INI bukan Rabu biasa bagi keluarga besar Tazkiyah Tour. Dua puluh tahun yang lalu pada penanggalan Hijriah, sebuah peristiwa memulai langkah besar yang sudah ditapak hari ini. Nama Tazkiyah tercetus di depan Ka’bah.
Hari itu, 15 Dzulhijjah 1421 H, saat prosesi puncak ibadah haji baru saja usai, Ahmad Yani Fachruddin sedang tawaf. Entah di putaran keberapa mengelilingi kubus suci, nama Tazkiyah terngiang.










