Hi, How Can We Help You?

Arsip Tag: Travel Umrah Makassar

April 18, 2020

MAKASSAR – Kru PT Tazkiyah Global Mandiri mengisi “jeda” karena pandemi Covid-19 ini dengan hal-hal produktif. Pelaksanaan umrah di Arab Saudi memang dihentikan sementara namun aktivitas karyawan jalan terus. Apalagi, musim haji di depan mata dan hingga sekarang semua tahapan masih berlangsung. Baca Lebih Lanjut

March 6, 2020

MEKAH – Terlalu banyak informasi soal lanjutan kebijakan penangguhan umrah. Terbaru, viral di sejumlah media (sosial maupun massa) bahwa pemerintah Arab Saudi telah menangguhkan pelaksanaan umrah sepanjang 2020.

Menanggapi hal itu, Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Direktur Urusan Travel Umrah Saudi Abdurrahman Al Segaf dan memastikan bahwa berita tersebut tidak benar.

Demikian juga terkait pelaksanaan haji tahun ini. “Persiapan terus berjalan. Sampai saat ini belum ada keputusan terkait dibatalkannya pelaksanaan haji dari Saudi,” tuturnya di situs resmi Kemenag, Kamis, 6 Maret 2020.

Pembantu Staf Teknis Haji (STH) I KUH KJRI Jeddah Amin Handoyo juga sudah mengonfirmasi ke call center Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi di nomor 00966920002814. “Penjelasannya, berita penundaan 1 tahun itu tidak benar,” sebut dia.

Pengumuman yang benar, imbuh Amin, adalah bahwa penangguhan itu bersifat sementara. Sampai batas yang akan diumumkan kemudian.

“Untuk perkembangannya bisa dipantau melalui twitter Kementerian Haji dan Umrah,” tandasnya.

Informasi terbaru dari Saudi, sedang ada sterilisasi area Kakbah dalam upaya mencegah penyebaran virus corona. Meski begitu, jemaah masih bisa melakukan tawaf. Tawaf tetap diizinkan di area masjidil Haram. “Bagi yang melakukan tawaf dilakukan di lantai 2 dan 3,” kata Endang

Area dekat Kakbah memang menjadi fokus utama pembersihan terkait pencegahan penyebaran virus corona. Karena itu, area itu tetap ditutup selama penangguhan umrah masih berlaku.

“Khusus untuk penutupan daerah mataf dan mas’a dilakukan selama kebijakan penangguhan umrah berlaku,” tutur dia. (*/fit-sur)

March 4, 2020

MAKASSAR – SNI Award 2019 baru saja berlalu. Namun, para perusahaan penerap Standar Nasional Indonesia (SNI) sudah harus siap berkompetisi lagi. Tahapan SNI Award 2020 tak lama lagi dimulai.

Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Badan Standardisasi Nasional (BSN), Dr Zakiyah, MM
berkunjung ke kantor PT Tazkiyah Global Mandiri di Makassar, Selasa, 3 Maret 2020.

Zakiyah mengajak Presiden Direktur PT Tazkiyah Global Mandiri, Ahmad Yani Fachruddin, untuk kembali mendorong perusahaannya bersaing di SNI Award 2020. Tahun ini, ketua dewan jurinya adalah Sandiaga Uno, tokoh milenial dan enterpreneurship, mantan calon wakil presiden Republik Indonesia.

Selain itu, Tazkiyah juga diajak berpartisipasi dalam bulan mutu nasional yang dijadwalkan akan dilaksanakan di Bandung, Oktober 2020. Plus, ikut terlibat memberikan inspirasi SNI terhadap UMKM lewat kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh BSN.

“Sungguh kehormatan dikunjungi dan mendapat apresiasi dari BSN. Insyaallah kita akan terus bersinergi,” ujar Ahmad Yani.

Tazkiyah meraih SNI Award 2019 untuk kategori organisasi menengah dan besar jasa. Menurut BSN, Tazkiyah adalah perusahaan atau biro perjalanan pertama yang memperoleh piala SNI Award.

Dengan bermodalkan penerapan SNI ISO 9001:2015 Sistem manajemen mutu, Tazkiyah mendaftarkan diri untuk pertama kalinya sebagai peserta pada ajang bergengsi SNI Award 2019 itu dan langsung menang.

Pada akhir seleksi penyelenggaraan SNI Award yang ke-15 itu, Tazkiyah memperoleh piala perunggu pada kategori Organisasi Menengah Jasa. Total ada 69 penerima penghargaan untuk semua kategori. Ketua tim dewan jurinya adalah Rhenald Kasali.

Tazkiyah merupakan perusahaan penyedia jasa umrah, haji khusus, dan wisata halal yang berlokasi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Selama 19 tahun beroperasi, Tazkiyah terus melakukan perbaikan pada sisi layanan maupun sisi organisasi perusahaan.

Pimpinan perusahaan menyadari bahwa peran standar sangat penting untuk menjaga konsistensi kualitas layanan kepada pelanggan.

Selain SNI Award 2019, Tazkiyah juga menerima Penganugerahan Raksa Nugraha Indonesian Consumer Protection Award dari Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) pada Oktober 2019. (fit-sur)

February 29, 2020

MAKASSAR – Kebijakan pemerintah Arab Saudi menutup sementara kedatangan umrah masih berlaku. Hingga Sabtu, 29 Februari 2020, belum ada kepastian kapan pintu kedatangan ke tanah suci dibuka kembali.

Tazkiyah Global Mandiri pun dalam posisi wait and see. Begitu kebijakan dicabut, penjadwalan ulang akan langsung dilakukan. Termasuk 48 jemaah yang pada Kamis, 27 Februari 2020 sudah di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin namun batal berangkat.

Manajemen Tazkiyah memastikan, semua jemaah tersebut sisa bersabar menunggu jadwal berangkat. Tidak perlu lagi dipusingkan biaya tambahan.

Pihak Tazkiyah bahkan menanggung biaya tiket pesawat untuk pemulangan jemaah ke daerah masing-masing. Tercatat ada 35 orang untuk rute Makassar-Palu, 2 orang Makassar-Kendari, dan 2 orang Makassar-Merauke.

“Begitu pun biaya tiket pesawat saat jemaah ke Makassar lagi nanti jika sudah tiba waktunya berangkat, kami tanggung 100 persen,” ujar Adnan Syahruddin, Managing Director Tazkiyah Global Mandiri, Sabtu, 29 Februari 2020.

Presiden Direktur Tazkiyah Global Mandiri, Ahmad Yani Fachruddin menuturkan, ini situasi tak terduga. Hal terpenting adalah bagaimana melindungi jemaah, tidak telantar, dan bisa berkumpul lagi dengan keluarga dalam keadaan selamat.

“Hari Kamis itu (saat jemaah sudah di bandara) kami juga langsung menarik jemaah ke Dalton Hotel. Kami inapkan semalam. Demi kenyamanan sambil menunggu update informasi,” ucap Ahmad Yani.

Sampai hari ini, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, belum mencabut kebijakan penangguhan akses sementara masuk ke negaranya yang berlaku sejak 27 Februari 2020.

Konsul Jenderal RI di Jeddah, Eko Hartono, dikutip situs resmi Kemenag menjelaskan, pihaknya belum menerima informasi resmi dari Saudi terkait hal itu.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, Nizar mengatakan, tidak benar bahwa sudah ada kepastian kebijakan penagguhan ke Arab Saudi akan berakhir 14 Maret mendatang.

Nizar mengimbau agar update informasi terkait ini hanya mengacu pada surat resmi yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi. Dia berharap calon jemaah umrah bersabar dan menunggu informasi resmi dari pemerintah.

“Kami akan memberikan informasi terkini dan valid jika Arab Saudi mengeluarkan rilis terkini, untuk itu diharapkan jemaah tetap sabar menunggu kabar selanjutnya,” tutupnya. (fit-sur)