Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: tazkiyahmandiri@gmail.com

Category Archives: Haji – Umroh

Februari 12, 2022

Haji dan Umroh merupakan dua jenis ibadah yang berbeda. Keduanya memiliki status hukum tersendiri dalam Agama Islam, dan kedua ibadah tidak bisa saling menggantikan.

Meskipun kedua ibadah ini berbeda, haji dan umroh saling berkaitan dan terdapat persamaan haji dan umroh.

7 Persamaan Haji dan Umroh Adalah Sebagai Berikut

1. Hanya Sah Apabila Dilaksanakan di Tanah Suci Mekkah

Persamaan haji dan umroh yang pertama terletak pada tempat pelaksanaannya. Kedua ibadah ini merupakan ibadah yang terikat tempat pelaksanaanya.

Tempat pelaksanaannya yang sah menurut syariat agama Islam adalah di Mekkah. Apabila ada umat Islam yang melaksanakan ibadah ini di tempat lain maka ibadahnya tertolak.

Akhir – akhir ini muncul wacana Haji Metaverse. Wacana ini muncul karena kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang membuat Ka’bah metaverse.

Tujuan pemerintah Arab Saudi membuat fasilitas Ka’bah Metaverse adalah sebagai wadah pengenalan bagi umat Islam yang ingin ke Tanah Suci, bukan sebagai alternative pelaksanaan ibadah Haji atau Umrah. Karena haji dan umroh hanya sah apabila dilaksanakan di Mekkah

2. Ibadah Haji dan Umroh di Awali Dengan Berihram

Persamaan Haji dan Umroh yang kedua adalah kedua ibadah ini diawali dengan keadaan berihram. Ihram ditandai dengan dengan mengambil miqat dilokasi yang telah ditentukan, berpakaian ihram, dan membaca niat haji atau niat umroh.

Dilasir dari NU Online, Menurut Imam An-Nawawi dalam bukunya Almajmu’ Syarah Al-Muhazzab ihram adalah “niat dalam hati, yaitu niat untuk melaksanakan ibadah Haji dan Umroh. Niat ini harus dimantapkan dalam hati, dilafalkan, dan diiringi dengan lafal talbiyah“.

Apabila Jemaah haji atau Jemaah umroh sudah dalam keadaan berihram maka berlakulah larangan – larangan ihram baik untuk perempuan maupun untuk laki – laki. Jemaah yang melanggar larangan tersebut akan terkena sanksi.

persamaan haji dan umroh
Foto : Jemaah Umroh Tazkiyah Global Mandiri

3. Haji dan Umroh Dikerjakan Dengan Mengambil Miqat Makani

Persamaan Haji dan Umroh selanjutnya adalah sama – sama dikerjakan terlebih dahulu dengan mengambil miqat makani ditempat yang sudah ditentukan.

Miqat makani adalah tempat yang digunakan pertama kali untuk beriharam, atau tempat dimana Jemaah haji dan/atau Jemaah umroh harus memulai niat haji atau niat umroh.

Adapun tempat – tempat miqat makani antara lain Dzulhulaifah atau Masjid Bir ‘Ali di Madinah, Juhfah, Yalamlam, dan Tan’im,

4. Haji dan Umroh Terdapat Rukun Yang Sama

Persamaan Haji dan Umroh yang keempat terlektak pada beberapa rukun yang sama yaitu ihram, thawaf, sa’I dan tahallul.

Rukun ibadah haji ada 5 (lima) yaitu ihram, wukuf di Padang Arafah, tawaf ifadhah, sa’I dan tahallul. Sementara rukun ibadah umroh ada empat yaitu ihram, tawaf, sa’I dan tahallul.

Rukun ini tidak boleh ditinggalkan karena apabila ditinggal akan menyebabkan haji atau umroh tidak sah. Dan rukun ini harus dilaksanakan secara berurutan.

5. Haji dan Umroh Mendapat Pahala Besar Dari Allah SWT

perbedaan dan persamaan haji dan umroh
source image: kompas

Haji dan umroh adalah dua ibadah yang sangat mulia di sisi Allah SWT. Allah SWT akan mengganjar pahala yang sangat besar bagi hambanya yang sungguh – sungguh melaksanakan kedua ibadah tersebut.

Nabi SAW bersabda “Haji Mabrur tidak ada balasan (yang pantas) baginya, kecuali syurga” dalam sabdanya yang lain Nabi Muhammad SAW bersabda “Barangsiapa yang menunaikan haji dan dia tidak berkata-kata kotor, berbuat dosa maka dia akan kembali bersih dari dosanya sama seperti saat dirinya baru dilahirkan oleh ibunya”.

Adapun pahala ibadah umrah sebagaimana digambarkan dalam sabda Nabi Muhammada SAW, diantara pahala umrah adalah dihapuskannya dosa. Nabi SAW bersabda, “Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Di sabdanya yang lain Nabi Muhammad SAW mempertegas “Iringilah ibadah haji dengan (memperbanyak) ibadah umrah (berikutnya), karena sesungguhnya keduanya dapat menghilangkan kefakiran dan dosa-dosa sebagaimana alat peniup besi panas menghilangkan karat pada besi, emas dan perak.” (HR. Turmudzi).

6. Haji dan Umroh Wajib Bagi Yang Mampu

Persamaan Haji dan Umroh selanjutnya adalah kedua ibadah ini tidak diwajibkan bagi yang belum memiliki kemampuan baik kemampuan fisik dan keuangan.

Hal itu sebagaimana disampaikan firman Allah dalam Surat Ali Imran ayat 97. Artinya “Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam”.

7. Haji dan Umroh Untuk Mencari Ridha Allah SWT

Persamaan haji dan umroh yang terakhir terletak pada kesucian kedua ibadah ini. Pada saat sekarang ini, ibadah haji dan umroh bukanlah sesuatu yang sulit terwujud bagi sebagian masyarakat Islam.

Bahkan, animo umat Islam untuk melaksanakan ibdah ini semakin meninggi dari tahun ke tahun. Hal ini merupakan sesuatu yang sangat patut dihargai. Namun sayangnya sebagian orang belum memahami makna dalam pelaksanaan ibadah haji dan umroh ini.

perbedaan dan persamaan haji dan umroh
source image: okezone

Ada yang sekedar menganggap sebagai perjalanan wisata biasa, ada yang melaksanakan sekedar untuk mengikuti tren, atau ada yang melaksanakannya hanya untuk menaikkan status sosialnya.

Padahal Allah SWT berfirman dalam Surah Al – Baqarah ayat 196, yang artinya “Dan sempurnakanlah haji dan umroh karena Allah”.

Ayat ini secara tegas bahwa ibadah ini adalah perjalanan suci yang harus dilaksanakan sebaik – baiknya untuk mencari ridha Allah dan semata – mata hanya karena Allah SWT.

Penutup

Dengan mengetahui persamaan haji dan umroh ini, diharapkan dapat membantu umat Islam dalam proses pengerjaan ibadah haji dan umroh.

Karena masih banyak yang keliru terkait persamaan dan perbedaan haji dan umroh, semoga dengan artikel ini jamaah bisa membedakan antara ibadah haji dan umroh baik dari segi rukun tata cara dan hukum-hukum nya.

Bagi Anda yang berniat melaksanakan ibadah haji, tazkiyah tour memiliki pilihan paket haji khusus dan umroh khusus yang menyesuaikan dengan budget dan kebutuhan Anda.

Februari 2, 2022

Haji dan umroh adalah dua jenis ibadah yang mempunyai kemiripan dari segi pelaksanaannya. Kedua jenis ibadah ini juga mempunyai tempat pelaksanaan yang sama yaitu di Tanah Suci Mekah. Namun sesungguhnya kedua jenis ibadah tersebut mempuyai perbedaan. Lalu apa perbedaan haji dan umroh yang harus diketahui? Simak ulasan berikut.

Perbedaan haji dan umroh dapat dilihat dari perbedaan hukum, waktu pelaksanaan, perbedaan rukun, perbedaan dan perbedaan kewajiban.

  1. perbedaan haji dan umroh dari segi hukum.
    Perbedaan haji dan umroh yang pertama terletak pada hukumnya. Pada surah Ali Imran ayat 98 Allah SWT berfirman yang artinya “Dan bagi Allah subhanahu wata’ala, wajib bagi manusia untuk melaksanakan haji ke Baitullah” (QS Ali Imran 98). Berdasarkan ayat ini para ulama sepakat bahwa hukum ibadah haji adalah wajib dan hal ini telah diketahui dan disepakati oleh setiap kalangan ummat Islam.
    ibadah haji merupakan rukun Islam ke lima yang wajib dilaksanakan bagi seluruh umat Islam yang memenuhi syarat wajib untuk melaksanakannya. Jadi apabila ada orang yang sudah mampu dan memenuhi syarat untuk menunaikan ibadah haji tapi tidak melaksanakan ibadah haji, maka mereka termasuk orang yang berdosa. Oleh karena itu pemerintah dan pihak terkait terus mengingatkan dan menghimbau ummat Islam yang sudah memiliki kemampuan untuk segera atau menyegerakan daftar haji, mengingat antrian haji semakin panjang dari waktu – kewaktu.Sedangkan para ulama masih berbeda pendapat tentang hukum ibadah umroh. Pada surah al-Baqarah ayat 196, Allah SWT berfirman yang artinya “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah untuk Allah” (QS al-Baqarah: 196). Berdasarkan ayat ini, ada ulama yang berpendapat bahwa hukum ibadah umroh adalah wajib. sedangkan sebagian ulama berpendapat bahwa hukum ibadah umrah adalah sunnah.

    perbedaan haji dan umroh
    Foto : Tazkiyah Tour

    Baca Selengkapnya

Januari 12, 2022

Mengetahui apa saja daftar perlengkapan haji yang perlu untuk dibawa sangatlah penting. Apalagi, sebagian dari perlengkapan haji tersebut ada yang sifatnya wajib untuk dibawa karena merupakan perlengkapan utama dalam pelaksanaan ibadah haji Anda.

Selain perlengkapan yang sifatnya wajib, ada juga beberapa perlengkapan yang sebaiknya dibawa untuk menunjang kenyamanan Anda selama berada di tanah suci. Lantas apa sajakah peralatan-peralatan tersebut? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Baca Selengkapnya

Januari 12, 2022

Rukun haji dan umrah wajib untuk dipenuhi. Sebab jika tidak terpenuhi, amalan haji dan umrah yang Anda lakukan tidak akan sah. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap orang yang akan berangkat haji dan umrah untuk mempelajarinya.

Perlu diketahui bahwa amalan apapun termasuk haji dan umrah, tidak akan diterima oleh Allah kecuali jika dilakukan dengan ikhlas dan sesuai tuntunan syarat. Rukun dalam sebuah ibadah merupakan tuntunan syariat yang harus diperhatikan.

Kedudukan rukun pada ibadah haji dan umrah tidak jauh berbeda dengan kedudukan rukun pada sholat. Jika rukun sholat tidak terpenuhi, sholat yang Anda lakukan tidak akan diterima meskipun Anda ikhlas dalam melakukan sholat tersebut. Nah, demikian pula halnya dengan ibadah haji dan umrah.

Sebelum membahas apa saja rukun haji dan umrah, ada beberapa perbedaan rukun haji dan umrah yaitu terletak pada aspek hukum, waktu, dan pelaksanaannya. Agar pengerjaan dua ibadah ini dapat berlangsung lancar, ketahui lebih mendalam tentang perbedaan di antara keduanya.

Haji adalah rukun Islam kelima yang wajib dilakukan oleh muslim yang mampu. Haji memiliki banyak persamaan dengan umrah.

Haji secara literal berarti menyengaja atau mengunjungi. Maknanya adalah menyengaja datang ke Baitullah secara fisik dan jiwa untuk menunaikan amalan tertentu, dengan syarat-syarat tertentu, dan pada waktu tertentu, yaitu pada bulan-bulan haji.

Sementara itu, umrah secara literal dipahami sebagai berziarah. Maknanya, berziarah ke Baitullah untuk melaksanakan amalan-amalan tertentu yaitu tawaf, sai, dan bercukur. Berbeda dengan haji, umrah dapat dikerjakan setiap waktu dalam setahun. (Sumber: tirto.id)

Apa Sajakah Rukun Haji dan Umrah?

Inilah Rukun Haji dan Umrah yang Wajib Diketahui

Setelah mengetahui pentingnya rukun haji dan umrah, tentu sebagian dari pembaca ada yang ingin mengetahui apa sajakah rukun yang dimaksud? Untuk menjawabnya, langsung saja saya akan sebutkan jawaban dari Asy-Syaikh Al-Utsaimin Rahimahullah ketika ditanya tentang rukun ibadah haji dan umrah.

ذكر العلماء – رحمهم الله – أن أركان الحج أربعة: الإحرام وهو نية الدخول في النسك، والوقوف بعرفة، وطواف الإفاضة، والسعي، وأن أركان العمرة ثلاثة: الإحرام وهو نية العمرة، والطواف، والسعي

“Para ulama –semoga Allah merahmati mereka- mengatakan bahwa rukun haji ada 4 : Ihram yaitu berniat untuk melakukan manasik, Wukuf di Arafah, Thawaf  Ifadhoh, dan Sa’i.  Sedangkan rukun ihram ada 3 : Ihram yaitu berminat untuk umrah, Thawaf, dan Sa’I”.

Berdasarkan penjelasan dari Asy-Syaikh Al-Utsaimin Rahimahullah di atas, jika disebutkan secara detail, maka rukun haji ada 4, yaitu :

  1. Niat Ihram
  2. Wukuf di Arafah.
  3. Thawaf
  4. Sa’i.

Thawaf Ifadhoh yang merupakan rukun haji adalah thawaf yang dilakukan selepas jamaah haji pulang dari Mina pada tanggal 12 atau 13 dzulhijjah atau setelah melakukan wukuf di Arafah. Sedangkan Sa’i yang dimaksud sebagai rukun haji adalah Sa’i haji antara Ash-Shofaa dan Al-Marwaa.

Bagi orang yang melakukan haji tamattu’, waktu Sa’i tersebut dilakukan setelah wukuf di Arafah, Muzdalifah, serta Thawaf Ifadhoh. Sedangkan orang yang melakukan haji qiran dan ifrod, mereka boleh melakukan sa’i haji setelah Thawaf Quduum.

Adapun rukun umrah ada 3, yaitu :

  1. Niat ihram
  2. Tawaf
  3. Sa’i.

Apa Sajakah Rukun Haji dan Umrah?

Untuk menyempurnakan pembahasan, di bawah ini akan saya sebutkan apa saja yang merupakan kewajiban rukun haji dan umrah. Adapun wajib haji adalah sebagai berikut :

  1. Berihram dari Miqot.
  2. Mabit di Muzdalifah, dan masalah wajibnya diperselisihkan oleh para ulama.
  3. Mabit di Mina bagi orang-orang yang tidak punya udzur.
  4. Melempar Jamrah.
  5. Memotong atau memendekkan rambut.
  6. Thawaf Wada’

Sedangkan wajib umrah adalah sebagai berikut :

  1. Berihram dari Miqot.
  2. Memotong atau memendekkan rambut.

Setiap dari rukun haji dan umrah di atas memiliki dalil yang menguatkan hal tersebut. Sengaja kami tidak menyebutkan dalil-dalilnya untuk meringkas pembahasan. Jika ingin mendapatkan ulasan lengkapnya, silahkan merujuk pada link berikut bit.ly/dalilrukunhajiumrah.

Baca Juga : 4 Cara Jitu Agar Bisa Menabung Untuk Umroh

Apa Sih Perbedaan Rukun Haji dan Umrah?

Setelah membaca ulasan mengenai hal-hal yang wajib serta rukun haji dan umrah di atas, mungkin ada di antara pembaca yang bingung membedakan antara rukun dan wajib.

Jika memang demikian, perlu diketahui bahwa rukun haji adalah amalan yang jika tidak dilakukan akan menyebabkan haji tidak sah. Sedangkan wajib haji jika tidak dilakukan maka ibadah haji tetap sah dengan syarat membayar dam.

Januari 12, 2022
Januari 12, 2022

Menunaikan ibadah haji merupakan impian setiap muslim. Haji reguler merupakan program ibadah haji oleh pihak penyelenggara swasta maupun PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus) yang ada di bawah pengawasan Kemenag. Bagi Anda yang berencana untuk  menunaikan ibadah haji, mungkin Anda masih bertanya-tanya bagaimana cara daftar haji reguler lengkap. Maka dari itu, pada artikel kali ini saya akan mengulas tentang cara daftar haji reguler lengkap yang bisa Anda jadikan sebagai referensi.

Baca Selengkapnya