudah komplet dengan kartu garansi. Jemaah bisa mendapatkan uangnya kembali hingga 100 persen jika layanan yang kami berikan tidak sesuai dengan akad,” ujar Ahmad Yani Fachruddin, Direktur Utama PT Tazkiyah Global Mandiri, di sela acara peluncuran yang ditayangkan via Zoom, Facebook, dan YouTube itu. Keluarga besar dan alumni jemaah Tazkiyah ikut menjadi audiens.

Ahmad Yani menyadari, peluncuran Tiket Umrah saat masih pandemi dan bisnis perjalanan baru mencari arahnya kembali, akan menimbulkan pertanyaan “untuk apa?”. Tetapi bagi dia, justru inilah kesempatan menangkap peluang.

“Tidak mungkin kita baru mau melangkah saat pandemi berakhir. Makanya mumpung ada waktu jeda, kita terus matangkan inovasi. Ketika semua sudah normal, kami sudah sangat siap menyambut konsumen,” ujarnya.

Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian, Zakiyah, yang turut memberi testimoni dari Jakarta mengaku salut dengan upaya Tazkiyah. “Jelas ini perjalanan mengubah tantangan menjadi peluang,” ujar perempuan bergelar doktor itu.

Bukan hanya Tiket Umrah. Peluncuran website serta digitalisasi pembayaran yang ditempuh Tazkiyah bagi Zakiyah dilakukan pada waktu yang tepat. Yakni ketika kebiasaan orang-orang sebagian besar sudah bergeser ke virtual.

“Satu lagi, penerapan standar yang terus dilakukan Tazkiyah patut diacungi jempol. Makanya tidak heran saat pertama kali ikut SNI Award tahun lalu (2019), Tazkiyah langsung menang,” ucap Zakiyah.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel, Kaswad Sartono yang me-launching website, Tiket Umrah, dan Kartu Garansi juga mengungkapkan apresiasinya.

“Keberhasilan Tazkiyah menjadi biro perjalanan wisata pertama dan satu-satunya di Indonesia yang meraih SNI Award bukan lagi kebanggaan perusahaan ini semata. Tetapi kita semua di Sulawesi Selatan. Satu-satunya yang mendapatkan itu ada di daerah ini,” ucap pria yang juga bergelar doktor itu.

 

Dengan peluncuran tersebut, mulai hari ini, Rabu, 1 Juli 2020, Tazkiyah pun sudah memasuki era barunya sebagai biro jasa perjalanan. Segala produk dan layanan sudah disesuaikan dengan situasi kekinian. Protokoler kesehatan dijalankan sesuai standar, sebab segalanya sudah harus berjalan lagi. Apalagi, perusahaan ini memang sudah sangat siap. Jeda pandemi dimanfaatkan betul untuk membenahi semuanya.

Tak cuma protokoler kesehatan, standar perlindungan konsumen Tazkiyah juga sudah dimatangkan. Kemarin, direktur utama Tazkiyah menjadi salah satu pembicara pada talkshow perlindungan konsumen di tengah pandemi yang digelar iNews bekerja sama Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI.

Talkshow tersebut adalah rangkaian menuju Raksa Nugraha Award 2020, penghargaan untuk pelaku usaha yang memperlihatkan upaya maksimal perlindungan konsumen. Tahun lalu Tazkiyah menjadi salah satu pemenang di ajang tersebut. (tmt)

Bagikan :