Hi, How Can We Help You?
  • Makassar 90231, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Email: tazkiyahmandiri@gmail.com

Blog

Juni 19, 2024

Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Idul Adha tanggal 10 Zulhijah, tepatnya pada 11, 12, dan 13 Zulhijah. Selain saat hari H Idul Adha, umat Islam juga diperbolehkan untuk menyembelih hewan kurbannya saat Hari Tasyrik.

Apa Itu Hari Tasyrik

Dilansir situs MUI, tasyrik atau tasyriq dalam bahasa Arab merupakan patron kata masdar dari “yarraqa” yang memiliki arti “matahari terbit atau menjemur sesuatu”. Tasyrik juga diartikan dengan penghadapan ke arah timur (arah sinar matahari).

apa itu hari tasyrik

Sementara itu, menurut situs Kemenag, Hari Tasyriq menurut ahli bahasa dan ahli fikih adalah tiga hari setelah Hari Raya Idhul Adha (nahar), yakni tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah.

Dinamakan tasyrik karena di hari-hari tersebut daging-daging kurban didendeng (dipanaskan di bawah terik matahari).

Pada hari tasyrik ini, para jemaah yang menunaikan haji sedang berada di Mina untuk melempar jumrah. Sementara untuk yang tidak sedang berhaji, Hari Tasyriq menjadi waktu larangan berpuasa.

Hari Tasyrik Berapa Hari

kapan hari tasyrik

Idul Adha 2024 diperingati pada 10 Zulhijah 1445 Ha atau tepatnya tanggal 17 Juni 2024. Dengan demikian, Hari Tasyriq Idul Adha 1445 H/2024 M atau tiga hari setelah Idul Adha 2024 jatuh pada:

  • Selasa, 18 Juni 2024 atau 11 Zulhijah 1445 H
  • Rabu, 19 Juni 2024 atau 12 Zulhijah 1445 H
  • Kamis, 20 Juni 2024 atau 13 Zulhijah 1445 H.

5 Amalan Hari Tasyrik

Ada lima amalan sunah yang dianjurkan untuk dilakukan saat Hari Tasyriq Idul Adha tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Apa saja amalan yang dimaksud?

1. Perbanyak berzikir kepada Allah SWT, baik dengan membaca istighfar, tasbih, tahmid, tahlil dan lainnya.

2. Perbanyak berdoa mohon kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.

3. Menyembelih hewan kurban. Selain hari Idul Adha, waktu untuk berkurban adalah hari-hari Tasyriq. Jika tidak sempat untuk berkurban di hari Idul Adha, maka dianjurkan menyembelih hewan kurban di hari-hari Tasyriq.

amalan hari tasyrik

4. Makan dan minum. Di hari-hari Tasyriq, kita dilarang untuk berpuasa.

5. Bertakbir setelah melaksanakan salat wajib lima waktu. Setelah selesai melaksanakan salat lima waktu, maka dianjurkan membaca takbir, sebagaimana takbir di hari Idul Adha.

Juni 16, 2024

Hari ini, Sabtu, 15 Juni 2024 atau bertepatan dengan 9 Zulhijah 1445 Hijriah, impian 208 jemaah haji khusus Tazkiyah Tour dan sekitar 2 juta jemaah haji dari seluruh dunia telah terwujud.

Mereka telah mencapai puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah. Di padang yang luas itu, di dalam tenda-tenda, bahkan hingga di sela-sela perbukitan batu, seluruh jemaah haji dalam balutan kain putih “berhenti” sejenak dari kehidupan duniawi.

Tidak ada pangkat, tidak ada jabatan yang berlaku. Semua sama. Sama-sama hamba Allah yang memohon ampunan.

Wukuf di Arafah Kapan

Prosesi wukuf di Arafah dimulai saat matahari tergelincir hingga jelang terbenam. Saat wukuf selesai di Arafah pada waktu Maghrib, di Indonesia sudah jelang pukul sebelas malam.

wukuf di arafah

Jemaah Tazkiyah Tour tampak tenang di dalam tenda. Mereka melakukan berbagai ritual mulai dari zikir, salawat, hingga bermunajat. Mereka juga khidmat mendengarkan khutbah wukuf di Arafah.

Momen ini sangat sakral. Karena di fase inilah, para jemaah haji diajak untuk berkomunikasi langsung dengan Sang Pencipta di waktu dan tempat yang sangat mustajab.

Jarak antara hamba dan penciptanya begitu dekat. Pengalaman menggetarkan yang tak akan terlupakan.

Makna Wukuf di Arafah

Wukuf di Arafah, menurut CEO Tazkiyah Tour, adalah penjelasan paling sahih dari tema Holistic Spiritual Journey yang diusung travel-nya pada musim haji ini.

Wukuf adalah simbol kebulatan tekad manusia untuk menghentikan semua keburukan yang pernah diperbuat dan tidak akan diulang lagi.

wukuf di arafah kapan

Wukuf di Arafah, yang memiliki makna berhenti, merupakan lambang bahwa pada satu titik kehidupan, kita harus berhenti untuk melakukan muhasabah, perenungan, evaluasi, mendekatkan diri, dan melambungkan jiwa serta nilai-nilai spiritual kita kepada Allah Swt.

Wukuf adalah haji itu sendiri. Wukuf adalah penentuan mabrur atau tidaknya haji seseorang. Sedangkan haji mabrur balasannya tidak ada yang lain kecuali surga, sesuai sabda Rasulullah saw.

Ahmad Yani menambahkan, dengan mengusung kalimat Holistic Spiritual Journey, Tazkiyah Tour berfokus pada layanan terbaik yang menitikberatkan pada sehat dan bahagianya jemaah. Karena hanya dengan sehat dan bahagia, semua ritual ibadah haji bisa dilalui dengan baik.

makna wukuf di arafah

“Puncak dari sehat dan bahagia itu adalah mabrur,” ucapnya. Ahmad Yani menuturkan, perjalanan ibadah haji atau bahkan umrah, tidak hanya melibatkan dimensi spiritual, tetapi juga fisik dan mental.

Ketika semua bisa terpenuhi secara holistik, haji yang mabrur akan melahirkan sosok-sosok yang jauh lebih baik ketika pulang ke tanah air nanti.

Kenikmatan ibadah membuahkan hasil yang diinginkan, yakni pribadi yang lebih takwa, lebih bijak, dan tenang di setiap langkah.

Juni 14, 2024

Pada bulan Dzulhijjah, terdapat dua puasa sunnah yang memiliki keutamaan istimewa bagi yang melaksanakannya, yaitu puasa Tarwiyah dan Arafah.

Bagaimana cara menjalankannya? Mari kita kenali lebih dalam tentang puasa Tarwiyah dan Arafah serta panduan lengkapnya.

Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Tarwiyah dan Arafah dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah, bulan haji. Puasa Tarwiyah jatuh pada tanggal 8 Dzulhijjah, sementara puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Puasa Tarwiyah merupakan awal dari rangkaian ibadah haji, di mana para jamaah haji mulai mempersiapkan diri untuk wukuf di Arafah.

doa puasa tarwiyah dan arafah

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Puasa Arafah bertujuan menambah kekuatan fisik dan spiritual sebelum melaksanakan rukun haji. Puasa Tarwiyah juga menghapus dosa selama setahun sebelumnya.

Orang yang menjalankan puasa Tarwiyah mendapatkan pahala seperti yang diterima Nabi Ayub. Hal ini berdasarkan riwayat Abu Hurairah dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafais:

“Barangsiapa berpuasa pada hari Tarwiyah, maka Allah akan memberikan pahala seperti pahala kesabaran Nabi Ayub Alaihissalam atas musibahnya.

Barangsiapa berpuasa pada hari Arafah, maka Allah akan memberikan pahala kepadanya seperti pahala Nabi Isa Alaihissalam,”.

Puasa Arafah dilaksanakan bersamaan dengan wukuf para jamaah haji di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Idul Adha.

keutamaan puasa tarwiyah dan arafah

Puasa ini dianjurkan bagi yang tidak menunaikan ibadah haji, sementara bagi jamaah haji tidak disunahkan.

Bagi yang berpuasa Arafah, dosa selama dua tahun akan dihapuskan, yaitu dosa-dosa kecil. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Muslim:

“Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lalu dan yang akan datang. Dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharam) menghapus dosa setahun yang lalu,” (HR Muslim no.1162)

Selain itu, orang yang menjalankan puasa Arafah akan dibebaskan dari segala macam siksa neraka. “Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba-hamba dari api neraka, lebih banyak daripada pada Hari Arafah,” (HR Muslim).

Tata Cara Puasa Tarwiyah & Arafah

Setelah mengenal lebih dekat puasa Tarwiyah dan Arafah, berikut adalah panduan lengkap cara menjalankan kedua puasa tersebut, mulai dari niat (doa puasa), sahur, hingga berbuka puasa.

1. Niat Puasa Tarwiyah

Sebelum menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah, kalian wajib mengetahui doa niat puasanya. Sebab, amalan yang tidak disertai niat akan tertolak.

doa berbuka puasa tarwiyah

Doa niat puasa Taarwiyah: “Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta ala.” (Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta ala).

Doa niat puasa Arafah: “Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta ala.” (Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta ala).

2. Makan Sahur

Sahur bukan hanya sekadar makan dan minum, tapi juga merupakan amalan sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW.

Yusuf Qardhawi berpendapat sahur adalah hidangan yang dimakan setelah pertengahan malam hingga fajar. Sahur bertujuan untuk memberikan kekuatan tubuh kepada orang berpuasa, agar tahan lapar dan haus.

Selain memberikan asupan tubuh, sahur juga memberikan asupan rohani melalui amalan zikir, istigfar, dan doa di waktu yang penuh berkah. Waktu sahur adalah saat rahmat diturunkan.

“Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah,” (HR Bukhari).

3. Menahan Amarah dan Perbuatan Tercela

Menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan atau mengurangi pahala puasa, seperti bertengkar, berbohong, bergunjing, dan gosip (gibah).

4. Berbuka Puasa

Menyegerakan berbuka ketika azan Magrib berkumandang dengan membaca doa berbuka puasa: “Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.” (Ya Allah, untukMu aku berpuasa, kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang).

Demikian panduan lengkap puasa Tarwiya dan Arafah. Semoga kita mendapat hikmah dari menjalankan kedua puasa sunnah ini. Wallahu a’lam.

Juni 13, 2024

Hari-hari yang penuh dengan kegentingan kini menghampiri para jemaah haji, termasuk 208 jemaah haji khusus Tazkiyah Tour.

Dalam dua hari, mereka akan berangkat menuju Mina untuk memulai rangkaian puncak ibadah haji sebelum melanjutkan perjalanan ke Arafah dan Muzdalifah, yang merupakan bagian dari prosesi Armuzna yang sangat penting.

Persiapan Armuzna

armuzna
Source Image: nasional.tempo.co

Di apartemen transit, petugas haji Tazkiyah Tour terus mengingatkan para jemaah untuk mempersiapkan diri dengan baik.

Salah satu pengumuman penting adalah jadwal keberangkatan ke Mina pada hari Jumat, 14 Juni 2024, pukul 10.00 waktu Saudi. Ini merupakan langkah awal dalam perjalanan Armuzna yang mendebarkan.

Tausiah dan Pembekalan dari Pembimbing Ibadah

Para pembimbing ibadah, seperti Ustaz Muhammad Amin Sahib dan Ustaz Mansurdin, bergantian memberikan tausiah, membekali jemaah dengan pengetahuan yang cukup untuk menghadapi puncak ibadah haji.

Persiapan yang matang sangat diperlukan, mengingat rangkaian Armuzna yang menuntut ketahanan fisik dan mental.

persiapan armuzna

Persiapan Fisik dan Mental

Para petugas juga mengingatkan jemaah untuk menyiapkan perlengkapan mereka. Setiap jemaah disarankan hanya membawa dua tas: satu tas kecil untuk perlengkapan ibadah dan satu tas sedang untuk pakaian selama empat hari. Semua ini adalah bagian dari persiapan menyeluruh untuk menjalani Armuzna.

Jadwal Armuzna

Jadwal Armuzna (Arafah, Mina, dan Muzdalifah) sudah ditetapkan sejak pemerintah Arab Saudi menentukan 1 Zulhijah 1445 H jatuh pada 7 Juni 2024. Ini berarti wukuf di Arafah akan berlangsung pada Sabtu, 15 Juni 2024.

Petugas haji Tazkiyah Tour terus mengingatkan jemaah untuk tidak lupa membawa smart card atau kartu pintar Nusuk, yang esensial untuk proses Armuzna.

Kartu ini merupakan identitas resmi setiap jemaah haji dan diperlukan untuk berbagai keperluan, termasuk untuk naik bus menuju Arafah.

Setiap jemaah harus melalui proses scan atau pindai kartu tersebut sebelum melanjutkan perjalanan. Setelah menyelesaikan wukuf di Arafah, para jemaah akan melanjutkan mabit di Muzdalifah dan kemudian Mina.

Selama berada di Mina, mereka akan melaksanakan prosesi melontar jumrah aqabah di Jamarat pada 10 Zulhijah.

Setelah prosesi ini, para jemaah diperbolehkan melakukan tahalul, yang memungkinkan mereka untuk melepas pakaian ihram dan berganti ke pakaian biasa.

Penyelesaian Ibadah Haji

armuzna adalah

Jemaah haji khusus dari Tazkiyah Tour memilih untuk mengikuti nafar tsani, yang berarti mereka akan kembali dari Mina pada 13 Zulhijah.

Dengan demikian, semua prosesi ibadah haji mereka akan selesai dengan baik, dan mereka siap untuk kembali dengan membawa pengalaman spiritual yang mendalam setelah menyelesaikan Armuzna dengan sempurna.

Juni 12, 2024

Menjelang puncak Haji, keamanan di Kota Mekah, khususnya di wilayah Aziziyah, diperketat. Para jemaah diwajibkan selalu mengenakan kartu Nusuk atau Nusuk card ke mana pun mereka pergi.

puncak haji 2024

Situasi di Aziziyah kini diawasi dengan sangat ketat menjelang puncak Haji. Polisi Arab Saudi berpatroli sepanjang hari dan mendirikan pos pemeriksaan di berbagai persimpangan jalan, termasuk di jalan Al Shidiq.

puncak haji tanggal berapa
Source Image: Arab News

Penempatan patroli oleh Kepolisian Saudi di Aziziyah disebabkan oleh kedekatannya dengan Jamarat dan Mina, yang berjarak kurang dari 1 kilometer.

Jamarat dan Mina adalah lokasi penting bagi jemaah haji untuk melaksanakan rangkaian ibadah, seperti melempar jumroh di Jamarat dan bermalam di Mina.

Kehadiran kepolisian di Aziziyah juga bertujuan untuk mengidentifikasi jemaah dengan visa non-haji yang berada di wilayah tersebut, karena banyak apartemen yang dapat diakses untuk menuju ke Jamarat.

puncak ibadah haji terjadi pada bulan
Source Image: gulfnews.com

Jemaah dengan visa non-haji ini berpotensi menempati apartemen di sepanjang jalan Al Shidiq.

Agar tidak menghadapi masalah dengan otoritas Kepolisian Saudi, para jemaah haji diminta selalu mengenakan identitas, baik identitas travel maupun kartu Smart card atau Nusuk card.

Kartu tersebut menjadi bukti legalitas bahwa mereka adalah jemaah haji yang terdaftar di Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Tanpa kartu tersebut, jemaah haji tidak dapat memasuki wilayah Armuzna atau Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Saat ini, untuk memasuki Masjidil Haram pun diperlukan Nusuk card, mengingat kepadatan di sana.

Para Askar harus mengutamakan jemaah yang akan berhaji, sehingga penggunaan Nusuk card menjadi sangat penting dan harus selalu dibawa.