MAKASSAR – Kementerian Agama RI dan Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) merasa sudah waktunya mendorong kaum milenial untuk melaksanakan haji. Sebab, tingginya resiko terhadap calon jemaah haji yang berusia di atas 60 tahun kini menjadi perhatian.
Makanya, kata anggota Dewan Pengawas BPKH, Hamid Paddu, penting untuk mengajak generasi milenial untuk melaksanakan haji. Caranya antara lain dengan membuka tabungan haji sedini mingkin.
BPKH pun mulai aktif mensosialisasikan pentingnya haji di usia muda. “Kita berangkatkan para milenial dengan cara kita bantu misalnya sosialisasi soal pentingnya haji usia muda, atau dengan cara kita dorong agar menabung sedini mungkin. Kami akan buatkan program campuran dengan investasi, yang tadinya kalau di bank saja empat tahun baru cukup poinnya, ini mungkin baru tiga tahun sudah cukup poinnya,” ujar Hamid yang juga pakar ekonomi asal Sulsel itu. Baca Selengkapnya







