Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: tazkiyahmandiri@gmail.com

Blog

Juni 20, 2024

Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang penting. Sayangnya, tidak semua Muslim dapat menunaikan ibadah ini karena biaya yang mahal serta waktu tunggu yang panjang akibat sistem kuota.

Kuota haji ditentukan langsung oleh Arab Saudi. Indonesia selalu menerima kuota haji terbesar di dunia karena populasi Muslim yang juga terbesar.

Perkiraan Berangkat Haji

Jika Anda mendaftar haji reguler pada 2024 ini, kapan kira-kira Anda bisa berangkat haji dan menunaikan ibadah di Tanah Suci?

Menurut situs resmi Kementerian Agama (Kemenag), estimasi masa tunggu haji reguler di Indonesia berkisar antara 11 hingga 47 tahun. Waktu tunggu ini tergantung pada wilayah tempat calon haji mendaftar.

berangkat haji

Jika Anda mendaftar tahun 2024, perkiraan berangkat haji adalah tahun 2035 (paling cepat) hingga 2071 (paling lama). Contohnya, di Provinsi Aceh, waktu tunggu saat ini adalah 34 tahun, sedangkan di Sulawesi Utara adalah 16 tahun.

Perlu diketahui, perkiraan berangkat haji bisa berubah sesuai dengan perubahan kuota provinsi/kabupaten/kota/haji khusus dan regulasi yang berlaku. Perhitungan ini hanya berlaku bagi jemaah yang belum batal atau belum berangkat.

Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji Reguler

Calon jemaah haji yang sudah melakukan pembayaran setoran awal ke bank akan mendapatkan bukti setoran awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang mencantumkan nomor porsi haji.

Nomor porsi ini dapat digunakan untuk mengecek estimasi keberangkatan haji. Berikut adalah cara mengecek estimasi keberangkatan haji:

1. Lewat Situs Haji Kemenag

estimasi keberangkatan haji kemenag

  • Buka link haji.kemenag.go.id
  • Scroll hingga ke bagian ‘Estimasi Keberangkatan’.
  • Masukkan nomor porsi dan captcha.
  • Jika nomor sudah benar, klik ‘Cari’.
  • Informasi estimasi berangkat haji akan ditampilkan.

2. Lewat Aplikasi Pusaka

cek keberangkatan haji

  • Unduh aplikasi Pusaka lewat Google Play (Android) dan App Store (iOS).
  • Setelah terpasang, buka aplikasi dan klik menu ‘Islam’.
  • Pilih menu ‘Layanan Haji dan Umrah’.
  • Buka ‘Estimasi Keberangkatan’.
  • Masukkan nomor porsi pada kolom yang tersedia.
  • Klik ‘Cari Nomor Porsi’.
  • Informasi estimasi berangkat haji akan ditampilkan, meliputi: nomor porsi, nama jemaah, asal kabupaten/kota, posisi porsi pada kuota provinsi/kabupaten/kota/khusus, kuota provinsi/kabupaten/kota/khusus, perkiraan berangkat tahun masehi dan hijriyah.

Dengan mengetahui estimasi keberangkatan haji, calon jemaah dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk menunaikan ibadah haji di masa depan.

Berangkat haji memerlukan persiapan yang matang, baik dari segi mental, fisik, maupun finansial. Pastikan Anda selalu memperbarui informasi terkait kuota dan regulasi haji agar rencana berangkat haji dapat berjalan lancar.

Juni 19, 2024

Makkah (Kemenag) — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi hari ini, Jumat (14/6/2024), mengumumkan jadwal melontar jumroh Aqabah dan Hari Tasyriq untuk jemaah haji Indonesia.

Kapan Melontar Jumrah

Ketua PPIH Arab Saudi, Nasrullah Jasam, menyatakan bahwa jadwal melontar jumrah ini disusun sebagai panduan bagi jamaah dalam menjalankan salah satu rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

cara melontar jumrah

“Jadwal melontar jumroh ini dibuat berdasarkan surat pengumuman dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Tujuannya adalah untuk memberikan perlindungan kepada jemaah,” jelas Nasrullah di Makkah.

Nasrullah juga menekankan adanya waktu larangan bagi jamaah haji Indonesia untuk melontar jumrah, yaitu antara pukul 04.30 – 10.00 Waktu Arab Saudi.

Waktu ini dianggap sangat padat, sehingga penting bagi jamaah untuk menghindari melontar jumroh pada periode tersebut untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan, seperti berdesak-desakan yang dapat menyebabkan cedera.

“Pada 10 Zulhijjah, jamarat biasanya sangat padat antara pukul 04.30 – 10.00. Jemaah Haji Indonesia diminta tetap berada di tenda Mina masing-masing pada waktu tersebut,” ujarnya.

Jadwal Melontar Jumrah Aqabah dan Tasyriq 1445 H/2024 M

10 Zulhijah 1445 H

  • Pukul 00.00 – 04.30
  • Pukul 04.30 – 10.00 (waktu larangan)
  • Pukul 10.00 (10 Zulhijjah) – 00.00 (11 Zulhijjah)

11 Zulhijjah 1445 H

  • Pukul 05.00 – 11.00
  • Pukul 11.00 – 17.00
  • Pukul 17.00 (11 Zulhijjah) – 00.00 (12 Zulhijjah)

12 Zulhijjah 1445 H

  • Pukul 00.00 – 05.00
  • Pukul 05.00 – 10.30
  • Pukul 14.00 – 18.00
  • Pukul 18.00 (12 Zulhijjah) – 00.00 (13 Zulhijjah)

13 Zulhijjah 1445 H

  • Pukul 00.00 – 05.00
  • Pukul 05.00 – 17.00

Keselamatan Jamaah Saat Melontar Jumrah

Ini adalah salah satu langkah untuk memastikan keselamatan jamaah selama menjalani rangkaian ibadah haji.

Nasrullah menambahkan, “Kami berharap seluruh jemaah haji Indonesia dapat mematuhi jadwal melontar jumroh ini demi kelancaran pergerakan Jamaah Haji.”

melontar jumrah termasuk
Source Image: Elshinta.com

Kepatuhan terhadap jadwal melontar jumrah ini sangat penting untuk mengurangi kepadatan di jamarat dan memastikan proses melontar jumrah berjalan dengan lancar dan aman.

Nasrullah juga menjelaskan bahwa pihak PPIH telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait di Arab Saudi untuk memastikan bahwa jadwal melontar jumroh yang disusun ini dapat diikuti dengan baik oleh jemaah haji Indonesia.

Petugas di lapangan akan terus memberikan informasi dan bimbingan kepada jamaah untuk memastikan mereka mengikuti jadwal melontar jumr0h yang telah ditetapkan.

Fasilitas Melontar Jumrah

Nasrullah juga menambahkan bahwa PPIH telah menyiapkan berbagai fasilitas dan layanan untuk mendukung kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah haji.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai di sekitar area jamarat. Tim medis akan disiagakan untuk memberikan pertolongan pertama jika terjadi keadaan darurat saat melontar jumrah.

melontar jumrah aqabah dilaksanakan pada tanggal

Selain itu, PPIH juga telah melakukan sosialisasi kepada jamaah mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama ibadah haji.

Jamaah diimbau untuk tetap terhidrasi, mengonsumsi makanan bergizi, dan cukup istirahat agar dapat menjalani rangkaian ibadah dengan baik.

Jadwal melontar jumroh ini merupakan bagian dari upaya PPIH untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji Indonesia.

Dengan adanya jadwal melontar jumroh yang terstruktur dan upaya pengamanan yang maksimal, diharapkan jemaah haji Indonesia dapat menjalani ibadah haji dengan khusyuk dan lancar.

Juni 19, 2024

Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Idul Adha tanggal 10 Zulhijah, tepatnya pada 11, 12, dan 13 Zulhijah. Selain saat hari H Idul Adha, umat Islam juga diperbolehkan untuk menyembelih hewan kurbannya saat Hari Tasyrik.

Apa Itu Hari Tasyrik

Dilansir situs MUI, tasyrik atau tasyriq dalam bahasa Arab merupakan patron kata masdar dari “yarraqa” yang memiliki arti “matahari terbit atau menjemur sesuatu”. Tasyrik juga diartikan dengan penghadapan ke arah timur (arah sinar matahari).

apa itu hari tasyrik

Sementara itu, menurut situs Kemenag, Hari Tasyriq menurut ahli bahasa dan ahli fikih adalah tiga hari setelah Hari Raya Idhul Adha (nahar), yakni tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah.

Dinamakan tasyrik karena di hari-hari tersebut daging-daging kurban didendeng (dipanaskan di bawah terik matahari).

Pada hari tasyrik ini, para jemaah yang menunaikan haji sedang berada di Mina untuk melempar jumrah. Sementara untuk yang tidak sedang berhaji, Hari Tasyriq menjadi waktu larangan berpuasa.

Hari Tasyrik Berapa Hari

kapan hari tasyrik

Idul Adha 2024 diperingati pada 10 Zulhijah 1445 Ha atau tepatnya tanggal 17 Juni 2024. Dengan demikian, Hari Tasyriq Idul Adha 1445 H/2024 M atau tiga hari setelah Idul Adha 2024 jatuh pada:

  • Selasa, 18 Juni 2024 atau 11 Zulhijah 1445 H
  • Rabu, 19 Juni 2024 atau 12 Zulhijah 1445 H
  • Kamis, 20 Juni 2024 atau 13 Zulhijah 1445 H.

5 Amalan Hari Tasyrik

Ada lima amalan sunah yang dianjurkan untuk dilakukan saat Hari Tasyriq Idul Adha tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Apa saja amalan yang dimaksud?

1. Perbanyak berzikir kepada Allah SWT, baik dengan membaca istighfar, tasbih, tahmid, tahlil dan lainnya.

2. Perbanyak berdoa mohon kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.

3. Menyembelih hewan kurban. Selain hari Idul Adha, waktu untuk berkurban adalah hari-hari Tasyriq. Jika tidak sempat untuk berkurban di hari Idul Adha, maka dianjurkan menyembelih hewan kurban di hari-hari Tasyriq.

amalan hari tasyrik

4. Makan dan minum. Di hari-hari Tasyriq, kita dilarang untuk berpuasa.

5. Bertakbir setelah melaksanakan salat wajib lima waktu. Setelah selesai melaksanakan salat lima waktu, maka dianjurkan membaca takbir, sebagaimana takbir di hari Idul Adha.

Juni 16, 2024

Hari ini, Sabtu, 15 Juni 2024 atau bertepatan dengan 9 Zulhijah 1445 Hijriah, impian 208 jemaah haji khusus Tazkiyah Tour dan sekitar 2 juta jemaah haji dari seluruh dunia telah terwujud.

Mereka telah mencapai puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah. Di padang yang luas itu, di dalam tenda-tenda, bahkan hingga di sela-sela perbukitan batu, seluruh jemaah haji dalam balutan kain putih “berhenti” sejenak dari kehidupan duniawi.

Tidak ada pangkat, tidak ada jabatan yang berlaku. Semua sama. Sama-sama hamba Allah yang memohon ampunan.

Wukuf di Arafah Kapan

Prosesi wukuf di Arafah dimulai saat matahari tergelincir hingga jelang terbenam. Saat wukuf selesai di Arafah pada waktu Maghrib, di Indonesia sudah jelang pukul sebelas malam.

wukuf di arafah

Jemaah Tazkiyah Tour tampak tenang di dalam tenda. Mereka melakukan berbagai ritual mulai dari zikir, salawat, hingga bermunajat. Mereka juga khidmat mendengarkan khutbah wukuf di Arafah.

Momen ini sangat sakral. Karena di fase inilah, para jemaah haji diajak untuk berkomunikasi langsung dengan Sang Pencipta di waktu dan tempat yang sangat mustajab.

Jarak antara hamba dan penciptanya begitu dekat. Pengalaman menggetarkan yang tak akan terlupakan.

Makna Wukuf di Arafah

Wukuf di Arafah, menurut CEO Tazkiyah Tour, adalah penjelasan paling sahih dari tema Holistic Spiritual Journey yang diusung travel-nya pada musim haji ini.

Wukuf adalah simbol kebulatan tekad manusia untuk menghentikan semua keburukan yang pernah diperbuat dan tidak akan diulang lagi.

wukuf di arafah kapan

Wukuf di Arafah, yang memiliki makna berhenti, merupakan lambang bahwa pada satu titik kehidupan, kita harus berhenti untuk melakukan muhasabah, perenungan, evaluasi, mendekatkan diri, dan melambungkan jiwa serta nilai-nilai spiritual kita kepada Allah Swt.

Wukuf adalah haji itu sendiri. Wukuf adalah penentuan mabrur atau tidaknya haji seseorang. Sedangkan haji mabrur balasannya tidak ada yang lain kecuali surga, sesuai sabda Rasulullah saw.

Ahmad Yani menambahkan, dengan mengusung kalimat Holistic Spiritual Journey, Tazkiyah Tour berfokus pada layanan terbaik yang menitikberatkan pada sehat dan bahagianya jemaah. Karena hanya dengan sehat dan bahagia, semua ritual ibadah haji bisa dilalui dengan baik.

makna wukuf di arafah

“Puncak dari sehat dan bahagia itu adalah mabrur,” ucapnya. Ahmad Yani menuturkan, perjalanan ibadah haji atau bahkan umrah, tidak hanya melibatkan dimensi spiritual, tetapi juga fisik dan mental.

Ketika semua bisa terpenuhi secara holistik, haji yang mabrur akan melahirkan sosok-sosok yang jauh lebih baik ketika pulang ke tanah air nanti.

Kenikmatan ibadah membuahkan hasil yang diinginkan, yakni pribadi yang lebih takwa, lebih bijak, dan tenang di setiap langkah.

Juni 14, 2024

Pada bulan Dzulhijjah, terdapat dua puasa sunnah yang memiliki keutamaan istimewa bagi yang melaksanakannya, yaitu puasa Tarwiyah dan Arafah.

Bagaimana cara menjalankannya? Mari kita kenali lebih dalam tentang puasa Tarwiyah dan Arafah serta panduan lengkapnya.

Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Tarwiyah dan Arafah dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah, bulan haji. Puasa Tarwiyah jatuh pada tanggal 8 Dzulhijjah, sementara puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Puasa Tarwiyah merupakan awal dari rangkaian ibadah haji, di mana para jamaah haji mulai mempersiapkan diri untuk wukuf di Arafah.

doa puasa tarwiyah dan arafah

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Arafah bertujuan menambah kekuatan fisik dan spiritual sebelum melaksanakan rukun haji. Puasa Tarwiyah juga menghapus dosa selama setahun sebelumnya.

Orang yang menjalankan puasa Tarwiyah mendapatkan pahala seperti yang diterima Nabi Ayub. Hal ini berdasarkan riwayat Abu Hurairah dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafais:

“Barangsiapa berpuasa pada hari Tarwiyah, maka Allah akan memberikan pahala seperti pahala kesabaran Nabi Ayub Alaihissalam atas musibahnya.

Barangsiapa berpuasa pada hari Arafah, maka Allah akan memberikan pahala kepadanya seperti pahala Nabi Isa Alaihissalam,”.

Puasa Arafah dilaksanakan bersamaan dengan wukuf para jamaah haji di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Idul Adha.

keutamaan puasa tarwiyah dan arafah

Puasa ini dianjurkan bagi yang tidak menunaikan ibadah haji, sementara bagi jamaah haji tidak disunahkan.

Bagi yang berpuasa Arafah, dosa selama dua tahun akan dihapuskan, yaitu dosa-dosa kecil. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Muslim:

“Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lalu dan yang akan datang. Dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharam) menghapus dosa setahun yang lalu,” (HR Muslim no.1162)

Selain itu, orang yang menjalankan puasa Arafah akan dibebaskan dari segala macam siksa neraka. “Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba-hamba dari api neraka, lebih banyak daripada pada Hari Arafah,” (HR Muslim).

Tata Cara Puasa Tarwiyah & Arafah

Setelah mengenal lebih dekat puasa Tarwiyah dan Arafah, berikut adalah panduan lengkap cara menjalankan kedua puasa tersebut, mulai dari niat (doa puasa), sahur, hingga berbuka puasa.

1. Niat Puasa Tarwiyah

Sebelum menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah, kalian wajib mengetahui doa niat puasanya. Sebab, amalan yang tidak disertai niat akan tertolak.

doa berbuka puasa tarwiyah

Doa niat puasa Taarwiyah: “Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta ala.” (Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta ala).

Doa niat puasa Arafah: “Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta ala.” (Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta ala).

2. Makan Sahur

Sahur bukan hanya sekadar makan dan minum, tapi juga merupakan amalan sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW.

Yusuf Qardhawi berpendapat sahur adalah hidangan yang dimakan setelah pertengahan malam hingga fajar. Sahur bertujuan untuk memberikan kekuatan tubuh kepada orang berpuasa, agar tahan lapar dan haus.

Selain memberikan asupan tubuh, sahur juga memberikan asupan rohani melalui amalan zikir, istigfar, dan doa di waktu yang penuh berkah. Waktu sahur adalah saat rahmat diturunkan.

“Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah,” (HR Bukhari).

3. Menahan Amarah dan Perbuatan Tercela

Menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan atau mengurangi pahala puasa, seperti bertengkar, berbohong, bergunjing, dan gosip (gibah).

4. Berbuka Puasa

Menyegerakan berbuka ketika azan Magrib berkumandang dengan membaca doa berbuka puasa: “Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.” (Ya Allah, untukMu aku berpuasa, kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang).

Demikian panduan lengkap puasa Tarwiya dan Arafah. Semoga kita mendapat hikmah dari menjalankan kedua puasa sunnah ini. Wallahu a’lam.