fbpx
Hi, How Can We Help You?

Arsip Tag: Tazkiyah

July 9, 2019

MAKASSAR – Sudah dua tahun PT Tazkiyah Global Mandiri (Tazkiyah Tour) mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015 untuk layanan haji khusus. Semakin ke sini, standar yang diaplikasikan pun semakin tinggi.

Musim haji 1440 Hijriah ini, jemaah haji khusus Tazkiyah Tour pun kian terlindungi.

Semua karena e-Hajj, sistem yang digunakan pemerintah Arab Saudi dan secara total dijalankan oleh Tazkiyah Tour.

Managing Director Tazkiyah Tour, Adnan Syahruddin menuturkan, secara sederhananya, e-Hajj adalah sistem yang menampung semua data layanan yang akan didapatkan jemaah haji di Arab Saudi nanti.

“Semua sudah ada di situ. Penerbangannya apa, busnya perusahaan mana, hotelnya di mana, makanannya disediakan siapa, sampai maktabnya,” ujarnya, Selasa (9/7/2019).

e-Hajj berbentuk barcode ini, lanjutnya, membuat jemaah akan semakin nyaman dan aman. “Insyaallah para jemaah haji kita terlindungi. Tim kami baru saja kembali dari Saudi untuk mengurus semuanya,” timpal Adnan.

Bahkan, imbuhnya lagi, rumah transit pun sudah harus masuk e-Hajj. Meski diverifikasi Kementerian Agama RI. Standarnya pun naik. Rumah transit minimal harus ada mejanya, teko untuk membuat kopi atau teh, kursi, dan lainnya. Mendekati fasilitas hotel.

Pihak travel pun menjadi lebih mudah dalam pengurusan di Saudi. Tak ada lagi dokumen-dokumen tebal yang mesti dibawa. Tidak perlu mengantongi uang tunai karena sudah sistem transfer.

Presiden Direktur Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin menuturkan, jemaah haji khusus Tazkiyah Tour kali ini sudah angkatan ke-19.

Sebanyak 126 jemaah haji khusus Tazkiyah Tour diagendakan berangkat 22 Juli. Dijadwalkan tiba kembali di tanah air 18 Agustus mendatang. (fit)

July 1, 2019

Operasional penyelenggaraan ibadah haji tinggal menghitung hari. Memastikan kesiapannya, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) bersama seluruh pejabat eselon II, pejabat eselon III melakukan rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan ibadah haji di Yogyakarta, 21-22 Juni 2019.

Direktur Jenderal PHU, Nizar, memastikan kesiapan masing-masing direktorat dengan seksama mengidentifikasi potensi masalah serta mendiskusikan alternatif solusi yang harus diambil. Problem krusial dalam penyelenggaraan haji tahun 1440H/2019M kali ini lebih banyak bagian dari efek kuota tambahan.

“Kita masih terus menyelesaikan permasalahan kuota tambahan seperti pengisian kuota yang belum penuh serta slot time penerbangan,” kata Nizar dalam Rakor tersebut, seperti dikutip dari website kemenag.go.id, Sabtu (22/6/2019).

Pengisian sisa kuota tambahan saat ini sedang dilakukan pelunasan tahap keempat untuk mengisi sisa kuota tiap provinsi sesuai ketentuan. Sementara slot time penerbangan baru mendapatkan persetujuan dari otoritas penerbangan Arab Saudi (GACA).

Sedangkan permasalahan dokumen haji seperti pengiriman paspor yang belum optimal dari daerah serta proses visa juga menjadi perhatian serius. Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis, memaparkan berbagai kendala dalam pengiriman paspor dari berbagai daerah.

“Perlu afirmasi kebijakan agar proses dokumen dapat selesai tepat waktu. Saat ini proses visa sudah secara elektronik (e-visa) sesuai kebijakan terbaru Arab Saudi. Proses visa sudah dimulai Kamis 20 Juni 2019 malam dan visa 3 kloter sudah selesai,” ujar Yanis.

Slot time penerbangan yang disetujui oleh GACA berdampak pada perubahan Rencana Perjalanan Haji (RPH). Dalam RPH yang dirilis pada akhir 2018 lalu, pemberangkatan haji mulai 7 Juli 2019.

“Karena slot time penerbangan mengalami perubahan, maka pemberangkatan haji maju satu hari menjadi 6 Juli,” imbuh Yanis.

Terkait dengan layanan haji di Arab Saudi, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis melaporkan kesiapanya. Layanan akomodasi, transportasi, dan konsumsi seluruhnya dinyatakan siap.

“Layanan di Arab Saudi telah siap baik jenis layanan maupun layanan per wilayah. Khusus Arafah Muzdalifah Mina tahun ini ada peningkatan AC di tenda Arafah serta jemaah yang tiba siang hari di Arafah akam mendapatkam makan siang,” ucap Sri.

Selain itu, Sri juga menyampaikan proses update haji pintar. Menurutnya aplikasi yang cukup populer di masyarakat ini sedang dilakukan penyesuaian konten sesuai dengan jenis layanan yang diterima jemaah haji serta jadwal penerbangan.

January 31, 2019

APAKAH hal-hal penting yang mesti terus dijaga seorang jemaah umrah? Kesehatan salah satunya. Makanya, Tazkiyah Tour benar-benar memperhatikan aspek itu. Sehari sebelum jemaah berangkat ke tanah suci, ada pemeriksaan kesehatan.

Terbaru, Tazkiyah Tour melaksanakannya, Rabu, 30 Januari 2019, di Arthama Hotel, Makassar. Lima puluh dua jemaah umrah dicek kondisi tubuhnya sebelum terbang ke Jeddah, Arab Saudi. Pemeriksaan dilakukan di sela-sela manasik umrah.

Dokter resmi Tazkiyah Tour, dr Muhammad Rusli menuturkan, pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, denyut jantung, dan lainnya.

“Intinya kami deteksi keluhan penyakit jemaah. Agar bisa kita antisipasi penanganan maupun obat-obatannya,” ujarnya kepada tazkiyahtour.co.id.

Dokter juga menyarankan jemaah menjaga pola makan, minum banyak air putih, istirahat cukup, olahraga ringan.

“Jemaah bisa langsung berkoordinasi dengan pembimbing bila ada keluhan, seminim apapun,” tambah Rusli.

Para jemaah juga diberikan suplemen-suplemen, semisal multivitamin untuk menjaga kondisi tubuh.

Salah seorang jemaah Tazkiyah Tour, Muhammad Razak, mengaku sangat senang dengan adanya pemeriksaan kesehatan. “Saya diberikan bermacam-macam obat dan vitamin untuk mencegah penyakit yang selama ini sering saya derita,” tuturnya.

“Dokternya juga ramah,” imbuh Razak.

Jemaah lain, Karmila pun mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan yang difasilitasi Tazkiyah Tour. “Kita bisa konsultasikan keluhan sekaligus dapat antisipasinya,” ucap dia.

Selain itu, para jemaah juga merasa nyaman dengan fasilitas menginap di hotel, sehari sebelum keberangkatan. Apalagi bagi jemaah yang berasal dari daerah.

Managing Director Tazkiyah Tour, Adnan Syahruddin, menuturkan, segala fasilitas tersebut diberikan karena pihaknya sadar, umrah adalah sebuah perjalanan yang cukup menguras tenaga. Butuh persiapan memadai, termasuk menyiapkan kesehatan.

“Soal mengapa mesti diinapkan di hotel di Makassar sehari sebelum berangkat, itu upaya kita agar jemaah benar-benar fresh sebelum naik pesawat,” pungkasnya.

Rangkaian fasilitas untuk jemaah itu merupakan bagian dari komitmen Tazkiyah Tour memberi layanan umrah berkualitas. Serta bergaransi. (fitri)

August 28, 2017
August 28, 2017
FAJARONLINE.COM,MAKASSAR – Kasus First Travel harus jadi pelajaran. Bila ingin umrah dan mesti membayar down payment (DP) atau panjar, calon jemaah sebaiknya menyetor uangnya ke bank. Bukan ke agen travel. Sebab agen travel bukanlah lembaga keuangan. Risikonya tinggi.

Baca Lebih Lanjut

August 16, 2017

JawaPos.com – Prosedur perjalanan umrah dan haji khusus bakal semakin rumit. Sebab pemerintah memberlakukan regulasi baru. Pembuatan paspor untuk jamaah umrah dan haji khusus wajib mendapatkan rekomendasi dari kantor Kemenag kabupaten atau kota. Regulasi baru itu berjalan efektif mulai kemarin (8/3).

Sejumlah pejabat Kemenag di tingkat kabupaten maupun kota, sudah berkoordinasi dengan tim imigrasi setempat. Peraturan baru penerbitan visa umrah dan haji khusus ini hasil kajian bersama sejumlah kementerian dan lembaga. Selain Kemenag, aturan ini diputuskan Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Direktur Umrah dan Haji Khusus Kemenag Muhajirin Yanis mengatakan, teknisnya nanti kantor imigrasi akan meminta surat rekomendasi kepada jamaah pemohon paspor. Surat rekomendasi itu diterbitkan oleh kantor Kemenag di tingkat kabupaten/kota.
Pengurusan rekomendasi penerbitan paspor ini gratis. ”Kemenag tidak akan main-main dalam mengeluarkan surat rekomendasi,” katanya, di Jakarta, kemarin.

Kemenag bakal melihat travel atau penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) atau penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) yang dipakai jamaah. Surat rekomendasi baru diterbitkan jika PPIU atau PIHK yang dipakai jamaah umrah atau haji khusus terdaftar resmi di Kemenag.

Menurut Muhajirin, pemberlakukan kebijakan ini adalah salah satu hasil keputusan pertemuan lintas kementerian dan badan pada 23 Februari 2017 di Kemenkumham. Kemudian disusul pertemuan pada 6 Maret 2017 di Kementerian Ketenagakerjaan.

Tujuan utama kebijakan ini adalah untuk melindungi masyarakat. Diantaranya dari ancaman penipuan oleh penyelenggara umrah atau haji khusus ilegal. Selain itu dari pihak Kemenaker, aturan baru ini mencegah adanya pengiriman TKI ilegal dengan modus umrah atau haji khusus.

Kebijakan baru ini rentan menghadapi masalah. Diantaranya adalah tidak sebandingnya petugas urusan haji dan umrah di kantor Kemenag kabupaten/kota dengan calon jamaah umrah atau haji khusus.

Kasubdit Pembinaan Umrah M. Arfi Hatim mengatakan pembenahan teknis impelementasi regulasi baru ini tentunya akan terus dilakukan. Namun dia optimis dengan jumlah atau kapasitas petugas kantor Kemenag kabupaten/kota.

Sebagai aparatur sipil negara (ASN) seluruh petugas haji dan umrah di kantor Kemenag harus menjalankan aturan ini. Dia berharap di lapangan aturan ini berjalan lancar. Wakil Ketua Umum Bidang Humas dan Kelembagaan Himpunan Penyelenggara Haji dan Umrah (Himpuh) Muharom Ahmad mengatakan sangat menyayangkan aturan anyar itu. Menurut dia aturan ini justru menunjukan sebuah kebijakan yang diskriminatif.

”Pada perjalanan ibadah agama lain tidak ada ketentuan seperti ini. Apalagi untuk tujuan perjalanan lainnya, juga tidak ada,” jelasnya.

Muharom mengakui sebagai penyelenggara maupun masyarakat biasa, mereka tidak bisa berbuat apa-apa ketika kebijakan sudah diambil. Namun dia mengingatkan aturan harus mengedepankan nilai keadilan. Selain itu juga sebaiknya disosialisasikan atau uji publik dahulu.

Dia mengakui sejak lama umrah dituding jadi pintu masuk TKI ilegal masuk Arab Saudi. Akibatnya saat ini isu pencegahan TKI ilegal bergeser dari Kemenaker dan BNP2TKI ke Kemenag. ”Akar masalahnya bukan di sini (umrah, Red). Jauh lebih banyak TKI ilegal di Malaysia,” katanya.

Namun kenapa orang Indonesia dengan bebas melakukan perjalanan lintas batas ke Malaysia tanpa perlu minta rekomendasi saat mengurus paspor. Dia khawatir aturan baru ini justru melecehkan ibadah umrah maupun haji.